Infinite Studios - Studio Film Terluas di Indonesia, Hollywoodnya Batam

June 25, 2019 Yulia Marza 0 Comments



Angkot yang saya tumpangi akhirnya sampai di Kepri Mall. Lampu merah diperempatan, memaksa saya harus cepat-cepat menyeberang menuju halte tempat kita janjian. Syukurlah, panas tak begitu terik, hingga saya tak perlu mengeluarkan payung kecil dari dalam tas.

Teh Lina orang pertama yang sampai di halte. Kedua saya, menyusul Nuri beserta Tambayu. Kami memang janjian berangkat bareng menuju Infinite Studios Batam, demi mengikuti "Movie Studio Tour", dari Govakansi. Berempat, kami menaiki taksi menuju Nongsa di mana lokasi Infinite Studios berada.

How To Go To Infinite Studios?

As you know, akses ke Nongsa ini ini sedikit susah, hanya ada angkot JoNo (Jodoh-Nongsa) dan Damri. Nunggu kira-kira 20 menitan. Tapi.... untuk perorangan atau grup yang datang langsung tidak dilayani ya. Mereka hanya bekerja sama dengan travel Agent, yakni Govakansi.

Gimana caranya? kamu bisa menghubungi via website www.govakansi.com, FB dan IG @govakansi.

Note : Bila ada syuting film, Tour Infinite Studios ditiadakan.

Tentang Infinite Studios Batam

Bila perfilman Amerika terkenal dengan Hollywoodnya, Indonesia juga punya kok, namanya Infinite Studio. Infinite Studios Batam berdiri pada 2015 di bawah naungan PT. Kinema Systrans Multimedia (KSM) dengan luas 14.000 + 30.000 meter persegi. Ia merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang bisnis kreatif, yang tidak hanya tempat syuting film saja, tapi juga tempat editing beberapa film animasi terkenal dunia, seperti Garfield.

Saat ini KSM memiliki lebih dari 300 animator dari seluruh Indonesia, yang tahun ini menggarap 15 produksi animasi dan telah memproduksi 11 film untuk live streaming.

Ada juga serial televisi luar negeri serta film-film action atau fiksi yang membutuhkan green screen untuk pengambilan gambarnya.

Feature Film: 
- Dead Mine (2012)
- Joker Game (2013)
- Blackhat (2015)
- Agent 47 (2015)
- Beyond Skyline (2015)
- 1965 (2015)
- The Journey (2015)
- Headshoot (2016)
- I love you from 38.000 ft (2016)
- Buffalo Boys (2017)

TV Series: 
- Serangoon Road (2011)
- Mata-Mata (2013)
- Halfworlds season 1 (2015)
- Halfworlds season 2 (2016)
- Grisse (2018)

"Kinema Studios Batam atau lebih dikenal Infinite Studio adalah studio film dan Animasi yang sangat luas yang terletak di Nongsa Batam."

Tiba di Infinite Studios

Taksi yang kami tumpangi tiba di lokasi sekitar pukul 13.35. Dari bawah tangga, saya melihat satu rombongan sedang diberi pengarahan oleh seorang guide cantik yang akhirnya saya tau ia adalah PR Infinite Studios yang bernama Bella. Sepertinya mereka juga akan tour menuju "isi dalam" Infinite Studios ini.

Kami dipersilahkan naik dan duduk di deretan meja kayu sambil menunggu teman yang belum datang. Jam dua adalah jadwal tour kami ke indoor dan outdoor studio.

Gak mau hanya duduk dan menunggu saja, saya mulai gentayangan cekrak-cekrek property lobby depan.

Di lurusan tangga masuk, tergantung lebih kurang 10 bel, dengan dua meriam di bawahnya. Wah, seru juga ni, kalo ada angin kencang pasti bel akan berbunyi, itu kira-kira gumaman saya.

Penasaran, saya coba mendekat, berniat menggoyangkan bel. Namun tak dinyana, bel yang dari jauh tampak real/berat, ternyata setelah dekat dan diraba, semua fake saudara-saudara. Bel, dinding dan bangunan di belakangnya, terbuat dari kayu, dicat sama persis dengan bentuk aslinya. Salut!

Patung hewan kiri & kanan itu Fake. Si Meong itu real, dia ikutan eksis
Tuh liat fake kan..

The Bells, properti film Jepang tahun 2015, JOKER GAME

Oya, dari lobby ini kita bisa menyaksikan view aneka pepohonan rimbun di sisi ruas jalan serta lapangan golf luas yang menghijau. Segaarrr..




Tour Movie Studio di Mulai

Sebelum menuju studios Indoor dan Outdoor, kami diberi wejangan dari mas Govakansi sebagai pihak pengundang.

Govakansi sendiri adalah travel agent yang menyediakan dan memfasilitasi siapapun yang ingin berkunjung ke Infinite Studios Batam. Tujuannya, mengajak masyarakat untuk mengenal Infinite Studios Batam dan menjadikannya sebagai salah satu spot wisata edukasi yang ada di Batam.

Tertarik? so pasti dong, saya aja pengen balik ke sini lagi. Kamu yang penasaran dan ingin berwisata serta mengulik studio Infinite Batam, sekali lagi, kamu bisa cek di website www.govakansi.com atau di IG dan FB @govakansi.

