Lezatnya Menu Buka Puasa di Allium Hotel Batam

Photo : Dian R


 "Ramadhan bulan mulia bagi umat Islam. Dimana pintu taubat dibuka seluas-luasnya, bulan pengampunan dosa dan dikabulkannya doa, pahala amalan baik dilipatgandakan dan terdapat malam lailatul qodar, malam lebih baik dari 1000 bulan".


Selain menambah amalan kebaikan, di bulan Ramadhan ini juga menjadi ajang kumpul keluarga. Salah satunya ketika berbuka puasa. Selain berbuka bersama keluarga, tentu berbuka bersama teman dan kolega, juga tak kalah pentingnya.

Seperti baru-baru ini, saya menghadiri momen buka bersama di Allium Batam Hotel. Bagaimana keseruannya? Yuk Intip di bawah ini.

Buka Puasa di Paris-Lyon Cafe Allium Hotel
Sabtu 19 May 2018 lalu, saya dan teman-teman Blogger Kepri menghadiri undangan buka bersama di Paris-Lyon Cafe, Allium Hotel Batam. Pukul 5 lewat 10 saya sudah sampai di pelataran parkir hotel yang menjulang tinggi ini.

Terlihat beberapa teman BK sudah tampak di dalam ruangan. Mereka mengabadikan suasana cafe yang berada pas di sisi gerbang masuk. Saya yang berangkat bareng teh Lina, tak langsung masuk ke dalam hotel. Kami coba mengabadikan eksterior hotel Allium dari seberang jalan, melalui hengpong jadul ala Mak Lambe turah.

Puas mengambil gambar bagus, saya memutuskan masuk ke dalam lobbi hotel. Kafe Paris-Lyon sendiri berada di sebelah kanan pintu utama lobbi. Dari pintu masuk, langsung saja belok kanan menuju spot buka bersama. Tak lupa, sebelum masuk saya mengisi form absensi yang telah disedikan.

Penampakan Allium Hotel dari seberang jalan

Bagaimana suasana dalam kafe?
Luas, nyaman dan bersih, itulah kesan pertama saya melangkahkan kaki di cafe ini. Dinding berwarna kuning emas dan didukung property yang terbuat dari kayu, menambah "wah" suasana kafe yang terkesan bernuansa modern vintage ini. Deretan kaca berada di sebelah kanan, yang menambah efek terang pencahayaan.

Meja persegi lebih dominan pada ruangan depan kafe. Kursi empuk perpaduan warna green dan purple seakan menambah mewah dan elegan kafe ini. Beberapa pengunjung tanpa sudah mengisi kursi kosong bahkan ada yang sudah tertulis reseved.

Melangkah ke dalam lagi, ada beberapa round table dan meja persegi yang sama seperti area masuk. Nah, bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana lebih santai, bisa memilih sayap kanan kafe yang lebih terbuka. Di sana juga berjejer kursi dan meja kayu yang cukup nyaman untuk pengunjung. Tentu saja dengan suguhan view kendaraan yang lalu lalang di jalanan.

Paris-Lyon cafe
Menu Berbuka 
Menu buka puasa cukup buat saya appreciated. Ada cita rasa Asia di dalamnya. Tiap Senin pengunjung akan disuguhi Indonesian Food. Selasa Bruneian Food, Rabu Thailand Food, Kamis Batam Food, Jumat Chinnese Food, Sabtu Javanesse Food dan Minggu Malaysian Food. Bervariasi sesuai lidah masing-masing ya. Kebetulan kami datang hari Sabtu, jadi makanan yang terhidang adalah Javanesse Food.

Banyak dan enak itulah kesan pertama saya. Rangkaian takjil menghiasi kiri kanan ruangan. Mulai dari Buahan segar, Mini Pizza, Mini Purple Donut, Kue basah, Gado-gado, Tahu tek, Rawon, Minuman segar, Kolak pisang, Bubur kacang hijau, Salad, Mie Ayam dan banyak lagi lainnya.

Disisi kanan menu utama, tersedia aneka sambal mulai dari yang biasa hingga yang pedas. Sedangkan di sisi kiri, rangkaian acar juga menjadi pelengkap makanan para pengunjung kafe. Tinggal ambil sesuai selera ya.

Ada live cooking dan live music juga lo. Sembari makan, pengunjung bisa menikmati alunan musik nuansa islami dan atraksi meramu masakan ala chef Allium Hotel.

Meja hidangan utama

Aneka buah,, mini pizza,gado-gado &aneka kue


Menu buka senin sampai minggu

Overall, hidangan yang saya icip semuanya enak. Malah pengen nambah lagi..lagi dan lagi.

Terakhir, tak ada kebersamaan tanpa putu-putu. Cekrak-cekrek, poto pun langsung menghiasi timeline FB masing-masing.

Nah itulah keseruan saya dan teman-teman Blogger Kepri buka puasa di Allium Hotel Batam. Bagi yang mau reservasi, bisa di bawah ya.

Nikmat Ramadhan Allium Batam
IDR 128,000 net/person
+ Ramadhan buffet & live cooking
+ Lucky draw prize worth IDR 12,000,000
+ Live music entertainment
+ Buy 9 get 10

Ramadhan Kareen Room Package Start at IDR 638,000 net/room/night
Komplek Panorama Nagoya Batam, Indonesia
Telp : +62 778 452 888
econtact@alliumbatam.com
Whatapp booking : 08116620888
FB : Allium Batam Hotel
Tw : @alliumbatam
IG : @alliumbatamhotel



Cara Menggunakan Kamera DSLR Sony A6000 untuk Berbagai Teknik Foto

Sumber : Bukalapak Sony A6000


Sony memang tidak ada duanya dalam memproduksi sebuah kamera. Yang paling populer saat ini adalah kamera DSLR Sony A6000. Kamera ini masih setia dengan model klasik yang sama dengan varian sebelumnya yaitu NEX-7. Ketika pertama kali melihatnya pasti akan terpesona. Dengan dua tombol putar yang ada pada kamera ini, tampil sejajar dan rata dengan kameranya. Hal ini membuat kamera DSLR A6000 berbeda dengan kamera – kamera lainnya.

Pada kedua tombol putar tersebut bisa kamu gunakan untuk mode pemotretan maupun pengaturan eksposur yang ada pada manual. Hal ini difungsikan untuk mengatur diafragma ataupun kecepatan rana. Namun selain tombol mode pemotretan, terdapat pula flash internal, hot shoe, dan viewfinder yang ada pada bagian atas kamera. Fitur tersebut merupakan kekuatan utama dari kamera ini yang membuatnya menampilkan gambar yang lebih jernih dan juga detail.

Pada sektor layarnya sendiri, Sony A6000 memiliki ukuran 3 inci dengan resolusi 921,600 titik. Dengan didukung layar LCD yang kualitasnya sangat baik, jelas dan jernih membuatnya gampang untuk bereksplorasi dengan berbagai sudut pengambilan gambar. Bahkan sangat mudah bagi kamu untuk memiringkan layarnya ke atas maupun ke bawah.

