Mak Pekerja, Tidak Hanya Pintar Jaga Anak Tapi Juga Pintar NgeBlog

Thursday, January 25, 2018 Yulia Marza 14 Comments


"Dimana ada harapan impian akan menjadi kenyataan"
- Genienne Bondy -

Tahun 2017 telah meninggalkan kita. Banyak cerita sedih, bahagia, tertawa dan tangisan yang tertinggal selama satu tahun kebelakang. Jadikan saja setiap cerita sedih, pelajaran berharga dalam kehidupan. Teruslah melangkah, jangan pernah menoleh ke belakang. Muntahkan saja segala harapan dengan menuliskannya pada kertas kosong. Kita hanya butuh tinta tuk mengoreskan segala harapan indah di dalamnya. Saatnya tuk move on, saatnya menuliskan resolusi di 2018.

Banyak alasan seseorang membuat resolusi. Seperti ingin mapan, mendapat pacar, menikah, aktif nge-blog, punya mobil baru, aktif di media sosial dsb. Tak masalah punya resolusi sebanyak mungkin. Karena akan selalu ada cerita baru di setiap list yang kita buat. Tepiskan saja anggapan buruk orang lain. Geolkan saja pulpenmu di tiap baris kertas harapan. Dan tunggu lah cerita baru yang akan menghampiri.
Photo took by Pixabay

Gak perlu bingung bagaimana cara menggapai resolusi itu. Salah satunya adalah memisahkan yang jadi prioritas utama dan yang menjadi hal khusus. Dengan begitu kita tau mana yang paling penting, dan mana yang akhirnya jadi cerita bersambung hingga tahun depan.

Kuncinya hanya konsistensi. Bagaimana kita mengambil win-win solution, dan merumuskannya hingga menjadi hasil. Jangan sampai list resolusi itu tinggal tulisan di awang-awang. Hidup ini memang penuh dengan dimensi persoalan. Kuatkan segala harapan dengan doa, karena doa lah senjata paling ampuh untuk meraihnya. Bukankah akan terbuka jalan bagi yang berusaha?


MY RESOLUTION

Jujur, saya jarang membuat resolusi. Pernah beberapa kali mencoba mencorat-coret buku harian, menyusun list demi list, kata demi kata menjadi sebuah resolusi. Tapi semua tak bertahan lama, terabai begitu saja akibat ketidak konsistenan saya menjalaninya. Hingga saya bergumam, "Sepertinya saya gak butuh list seperti ini".

Beberapa tahun setelah menikah, tak ada resolusi yang menjadi target hidup saya. Bukan gak punya keinginan sih ya, tapi saya pikir, saya gak perlu sebuah resolusi. Saya sudah cukup bersyukur dengan apa yang saya punya hari itu. Saya sudah berkeluarga, punya rumah sendiri, dikaruniai anak sepasang, dan itu sudah sesuatu banget dalam hidup ini. Bukankah semakin kita bersyukur, semakin nikmat itu bertambah?

Baru dua tahun belakangan ini, orientasi berpikir saya sedikit bergeser. Karena saya sudah mulai aktif nge-blog dan melihat anak-anak mulai tumbuh besar. Saya mencoba menerobos dinding pertahanan saya dengan membuat sebuah resolusi. Yakni ingin Ingin Sehat Dan Bugar di 2018. 

Selain ingin bugar dan sehat, saya juga ingin memantapkan diri di dunia blogging. Dimana saya bisa mendisain blog sendiri, bisa mengutak atik blog dan menulis tidak hanya sekedar menulis. Tapi bagaimana saya belajar membuat tulisan yang bagus, dan bisa menginspirasi banyak orang.


Nah bagaimana saya seorang blogger memantapkan diri di dunia blogging?

1. Banyak membaca
Semakin banyak membaca, semakin banyak kita tau. Dari membaca kita bisa melihat mana tulisan jurnalistik, narasi dan tulisan keseharian.

2. Belajar Dari Tulisan Mastah
Para Mastah atau master, pasti orang yang ahli dalam bidangnya. Banyak Mastah blogging yang bisa menjadi acuan seorang newbie seperti saya. Dalam komunitas saya bergabung saja, Blogger Kepri, banyak tulisan Mastah yang bisa jadi acuan saya untuk menulis. Bukan memplagiat, tapi bagaimana saya mengambil ilmu tulis menulisnya saja.

3. Membaca Konten Blogger Langganan Pemenang Lomba
Ini hal paling saya suka. Saya selalu ingin tahu, apa sih hal menarik dalam konten sang blogger, hingga bisa mentasbihkannya sebagai pemenang? Dari konten pemenang, saya bisa mengambil sisi positif tulisan bagus itu seperti apa.

4. Belajar Melalui sebuah Website.
Salah satu website yang menjadi acuan saya yakni Dumet School. Mengapa Dumet School? Walau Dumet School adalah tempat Kursus Website, Digital Marketing dan Desain Grafis, yang menyajikan aneka info tentang teknologi, namun telah mempunyai website yang bonafit.

Tentang Dumet School.

Dumet school bisa jadi pilihan tepat bagi kamu yang sedang mencari tempat kursus. Lokasinya terletak di Kelapa Gading, Grogol, Tebet, Srengseng dan Depok. Jadwal yang fleksibel, satu murid langsung mulai, semi private dan disini kamu akan diajar sampai bisa.



Gimana dengan biaya? Soal biaya sih relatif ya. Kalau sebanding dengan ilmu yang didapat, biaya sih gak masalah.

Tertarik? Gampang. Kamu tinggal mendaftar pada lokasi diatas, mengakses website dumet school di www.dumetschool.com. Bila ingin info lebih lanjut, atau ingin berkonsultasi, bisa di email info@dumetschool.com


Sekian dulu, semoga terinspirasi. 

14 comments:

  1. Sekolah yang ini ga bakal bikin mumet ya Mbak?

    ReplyDelete
  2. Aku termasuk yang jarang banget punya resolusi. Pokoknya pengennya bisa lebih baik aja dari sebelumnya. Udah itu aja.

    Btw, baru denger nih Dumetschool. Meluncur dulu.

    ReplyDelete
  3. Emak emak jaman now ya, terus maju pantang mundur, eaaak.

    ReplyDelete
  4. aku selalu kagum dengan emak2 yang udah kerja, masih ngeblog, urus suami dan anak. itu kapan bobonya ya? gimana manage waktunya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emak2 selalu nyuri waktu kak tuk nge-blog. Sambil masak, minggu goreng mayang, bisa tuh satu alinea.hehe

      Delete
  5. seusatu banget para ibu ibu blogger ini, pasti sangat mahir membagi waktu :)

    ReplyDelete
  6. Setuju sama mas Robbi Hafzan, selain membagi waktu pasti Ibu - Ibu yang menekuni dunia blogger punya wawasan yang luas tentang tulis menulis

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emak2 selalu nomer satu,bapak2 gak akan sanggup deh kayaknya.

      Delete
  7. nice tips mbak, bagus juga kalau baca-baca blog yg sering menang lomba

    ReplyDelete

Terima kasih telah berkunjung ke blog saya, silahkan berkomentar dengan sopan.