Selesai dari Mas Govakansi, giliran mba Bella menjelaskan tentang Infinite Studios lebih detail. Mba Bella juga memberi wejangan, area mana yang boleh dipoto dan yang dilarang poto.

Kenapa tak boleh dipoto?
Satu, karena masih dalam proses produksi dan kedua kemungkinan akan dipake untuk beberapa film yang akan dibuat season dua. Takut Spoiler buk!

Kelar sepatah dua patah kata, kami pun langsung menuju rute tour yang sudah dijelaskan. Apa saja? Yuk dimari.

AREA STEAMPUNK. 
Area ini adalah salah satu set yang produksi untuk Halfword HBO Asia Tv Series. Set Ini tidak sepenuhnya sama dengan set film, pihak Infinite studios sudah melakukan beberapa improvisasi.

Halfworlds sendiri merupakan seri televisi fantasi gelap yang diproduksi oleh HBO Asia, yang berlatar Asia masa kini dan berkisah tentang dunia paralel makhluk haus darah dari mitologi Indonesia yang telah hidup di antara manusia selama berabad-abad.

Mengalihkan pandangan ke tengah lorong, ada satu meja biliar komplit, entah bagian dari set film atau tidak, saya lupa  bertanya.

Ngesot dikit dari meja biliar, ada Coffe Shop, yang terinspirasi oleh film bertema fiksi, Buffalo Boys. Film yang menceritakan tentang Java di abad ke-19 yang diperankan oleh Yoshi Sudarso, Mike Wiluan, Ario Bayu Pevita Pierce, dll. Dah pada nonton kan?

Lorong menuju studio

STEAMPUNK
Vantrach Lounge


THE CLOCK
Sebuah jam besar di Film Thriller Jepang, Joker Game. Dalam film tersebut jam ini kelihatannya tinggi banget, padahal aslinya rendah lo. Efek dan Angle kamera lah yang bermain, hingga terlihat tinggi.

Selain itu ada sepeda motor dan becak, yang masih properti film Joker Game tahun 2015. Dulunya set ini ditempatkan di outdoor, namun setelah proses pengambilan gambar selesai, mereka menempatkan set ini di indoor dan tetap disimpan sebagai display/pajangan.




Selanjutnya kami melangkah ke ruangan yang memuat foto-foto film yang diproses di Infinite Studios, yang tergantung di dinding ruangan.

Ngesot lagi ke kanan di sini lah INDOOR STUDIO dengan luas 1300m².

Ya ampun, luas banget mirip hanggar pesawat. Wajar, studio ini pernah jadi yang terbesar se Asia Tenggara, sebelum studio Johor Bahru dibangun. Yang pasti ruangan luas ini dilapisi material kedap suara.

Di stage ini, ada beberapa tempat yang tidak boleh dipoto, karena akan ada next produksi. Agak sedih juga sih ya, gak bisa mengabadikan luasnya ruangan ini.

Menoleh ke sisi kiri stage, masih tersedia The train, set di film Buffalo Boys. Mereka fighting di  train yang melaju di area pegunungan. Well, jangan berimaji kalo itu train beneran, ini nih penampakan yang sesungguhnya. Kayu dan papan, yang dibuat layaknya kereta api.

Dalam fake train ini, ada televisi 21" yang menayangkan adegan film yang diambil di train. Sambil nonton, saya pun berimaji nonton mereka fighting, sambil gigit pulpen di pojokan. #Eeeehh...





Puas ngacak-ngacak The Train, kami pun beringsut ke ruangan setting film Grisse dan Bufallo Boys. Agak sedikit seram ya, tapi tetap memberanikan diri. Di ruangan ini terdapat ruang penjara, eksekusi dan Bar. Lagi-lagi ini dinding buatan yang bisa dibongkar pasang.




Di film Buffolo Boys ini kandang kuda, di Film Grisse ini penjara

OUTDOOR STUDIO
Luasnya 1 hektar. Di sini terdapat miniatur kota pada film Grisse, yang menceritakan kota Gresik 1837. Semua bangunan fake, bukan terbuat dari batu, tapi dipainting menyerupai asli, tujuannya agar bisa dirombak sesuai kebutuhan film.

Lokasi ini layaknya rumah di pedesaan, yang dibentuk se ciamik mungkin. Ada hal menarik nih, ada satu rumah yang atapnya langsung didatangkan dari Jogja agar lebih mirip ama aslinya.




rumah yang atapnya didatangkan dari Jogja

Selesai sudah kami mengacak-ngacak studio Indoor dan Outdoor Infinite Studio. Saatnya kembali ke Lobby The Bells.

Cuaca panas di lokasi Outdoor, membuat kerongkongan saya minta diisi oleh yang segar-seger. Melirik ke kanan, saya melihat ada kulkas minuman, yang tentunya berisi minuman segar. Tapi saya curiga, jangan-jangan kulkas itu... bagian dari set film juga.

Omaygad, ternyata benar, bukan aslii... Lagi-lagi saya tertipu kesekian kalinya. HuaaaĆ ....

Penutupan tour Infinite selesai, saya pun pulang dengan menumpang mobil July dan singgah di perempatan minum es cendol yang sudah dipesan Teh Lina. Segaaaaarrr.. lepas sudah dahaga ini.

Infinite Studios Batam
Jalan Hang Lekiu Sambau Kecamatan Nongsa Batam, Kepulauan Riau.



0 comments:

Terima kasih telah berkunjung ke blog saya, silahkan berkomentar dengan sopan.