Performa dari kamera dan lensa pada kamera DSLR Sony A6000 ini adalah telah dilengkapi dengan sensor APS-C CMOS 24.3 MP dan juga prosesor BIONZ X. Kedua teknologi tersebut sangat canggih dan mampu untuk dimainkan dengan pengaturan ISO sampai jangkauan tertinggi, yaitu hingga mencapai ISO 25600.

Setelah mengetahui beberapa spesifikasi serta keunggulannya, lantas bagaimana cara menggunakan kamera DSLR Sony A6000 ini sendiri? Kamera ini memang populer bisa digunakan untuk memotret dengan berbagai teknik foto. Berikut ini ulasan lengkapnya.

Cara menggunakan kamera DSLR Sony A6000
Ingin tahu bagaimana cara menggunakan kamera DSLR Sony A6000 untuk berbagai teknik foto? Hal ini memang bukan rahasia umum lagi bahwa Sony A6000 ini memiliki fitur untuk memudahkan jangkauan lensa agar dapat diperpanjang, yaitu bernama fitur Clear Image Zoom dan Digital Zoom.

Tentunya, dengan dua fitur tersebut bisa memudahkanmu yang hanya memiliki satu buah lensa. Apalagi jika tiba – tiba memerlukan jangkauan yang lebih panjang secara mendadak kamu bisa memanfaatkan fitur zoom tersebut. Hal penting yang harus kamu tahu adalah bahwa foto yang dihasilkan dengan fitur Clear Image Zoomnya ini cukup memuaskan dan memiliki ketajaman yang konsisten.

Bahkan jika kamu malas melakukan editing, kamera DSLR A6000 ini bisa membantumu dengan filter menarik yang dipunyai. Selain itu terdapat pula fitur sweep Panorama yang akan membuat hasil fotomu menjadi lebih lebar dengan hanya menggeser kamera. Namun sayangnya fitur ini akan lebih cepat menghabiskan daya baterai, sebaiknya gunakan hanya pada saat tertentu saja.

Cara menggunakan kamera DSLR Sony A6000  untuk berbagai teknik foto ini memang sangat berbeda dengan kamera lainnya. Sony A6000 dilengkapi dengan aplikasi tambahan yang bisa di download melalui Sony Play memories. Hal ini merupakan gebrakan terbaru dari Sony yang memungkinkanmu untuk melakukan otomisasi terhadap beberapa teknik foto. Beberapa teknik foto tersebut adalah seperti timelapse, multiple exposure, focus bracketing dan lain sebagainya.

Demikian tadi cara menggunakan kamera DSLR Sony A6000 untuk berbagai teknik foto, kamu bisa menggunakan beberapa aplikasi yang telah disarankan oleh Sony untuk keperluan editing fotografi. Semoga bermanfaat.



Kelebihan Membeli Tiket Kereta Api Secara Online Untuk Mudik Lebaran


Tiket kereta api semakin mudah didapatkan saat ini. Selain di stasiun, anda bisa memesannya melalui agen atau situs-situs yang melayani pembelian karcis secara online. Tapi, opsi kedua lebih banyak dipilih calon penumpang karena membawa beragam kemudahan.

Kelebihan Pesan Tiket Kereta Api Online
Kereta api sering dijadikan pilihan utama ketika seseorang hendak melakukan perjalanan jauh. Mudik lebaran, misalnya. Sebab, transportasi umum tersebut menghadirkan berbagai hal menarik, mulai dari harga sampai suasana perjalanan yang berbeda. Lain dengan beberapa tahun lalu, kini pemesanan karcis KA untuk pulang kampung telah tersedia secara online. Sehingga, tidak ada lagi calon penumpang yang marah atau cekcok akibat tidak kebagian tiket.

Sistem itu sendiri memberi banyak kemudahan, di antaranya:

Bisa Pesan Dimana dan Kapan Saja
Dengan membeli tiket KA secara online, calon penumpang dapat terhindar dari kerepotan-kerepotan, seperti menghabiskan waktu untuk menelepon customer service atau mengantre di loket penjualan tiket yang terdapat di stasiun. Metode tersebut memungkinkan Anda untuk memesan karcis di mana dan kapan saja, selama memiliki gadget untuk mengakses situs yang menyediakannya. Bahkan, Anda bisa memesan 2-3 bulan sebelum waktu keberangkatan.

Hemat Waktu dan Tenaga
Berkaitan dengan poin pertama, tentu adanya kemudahan tersebut membuat Anda bisa menghemat waktu dan tenaga. Sebab, Anda tidak perlu pergi ke stasiun dan mengantri untuk mendapatkan tiket. Proses pemesannya pun hanya memakan waktu beberapa menit serta dapat dilakukan di mana pun.

Tersedia Berbagai Fitur yang Memudahkan Pengguna
Ada berbagai fitur yang ditawarkan situs penyedia tiket KA, seperti untuk mengisi data penumpang secara praktis dan akurat. Sehingga, ketika melakukan transaksi selanjutnya, Anda tidak perlu mengetik informasi yang dibutuhkan secara manual. Ada pula fitur untuk menyimpan data lebih dari satu kartu kredit guna mempercepat pembayaran. Serta masih banyak fasilitas yang bakal mempermudah pemesanan karcis kereta api.

Banyak Promo Menarik
Umumnya, perusahaan pemesanan tiket KA online menawarkan beraneka promo menarik. Seperti diskon setengah harga, cashback serta gratis biaya admin. Anda bisa memanfaatkannya untuk menghemat lebih banyak budget. Bila Anda berniat beli tiket kereta api promo, maka perlu teliti untuk melihat di halaman promo apakah tersedia promo atau tidak untuk digunakan.

Baca juga: Liburan ke Conrad Bali


Mengurangi Resiko Kehilangan Tiket
Kehilangan tiket merupakan resiko utama yang menanti apabila Anda melakukan transaksi pembelian secara konvensional. Sebab, karcis atau tanda terimanya berupa kertas fisik yang perlu disimpan dengan baik. Jika hilang atau lupa dibawa, sementara rumah berada jauh dari stasiun dan waktunya tidak memungkinkan untuk kembali, Anda harus membeli tiket yang baru.

Resiko tersebut tidak akan dialami apabila tiket dibeli secara online. Pasalnya, karcis yang diterima berbentuk digital dan tersimpan secara online. Kalau pun ponsel raib atau tertinggal, Anda masih bisa mengaksesnya melalui gawai lain, misal kepunyaan keluarga atau teman yang melakukan perjalanan bersama.

Langkah-langkah Memesan Tiket KA Via Online
Berikut beberapa tahapan yang harus Anda lalui untuk memesan tiket via online:
1. Tentukan rute perjalanan sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Sebagai contoh, dari stasiun di Bandung ke Semarang.
2. Pilih jadwal keberangkatan dan atau kepulangan pada menu yang tersedia.
3. Sebutkan jumlah dan kategori penumpang (dewasa/anak-anak).
4. Setelah itu, situs akan menampilkan tiket yang tersedia, menurut jam berangkat dan tiba di stasiun tujuan, durasi perjalanan, harga serta kelas kereta api. Pilih karcis yang paling sesuai dengan Anda.
5. Lalu, masukkan data-data penumpang, seperti nama lengkap, nomor identitas, nomor telepon, kontak email dan lain-lain.
6. Jika situs menyediakan menu untuk memilih kursi, manfaatkan itu guna memperoleh tempat duduk yang bisa membuat Anda nyaman.
7. Selanjutnya, pilih metode pembayaran, apakah melalui transfer bank, kartu kredit atau mall-mall yang melayani transaksi tersebut.
8. Apabila sudah dibayar, Anda tinggal menunggu sms atau email berisi voucher tiket kereta api yang nantinya dapat ditunjukkan ketika sampai di stasiun.

Semoga beberapa poin di atas bisa mendorong Anda untuk lekas beralih dari cara konvensional ke metode yang lebih modern. Sebab, selain lebih mudah dan hemat, Anda tidak perlu khawatir kehabisan tiket kereta api sebelum Hari Raya.


Sensasi "Uji Nyali" Naik Kereta Gantung ke Genting Highland KL



Menaiki gondola, mungkin tak pernah terlintas dipikiran saya. Pertama, saya takut ketinggian. Kedua, saya udah baper duluan. Otak saya sudah mendoktrin akan bahaya buruk menaiki gondola. Gimana kalau talinya putus? Gimana kalau tabrakan dengan gondola lain? Gimana seandainya gondola berhenti di tengah-tengah, sedangkan bawahnya jurang? Gimana anak-anak saya? Gimana..gimana.. dan banyak lagi gimananya. Padahal sebagai orang beriman, kita harus percaya takdir kan yah, bahwa hidup dan mati udah ada yang nentuin. 

Tapi ya itu dia, rasa takut ketinggian yang memudarkan harapan saya untuk mencoba berselancar di awang-awang. Mengikis sedikit rasa gamang, adalah hal paling sulit bagi saya. Padahal kalau lagi ke Singapur, saya tuh  paling suka liat gondola yang melintas di atas perairan Singapura. Saya pun tak tahu sampai kapan phobia ketinggian ini akan berakhir. Padahal asyik kan ya, menikmati view bebas dari atas gondola?

Baca juga : Perjalanan Malam Singapura-KL

Naik pesawat kok gak takut? Takut juga. Tapi di pesawat, sensasi yang dirasakan beda ketika menaiki gondola. Pesawat view lebih tertutup, sedangkan gondola view terlihat jelas dan tampak nyata.

Baca juga :  Drama saat trip ke Malaysia

Semua berubah tatkala saya berkunjung ke Genting Highland, yang berada di Kuala Lumpur Malaysia. Menaiki kereta gantung atau gondola yang berjalan naik menuju puncak gunung, di atas rel yang menyerupai kabel listrik, seperti saya sedang melakukan uji nyali. Apakah saya akan angkat tangan tanda menyerah? atau malah melaju sampai ke tujuan?. Yuk, simak cerita saya.

Sedikit Tentang Genting Highland
Genting highland adalah puncak gunung dari pegunungan Titiwangsa berada di ketinggian 2000m dari permukaan laut. Genting lebih dikenal sebagai Las Vegas nya Malaysia atau tempat perjudian daratan yang legal di Malaysia. Di sini juga terdapat resorts terkenal dengan nama yang sama.

Menuju Genting dibutuhkan waktu satu jam dari KL, atau bisa menaiki kereta gantung Awana Skyway (Gondola) lebih kurang 15 menit. Kereta gantung ini merupakan yang tercepat di dunia dan terpanjang di Asia Tenggara.

Saya Menuju Genting
Awalnya saya tak tahu, salah satu tren mencapai Genting adalah dengan naik gondola. Bisa sih lewat jalur darat, tapi waktu yang dibutuhkan adalah satu jam. Dan itupun dengan jalanan yang berkelok-kelok, layaknya kelok 44 Maninjau, yang ada di Padang, Sumatera Barat. Sedangkan naik gondola hanya butuh 15 menit saja menuju puncak.

Waktu teman saya Sazila membeli tiket ke genting, saya belum "ngeh" kalau itu tiket Awana Skyway alias kereta gantung. Pikiran saya saat itu dia membeli tiket bus. Saya baru sadar ketika menuju antrian, kalau ternyata tiket yang dipesan itu adalah tiket menaiki kereta gantung. Deg!

Seketika rasa takut menghantui saya. Mau bilang tidak, saya sudah sampai di sini.  Mau diiyakan, rasa takut udah sampai ke ubun-ubun. Ya udah, akhirnya saya coba memberanikan diri, melawan phobia ketinggian dengan pasrah. Saya pikir, kapan lagi bisa sembuh kalau gak sekarang?

Persiapan Naik Kereta Gantung/ Gondola
Sebelum naik gondola, saya harus membeli tiket PP seharga 8RM. Tiketnya berbentuk struk dan terbagi menjadi dua. Di masing-masing tiket tersedia barcode yang akan di scan ketika memasuki ruangan gondola.

Sebaiknya pisahkan satu tiket, terserah mau yang mana, karena di tiket tidak ada tanda in/out, untuk menghindarkan tiket tertukar. Karena barcode yang sudah di scan pergi tidak bisa di scan lagi ketika kembali. Syukur kalau tiket pertama dibuang, kalau tercampur? Antisipasi dulu, biar gak macet, mengingat antrian massa yang ingin menaiki gondola ini, begitu mengurai.

tiket menaiki kereta gantung Awana Skyway

Setelah tiket di tangan, saya mulai masuk baris antrian, panjang dan memutar layaknya ular. Walaupun antrian panjang, namun semua berbaris rapi. Tidak ada desak-desakkan apalagi sampai terpikir menyerobot antrian. Kesempatan juga tuk teman yang single buat cuci mata. Upss..

Tibalah giliran saya. Walau saya tampak siap, namun sebenarnya tubuh saya gemetaran, pucat dan tangan sedingin es. Tapi saya tetap tegak dan berdoa dalam hati. Terlihat beberapa orang telah berhasil naik dan melaju menuju puncak bukit.

Gondola kosong tepat di depan saya. Bismillah, hup, saya berhasil naik yang diikuti teman saya di belakangnya. Kami berenam di dalam kereta dan setelahnya naik tiga orang pria chinesse. Total di dalam gondola jadi 9 orang.

Perlu diingat, kereta gantung/gondola ini tetap berputar pelan ketika kita akan memasukinya. Tak perlu takut terjatuh, ada pemandu kok, yang membantu saat menaikinya. Untuk satu kapsul, memuat 10 orang, dengan posisi duduk layaknya di atas angkot (baca:paha berhadapan). Namun, bila gondola belum terisi penuh, misal masih 4 atau 6 orang, pemandu akan berteriak "five persons more?" or four persons more? Sesuai kekurangannya. Kalaupun tak ada yang mengisi kekurangannya, gondola tetap melaju walau kurang dari 10 orang.

ruang menaiki gondola

gondola yang akan melaju menuju puncak gunung

Gondola yang saya naiki melaju naik keatas perbukitan. Perut saya naik turun, geli dan gamang berada di ketinggian. Saya hanya diam dan berharap kereta gantung yang saya naiki cepat sampai di tempat tujuan. Walaupun takut, saya masih bisa melihat view cantik yang ada di bawah. Ingin rasanya bergerak mengambil ponsel dan mengabadikannya. Tapi kaki terasa berat mau beringsut. Tetap fokus duduk dan berdoa dalam hati.

Setelah 8 menit melintasi bebukitan, tiba-tiba gondola berhenti seperti ruangan sama seperti yang saya naiki tadi. Saya kira sudah sampai di tujuan, ternyata Gondola kembali melaju menuju puncak yang lebih tinggi. Huaaaa...

15 menit perjalanan, akhirnya tiba juga saya di Genting Mall, tempat Gondola berputar arah. Saatnya mengacak-ngacak Genting Mall. Setelah puas, saya kembali menaiki gondola untuk menuju ke stasiun awal atau terminal Bus. Kali ini ketakutan saya sudah berkurang. Tak lupa saya abadikan poto-poto cantik dalam kamera HP.

view menuju perbukitan

view dari atas gondola




saya dan teman dalam gondola

view gedung dari atas

view hotel dari atas 

Well, itulah kesan "uji nyali" saya ketika menaiki kereta gantung/gondola. Ada yang sudah pernah coba? Jangan lupa share ya.

See ya to the next story.  

Review: Pengalaman Stay di Mercu Summer Suites-KL.


Liburan di Malaysia February lalu, saya menginap di salah satu apartemen yang menurut saya cukup bagus, yakni Mercu Summer Suites. Dimana kami sekamar dengan beberapa orang bule laki dan perempuan. Seperti apa cerita dan tempatnya? Yuk simak di bawah ini.


MERCU SUMMER SUITES

Mercu Summer Suites

Baca juga: Perjalanan Malam Batam-KL

Saya berangkat ke KL bertepatan dengan libur Imlek atau Tahun Baru Cina. Saya dan teman-teman, sudah membayangkan KL akan semarak dengan nuansa merah cetar membahana bak artis kontroversial itu.

Sampai Jum'at pagi di KL, saya tidak langsung menuju penginapan, tapi akan melanjutkan perjalanan ke Genting Highland. Walau jauh, saya tak mau membuang waktu percuma hanya menunggu check in di pukul dua siang.

Lelah, ngantuk, pasti. Secara kami tidur di mobil cuma 5 jam saja. But it's okay! Kantung mata yang menggelayuti wajah bukan halangan, saya akan siasati dengan concealer. Demi apa coba? Demi kamu dan si buah hati lah. Ups, demi poto bagus pastinya.

Baca juga : Drama saat Trip ke KL

Puas mengacak-ngacak Genting, pukul 4 sore kami pulang menuju penginapan. Dari terminal bus, kami akan naik MRT ke stasiun Bukit Nanas. Selanjutnya berjalan kaki menuju Mercu Summer Suites.

Kira-kira 10 menit di MRT, sampai lah saya di stasiun Bukit Nanas. Segera saya keluar dari stasiun. Jalanan tak begitu ramai. Hanya beberapa kendaraan saja yang tampak melintas. Di kiri kanan jalan, hiasan lampu gedung-gedung tinggi, seakan menyapa dan menyambut kedatangan kami berenam.

Raut letih, lelah menghiasi wajah teman-teman saya. Hmm.. coba saja jalanan ini berubah menjadi eskalator, tentu saya akan cepat sampai di penginapan. Kaki serasa gempor berjalan seharian. Saya hanya ingin merebahkan tubuh lelah ini, sambil selonjoran manjah di atas kasur.

100m dari jalan utama, sampailah kami di Mercu Summer Suites. Posisinya berada di sebelah kiri jalan, tepatnya di Jalan Cendana, 50250 Kuala Lumpur, Federal Territory of Kuala Lumpur, Malaysia.


Berjalan masuk ke lobbi, kami disambut oleh Manager Apartemen yang saya lupa namanya siapa. Penampilannya tomboy, memakai kemeja lengan pendek, celana jeans dan sepatu sport merk salah satu brand terkenal. Potongan rambut pixie cut with dark brown color, menghiasi kepalanya. Diatas rambutnya pun, tampak menggelayut sun glasses dengan model kekinian. Sekilas mirip Syaharani penyanyi jazz Indonesia. Penampilannya cukup keren menurut saya, pas banget dengan bodynya yang tinggi semampai.

Akak ini (saya panggil akak ala kak Ros Upin-Ipin saja) mengantarkan kami menuju lift. Tapi sebelumnya, dia memberi kami room card, lengkap dengan password wifinya. Disitu tertera room 16-11. Berarti room kami ada di lantai 16 no 11. Sedangkan apartemen ini, ada 28 lantai (saya tau dari tombol lift), berarti posisi kami ada di tengah-tengah. Penasaran, view dari atas seperti apa ya? 

Keluar dari lift, kami belok kanan selanjutnya cukup belok kiri sekali, sampai lah kami di room nomor 16-11.

Pertama pintu dibuka, saya serasa berada di rumah. Ruangannya luas, dengan satu kamar di dalamnya. View dari pintu masuk, langsung disuguhi mini kitchen. Ada meja makan, kulkas, automatic stove, kitchen set, piring, sendok, gelas, pokoknya komplit.


Menoleh ke kanan, ada satu kamar mandi. Sedangkan di ujung ruangan ada pintu (diluar sepertinya balkon) yang di sisi kiri dan kanannya terdapat barisan bed tingkat sebanyak 4 set (8 tempat tidur). Dari pengamatan saya, bed terisi penuh, karena ada tas, sepatu, serta baju dan handuk yang tergantung. Namun sepi. Mungkin saja mereka sedang keluar.

Sedangkan bed kami ada di dalam kamar. Syukurlah, bed pas untuk 6 orang (tiga set). Setiap satu bed ada selimut, satu bantal besar dan satu bantal kecil. Masing-masing juga tersedia loker baju dan colokan listrik. Saya yang berbadan kurus, langsung sadar diri mengambil bed di atas. Sedangkan teman saya yang berbodi yahud, memilih bed bawah. (akyu takut tertimpa bed, kalau dia naik turun ke toilet).


Dalam kamar kami juga ada kamar mandi, dengan shower hot cold, no bathup, wastafel dan kaca, serta toilet duduk. Saya yang sudah berkeringat, langsung mandi air hangat agar energi ter-recharge kembali.


Selesai mandi, saatnya berbaring manjah dan uplod poto-poto keceh di Instagram. Perut yang keroncongan terpaksa nitip sama teman Sazila yang mau ke apartemen kami. Duuuhh...nikmat banget ni hidup.

Kira-kira jam 11 malam, kami keluar kamar untuk merebus mie yang dibawa dari Batam. Ternyata di luar penghuninya bule. Aha! Mata kami langsung berbinar-binar. Pintu kamar kami, mentok dengan bed bule cowok yang lagi tepar di kasur. Si Bule yang berbaring, entah tidur atau menghayal, hanya memakai short pendek tanpa baju. Bulu dada dan kakinya yang blonde, tampak nyata dan melenakan mata. PakLe..PakLe (pak bule) dirimu telah menimbulkan imajinasi teman-teman saya. Ha..ha..ha..ha..

Rumpian tentu saja berlanjut di dalam kamar. Apalagi kalau bukan tentang cowok bule itu. Saya mendekap mulut tertawa cekikikan, agar tak mengganggu mereka di luar. Hingga tak terasa hahhahihi kami sudah berada di pukul satu dini hari. Hayalan tingkat tinggi teman saya, segera saya akhiri. Saatnya tidur, karena paginya kami akan melipir ke Batu Cave, Dataran Tinggi Merdeka dan membeli oleh-oleh pulang tuk keluarga dan teman.

***
Jam 6 pagi saya terbangun dan langsung mandi air hangat, agar energi saya kembali seperti semula. Saya buka jendela kamar, angin dingin menyentuh tangan saya. Tak mau kehilangan momen, view dari jendela kamar pun sukses saya abadikan.

View dari dari room saya

Selesai mengeksekusi wajah, saya pun langsung turun menuju lobby. Duduk sambil menunggu teman yang masih di atas, saya tak lupa jepret-jepret area lobby.

Interior lobby tak begitu kentara. warna krem menghiasi dinding di area lobbi ini. Kursinya pun cukup unik. Berbentuk seperti ekor buaya dan berwarna merah. Meja informasi dan reservasinya tampak sederhana sekali. Di sebelah kanan pintu keluar ada waterwall yang dihiasi bebatuan alam. Wow Keren!

Kursi lobbi nuansa merah

Meja reservasi

Lobby

Beranjak ke eksterior, cat dinding malah  didominasi warna silver dan dark grey. Beberapa tiang kokoh nampak menyanggah tegaknya bangunan ini. Ada untaian seperti bunga yang menjuntai menutupi sebagian dinding apartemen.

Prices
Tergantung tipe bed. Tipe bed tingkat yang saya booking saat itu, satu kamar 6 orang di harga 600RM (kurs 3300) selama dua hari. Jadi 1 orang 100RM, atau sekitar Rp330.000. Tapi kalau man teman single bed atau double, tentu harga beda lagi. Silahkna cek di situs online yang tersebar di di internet aja ya.. hehe

Fasilitasnya
Ada sih fasilitas yang bisa dinikmati tamu di sini, menurut saya standar sih ya, seperti:
Ruang Fitness
Tran Swimming Pool
 Free WiFi
 Outdoor Pool
 Free Parking
 Fitness Center
 Non-smoking Rooms

Lokasi terdekat:
Twin Tower   0.66 km
MRT bukit Nanas  0.28km
Aquaria KLCC  2.1km
AvenueK   1km

Overall, suka banget stay di Mercu Summer Suites ini. Man teman punya cerita juga stay di sini? Bagi dunk.

Mercu Summer Suites
Jalan Cendana, 50250 Kuala Lumpur, Federal Territory of Kuala Lumpur, Malaysia.

Photos:  dokumen pribadi.
See ya to the next story.


Harga Kain Sari Murah untuk Sehari-hari

Poto : Bukalapak.com


Harga Kain Sari - India merupakan salah satu negara yang terletak di Asia Selatan yang menjadi negera terbesar ketujuh berdasarkan ukuran wilayah geografis. Negara ini memiliki penduduk lebih dari 1,2 miliar orang yang terdiri dari berbagai kelompok etnis dan sebagian besar rakyatnya merupakan keturunan Dravida dan Indo-Arya. Orang Dravida merupakan penduduk yang sudah tinggal di India sejak zaman prasejarah. Sedangkan orang Indo-Arya merupakan penduduk yang datang pertama kali sekitar tahun 1.500 SM.

Banyak sekali yang bisa diulas tentang India tapi yang paling menarik adalah pakaian tradisional yang digunakan. Berbeda dengan negara lain, penduduk India mengenakan pakaian tradisional untuk aktivitas yang dilakukan sehari-hari. India memiliki pakaian dan cara berpakaian yang unik, berbagai macam pakaian tradisional dimiliki dan salah satunya adalah kain sari. Kain sari digunakan oleh perempuan India untuk beraktivitas sehari-hari entah untuk bekerja atau aktivitas yang lainnya. Selain itu, harga kain sari ini pun berbeda-beda sesuai dengan kualitas yang diberikan.

Harga Kain Sari Murah untuk Sehari-hari

Perempuan India memiliki berbagai macam aktivitas yang membuatnya selalu aktif bergerak. Oleh karena itu, banyak sekali perempuan India yang memilih kain sari yang dapat mendukung segala aktivitasnya. Harga kain sari yang digunakan untuk sehari-hari ini tergolong murah dan mudah ditemukan karena banyak sekali yang menjual kain sari untuk sehari-hari.

Kain sari merupakan pakaian tradisional yang terdiri dari helai kain yang tidak dijahit yang memiliki panjang antara 4 sampai 5 meter. Gaya untuk menggunakan kain sari sangat bermacam-macam dan seiring dengan berkembangnya jaman, gaya yang ada semakin bervariatif. Selain dapat digunakan untuk beragam gaya, kain sari juga memiliki berbagai macam jenis yang dapat digunakan untuk berbagai macam acara atau aktivitas yang dihadiri. Bukan hanya itu, warna dan corak yang ada pada kain sari juga sangat beragam dan menarik untuk digunakan. Namun jika hanya digunakan untuk beraktivitas sehari-hari, perempuan India memilih cara yang mudah yakni dengan melilitkan kain sari di pinggang lalu di pundak.

Untuk melakukan aktivitas sehari-hari, perempuan India memilih jenis kain sari murah untuk sehari-hari. Jenis kain sari yang biasa digunakan untuk sehari-hari memiliki harga yang murah dan nyaman digunakan. Kain sari untuk sehari-hari ini memiliki tekstur kain yang tipis dan ringan sehingga banyak diminati perempuan India.

Jenis kain sari murah untuk sehari-hari yang lainnya adalah kain sari katun. Harga kain sari katun ini juga cukup murah dan memiliki warna polos. Tapi tidak perlu khawatir akan cepat bosan memakainya karena kain sari katun ini memiliki banyak pilihan warna. Beragam pilihan warna yang tersedia dapat dipilih sesuai dengan selera pemakai. Harga kain sari katun ini sendiri berkisar antara Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu per meternya. 

Saat ini kain sari tidak hanya bisa dilihat di India saja, karena tidak sedikit perempuan Indonesia juga memilih kain sari untuk model berbusana. Tidak sedikit artis Indonesia tampak mengenakan kain sari saat tampil di televisi, seperti Ayu Ting Ting, Iis Dahlia, Soimah, Inul Daratista, dan yang tidak kalah heboh dengan koleksi segala pernak pernik khas India adalah Fairuz A. Rafiq dan Jane Shalimar.

Fairuz A. Rafiq dan Jane Shalimar mengaku bahwa keduanya adalah penggemar fanatik India. Mereka juga mengakui bahwa sangat menggemari Shah Rukh Khan. Fairuz A. Rafiq mengatakan bahwa ia mengoleksi banyak gelang dari India asli dan selendang. Begitu juga dengan Jane Shalimar, ia rela membeli baju yang ada di salah satu film India yang sangat ia sukai.

Itulah sedikit ulasan tentang harga kain sari murah untuk sehari-hari yang bisa disampaikan. Semoga bermanfaat.


Drama Saat Trip ke Malaysia



Februari lalu, saya dan 5 traveler cantik, menikmati libur akhir pekan di Kuala Lumpur, Malaysia. Berawal dari ceki-ceki libur panjang pada kalender kerja, yang akhirnya berujung tuk pelesiran kesana. Kebetulan teman yang ikut kali ini, sudah sering bolak-balik ke dua negara tetangga terdekat Indonesia ini.

Gak heran sih ya, menghabiskan weekend ke negara tetangga, satu hal biasa bagi warga Batam. Bolak-balik Batam-Singapur atau Batam-Malaysia bukan lah hal aneh. Selain dekat, murah, kita pun bisa pulang di hari yang sama.

Batam-Singapura, bisa ditempuh satu jam via jalur laut dengan tiket PP Rp 280.000. Sedangkan Batam-Johor Bahru 2 jam via jalur laut dengan tiket PP Rp 400.000
Schedule yang udah klop, kami pun langsung membuat itinerary. Pentingkah Itinerary? Penting banget. Apalagi bagi seorang traveler. Selain menghemat waktu dan budget, tentu perjalanan yang akan dilewati nanti, mempunyai tujuan dan anggaran yang jelas.

Salah satunya anggaran menginap. Biasanya orang akan mencari penginapan yang aman, murah, dekat objek terkenal dan juga dekat tempat makan atau kuliner.

Etapi tergantung selera masing-masing sih. Tiap orang kan punya anggaran tersendiri saat traveling. Tinggal menyesuaikan dengan seberapa banyak isi kantong. Asal jangan mau fasilitas wah, tapi dengan harga murah. Huaaa..kalau ini mah saya juga mau.

Kalau soal penginapan, saya lebih memilih stay dekat tempat makan. Saat traveling, perut adalah nomor satu buat saya. Saya butuh energi besar tuk mengitari spot-spot keceh yang akan saya singgahi. Gak mungkin kan udah pergi jauh-jauh tiba-tiba maag kambuh?

Salah satu solusinya, saya harus stand by makanan ringan dalam tas, seperti roti, krekers dan teman-temannya. Lagian saya paling gak tega mendengar suara gemuruh perut yang minta diisi.

Suka makan=Badan gembul. Hah? Tepiskan anggapan itu. Baiklah, body saya itu kurus bak model. Meski kurus, saya tuh paaaling sering lapar. Sari pati makanan sepertinya tidak terserap maksimal oleh tubuh saya. Larinya kemana ya? Padahal saya udah check up ke dokter, dan hasilnya, saya negative cacingan.

Well, abaikan body saya yang tak seberapa ini. Kali ini saya akan membagi duka saat akan trip dari Batam-Singapura-Johor Bahru-Kuala Lumpur. Apa saja duka saya sebelum hari H sampai kembali ke Batam? Saya akan share di bawah ini.

1. Tiket Ferry PP Batam Centre-Singapura
Karena berangkat saat pulang kerja, saya memilih naik ferry ke Singapura via Batam Centre. Akhir January, teman saya sudah membeli tiket PP Batam-Singapura, Singapura-Batam. Di Batam, selain di Counter Ferry, tiket juga bisa dibeli digerai yang sudah terpercaya. Kali ini teman saya membelinya di sebuah gerai Waralaba. Sebut saja A, dengan harga promo 270.000.

Tiga hari sebelum keberangkatan, teman saya terlebih dahulu melakukan boarding pass di terminal Batam Fast, Batam Centre (kami naik ferry Batam Fast). Tiba-tiba staff ferry Batam Fast bilang, tiket sudah expired. What? Teman saya kaget? Kok bisa? Padahal sebelum beli, teman saya sudah bertanya akan masa berlaku tiket. Lagian di print out tidak dijelaskan juga masa expired tiket itu.

Setahu saya, tiket ferry Batam-Singapur itu berlaku selama 6 bulan. Jadi saya pun beranggapan sama dengan promo. Ternyata saya salah. Setelah kejadian ini, saya baru tahu, kalau tiket promo berlaku hanya dua minggu terhitung saat pertama beli.

Singkat cerita, akhirnya pihak A sendiri yang mengurus ke Ferry Batam Fast. Saya gak bertanya bal..bla..bla apa kejadiannya, yang penting tiket saya sudah di tangan. Terakhir, tentu saja saya mengucapkan terima kasih.

2. Booking Hotel
Kami booking hostel sekitar pertengahan January 2018 untuk stay di tanggal 16-18 February. Hostel ini berada di wilayah Bukit Bintang dan lumayan dekat dengan menara Petronas. Pihak hostel pun telah mengkonfirmasi, kamar available, di mana satu kamar terdiri dari 8 bed atau 4 bed tingkat.

Namun empat hari menjelang hari H, pihak hostel tiba-tiba membatalkan bookingan kami. Mereka beralasan kalau AC hostel bermasalah. Saya gak mau berspekulasi. Entah benar atau hanya pengalihan saja. Di waktu yang sempit,  pihak hostel tanpa rasa bersalah memutuskan book room kami. Kesal! Saya pun langsung menandai hostel ini, layaknya video adek seragam SMU itu.

Saya pun bergerak cepat mencari kembali tempat stay yang dekat seperti semula. Agak susah sih ya mencari hostel untuk 6 orang yang hanya ada kami saja di dalamnya. Karena bertepatan dengan libur Imlek. Rata-rata udah full book, kalaupun tersedia, harga yang ditawarkan cukup tinggi. Jadi, out of  budget!

Setelah lelah membuka situs satu ke situs yang lain, akhirnya ketemu juga  tempat stay yang cukup strategis, yakni di Mercu Summer Suites. 
Mercu Summer Suites

3. Di Woodlands Check Point Singapura
Ketika saya di Woodlands Check Point Singapura, saya sempat ditegur salah satu anggota Imigrasi yang berkulit hitam, dan bertahi lalat seperti Rano Karno. Saat itu saya ditegur karena ketahuan mengambil photo ruang Imigrasi dari eskalator. Dia menghampiri saya dan berkata "Hey, you photo apa? Hapus..hapus..hapus" sambil melirik ke hape saya. Antara kaget, dan sedikit jengkel juga ama si Rano Karno KW ini. Tapi ya sudah lah, emang peraturannya seperti itu. Di maklumi aja.

4. Tiket Bus Johor-Kuala Lumpur
Berangkat di akhir pekan yang bertepatan dengan libur Imlek, saya pikir semua akan baik-baik saja, lancar seperti biasanya. Saya pikir (kebanyakan mikir juga kali) bus Johor-KL yang banyak, bakalan bisa menampung penumpang yang membludak. Atau dengan kata lain tersedia extra bus. Kali ini saya kembali salah. Kami yang sampai di Johor Bahru (JB) jam 11.15 malam, counter tiket sudah bertuliskan Sold Out!

Saya dan dua orang teman mulai cemas. Gak mungkin kan kami nginap di Larkin ini. Lelah berputar dan berkeliling, tetap tidak ada bus yang available lagi menuju KL. Hingga ada satu orang calo yang menawarkan tiket 1 orang diharga 85 RM. Omaygad, dua kali lipat, sedangkan tiket normal hanya diharga 34RM. Mau gak mau kami terpaksa membeli tiket seharga yang ditawarkan, dengan keberangkatan di jam satu dini hari.

5. Picked Pocket on MRT
Pulang dari Genting, kami menaiki MRT ke stasiun Bukit Nanas. Sebenarnya saya paling gak suka naik MRT yang berganti sesuai rute. Tapi ya sudahlah, demi teman yang ingin mencoba naik MRT, akhirnya saya setuju.

Di sore hari itu, MRT menuju bukit nanas padat merayap. Kami pun terpaksa berdesakan di atas MRT. Saya serasa berada di adegan film Kuch-Kuch Hota Hai dan Film Andy Lau zaman dulu. Yup, rupa penumpangnya beraneka ragam dan bentuk dengan bau yang lumayan kentara. Saya yang sudah lelah, mau gak mau tetap berdiri tegak dan sesekali menutup indra penciuman.


Stasiun MRT

Saat turun, teman saya Sazila yang membawa kamera canggih, lupa menutup zipper kameranya. Di dalam tas kamera tersebut, ada rupiah sebanyak satu juta dan beberapa kartu dan bon. Ternyata dompet kecilnya telah raib oleh tangan yang tak bertanggung jawab! Dia pun gak sadar sebelumnya. Saat membayar tagihan hotel untuk check in, dia baru tahu kalau dompetnya tidak berada lagi di sana.

Deg! menggigil seluruh badan. Padahal uang tersebut akan ditukar ringgit malam itu. Tapi namanya musibah, gak ada yang bisa menduga. Dia pun menangis sesunggukan. Duh kasihan. Kami pun berinisiatif memberi beberapa ringgit tuk Sazila. Walaupun tak banyak, setidaknya bisa membantu meringankan duka akibat kehilangan.

6. Ketinggalan Ferry ke Batam
Minggu pagi kami sudah bersiap-siap dari KL tuk kembali ke Singapura, selanjutnya menuju Batam. Harga tiket dari BTS (Bandar Tasik Malaysia) ke Larkin JB RM34. Kami menaiki bus merah yang ber-merk Mayang Sari. Bus cukup luas dengan kursi 2-1. Maksudnya tepi kanan dua kursi dan tepi kiri cuma satu kursi. Jadi lumayan leluasa di dalamnya.


Sampai di JB saya pun nyambung naik bus No. 170 menuju Singapura. Di sini lah masalah bermula. Kemacetan sungguh luar biasa. Padatnya kendaraan menuju Singapur dan lampu hijau yang terlalu cepat, memaksa mobil yang kami tumpangi berjalan tersendat-sendat.

Akhirnya sampai di stasiun bus Singapur sudah pukul 7.30 malam. sedangkan ferry kami ada di pukul 8.00. Kami pun berlarian menuju MRT, taksi pun sudah tak tampak lewat di depan terminal.

 Harbour Front Singapura

Di Vivo mall pun kami berlarian untuk mengejar boarding pass. Namun usaha kami sia-sia, boarding closed di 7.50. Kami pun menghempaskan nafas sekuatnya. Lemas, lunglai, dan tatapan pun pasrah. Untunglah si petugas boarding menyuruh lapor di counter Batam Fast.

Berlari menuju counter Batam Fast, berharap masih bisa berangkat sesuai tiket. Tapi si petugas bilang nggak bisa lagi. Kami pun kembali pasrah harus membeli tiket baru. Biasanya tiket one way harganya hampir sama dengan two ways. Berharap ada keajaiban. Syukur alhamdulillaah, tiket kami hanya digeser jamnya tanpa membayar sepeser pun.

Well, usai sudah penderitaan saya di  trip kali ini. Nah, dari kejadian tak terduga yang saya alami, ada beberapa tips dari saya bila menghadapi kejadian seperti ini.

1. Buat Itinerary
Ini sebagai acuan kita melangkah. Walau kadang itinerary lari dari actual. Tapi membuatnya sangatlah penting untuk mengoptimalisasi jadwal.

2. Pastikan tiket yang sudah dibeli tidak expired.
Biasanya berlaku tuk tiket promo sih ya. Tapi tidak ada salahnya juga mencek tanggal tiket agar sesuai jadwal keberangkatan.

3. Booking hotel/hostel jauh hari.
Sebaiknya booking tempat untuk stay beberapa bulan sebelum hari H. Selain murah, pilihan pun masih banyak.

4. Buat list hotel/hostel lebih dari satu.
Hal ini jarang terjadi sih, tapi ada baiknya sedia payung sebelum hujan. Jangan sampai terjadi kejadian seperti yang saya alami. Bikin panik. Setidaknya kita sudah ada next list  hotel tanpa harus mencari lagi.

5. Pisahkan Letak Uang
Ini petuah dari Almarhum Bapak saya. Bila melakukan perjalanan jauh, bagi beberapa uang dan letakan di kantong yang berbeda. Kita tak menginginkan hal buruk. Tapi bila ini menimpa kita, setidaknya kita ada persiapan.

6. Tetap waspada dengan segala properties.
Di negeri orang banyak orang baik tak sedikit juga orang yang berniat jahat. Tetap aware dengan barang pribadi sekecil apapun itu. Terutama paspor. Kata bang napi, kejahatan bisa terjadi karena ada kesempatan. Waspadalah..waspadalah.

7. Naik Taksi di Keadaan Darurat
Alasan traffic Jam sering menjadi kendala utama orang ketinggalan transportasi. Naik taksi bisa mempercepat ke tempat tujuan daripada naik bus umum dengan rute memutar.

8. Simpan Alamat dan No. Telpon Kedutaan
Sebagai mengantisipasi, ada baiknya menyimpan alamat dan nomor telpon kedutaan Indonesia pada negara setempat. Sebagai antisipasi bila ada kejadian yang di luar ekspektasi.

Nah, itulah sepenggal tips dari saya. Mudah-mudahan bermanfaat. See ya to the next story.



Chicken Katsu SoGood & Vegetable Salad with Mayonnaise Sauce



Menghadapi anak susah makan, jadi dilema tersendiri bagi saya. Bagaimana tidak, makanan yang sudah disiapkan kadang tak tersentuh sama sekali. Aksi penolakan sering terjadi ketika mereka mengintip saya memasak, lalu pura-pura bertanya "mami masak apa?", yang kemudian berlanjut ke "aksi tutup mulut" ketika disuapkan.

Tentu saja aksi tutup mulut ini berujung kegelisahan saya sebagai orangtua. Kalau anak saya tidak makan, bagaimana kecukupan gizinya? Apalagi mereka dalam masa pertumbuhan yang memerlukan asupan gizi yang cukup untuk anak seusianya.

Pertanyaan-pertanyaan kecil, sering muncul di kepala saya. Apa yang membuat si kecil susah membuka mulutnya? Apa mereka bosan dengan masakan saya? Sakit bagian dalam mulut? Atau memang selera makannya yang lagi menurun?

Kondisi seperti ini harus cepat saya atasi. Saya gak mau dong anak saya kurang protein, buah dan sayur. Masakan yang saya sajikan dengan menu yang sama, mungkin salah satu alasan anak-anak menolak tuk makan.

Biasanya penolakan terjadi saat makan malam. Pulang kantor di sore hari, lelah dan letih yang mendera, kadang memang masakan simple yang saya sajikan. Seperti telur ceplok, orak arik telur, tempe dan tahu goreng, baby kailan dan pokcoy.

Saya pikir, selama tidak ada complain dari anak-anak, saya anggap fine-fine aja. Lagipula dulu saya belum terlalu ahli meramu masakan baru. Maafkan mami tercintamu ini nak. Pernah sih, coba beli buku resep masakan, prakteknya berjalan selama beberapa hari. Tapi setelah itu, bukunya hanya penghias lemari saja. Hehe.

CARA JITU AGAR ANAK MAU MAKAN

Dari masalah anak sulit makan, saya pun harus segera mengambil win-win solution, agar anak kembali berselera tuk makan.

Kenali penyebabnya, itu yang pertama saya lakukan. Anak yang tidak mau makan biasanya karena tidak terbiasa sarapan, kebanyakan jajan di luar, kurang minum, kurang suka makan sayur dan buah, suka pilih-pilih makanan dan lain sebagainya.

Nah, anak saya masuk kategori selalu pilih-pilih makanan nih. Tapi saya ada langkah jitu, agar anak saya mau makan, walaupun kadang tidak menghabiskannya. Masak maknya kalah sama anak. Hehe.

Saya menerapkan seperti dibawah ini:
1. Bertanya mau dimasakin apa.
2. Membuat variasi makanan.
3. Menyuapkan sambil memutar CD kegemarannya.
4. Mengajak makan di luar.


Biasanya membuat variasi makanan anak, saya lakukan setiap weekend. Di saat libur kerja adalah waktu yang pas membuat kreasi makanan untuk anak saya. Salah satu makanan yang saya sajikan adalah Chicken Katsu SoGood & Vegetable Salad with Mayonnaise Sauce.

Hmm...mengapa makanan ini? Saya terinspirasi dengan sajian Menu Piring Gizi Seimbang ala SoGood, yang terdiri dari Karbohidrat, Protein, Buah dan Sayur. Yang mencukupi gizi anak saya untuk menunjang aktivitasnya. Kalau dulu namanya sih 4 Sehat 5 Sempurna kan yah? Sekarang lebih di sempurnakan lagi ala #LebihBaikSoGood


Mengapa harus SoGood? Seluruh produk berkualitas So Good dibuat dari daging pilihan terbaik, diolah secara higienis melalui proses yang modern, Pemanasan, Pengeringan, dan Pembekuan yang melalui pengawasan mutu yang ketat. Selain itu produk SoGood tersedia dalam bentuk kemasan siap olah dan siap masak. Tergantung selera Bunda mau pilih yang mana. Gak salah kan produk SoGood menjadi pilihan tepat untuk menyajikan makanan  berkualitas. That's way I chose SoGood.

Pengen tahu kan seperti apa makanan Chicken Katsu SoGood & Vegetable Salad with Mayonnaise Sauce ala saya? Yuk simak cara sederhananya di bawah ini.



Bahan Utama
Chicken Katsu SoGood
Wrap

Salad
Wortel
Selada
Tomat
Paprika
Saus Mayonaise
Wortel, Paprika dan Selada kukus selama 5 menit.

Buah
Pear

Cara membuat Salad
Potong wortel menjadi dua bagian, lalu parut hingga membentuk potongan halus. Tomat potong dua, iris memanjang. Daun selada rajah menjadi kecil. Sedangkan Paprika cukup satu ruas jari, untuk menambah rasa pedas saja.
Campurkan semua bahan ke atas piring dan tambahkan saus mayonais secukupnya. Aduk hingga sayur tercampur saus.

Menggoreng Chicken Katsu
Panaskan minyak dan masukan Chicken Katsu hingga tanpak kuning kecoklatan atau sudah naik ke atas permukaan minyak. Sementara Wrap panaskan dengan teflon selama 25 detik.

Platting
Letakan wrap diatas piring. Lalu ditengahnya beri salad, buah dan Chicken Katsu. Tak lupa saya beri sedikit nasi untuk pelengkap. Biasanya anak-anak, makan wrap atau nasi, sesuai selera mereka. Lalu beri saus mayonais di atasnya. Dan Chicken Katsu siap dihidangkan.

Chicken Katsu SoGood & Vegetable Salad with Mayonnaise Sauce

Reaksi Pertama Anak
Awal saya sajikan, anak-anak menolak untuk memakannya. Karena memang anak-anak saya sediikit ribet dengan menu baru.
"Apaan tuh Mi, enak gak?
"Coba aja dulu?"
Mereka coba dan bilang, "Hmm..yummy... enak lo Mi?

Yup, saya sudah punya solusi gimana anak-anak mau makan dengan dengan komposisi yang pas #SogoodPiringGiziSeimbang. Ternyata menu masakan baru alternatif utama terbaik bagi saya agar anak gak malas makan. Bagaimana dengan Bunda?



Tuntaskan Anyang-Anyangan Mengganggu, Dengan Uri-cran Ekstra Buah Cranberry


Jam istirahat kerja, saatnya nge-draft tulisan di blog. Working moms dan juga mengelola blog pribadi, kudu pintar memanfaatkan waktu luang. Apalagi kalau dikejar DL lomba dan challenge pada grup. Kecepatan ngetik bisa 55 kata per menit.

Pernah sedang asyik membuat draft tulisan tentang anyang-anyangan, tiba-tiba seorang teman bertanya pada saya.

"Anyang-anyangan itu, kalau pipis sakit ya jeng?"

"Eh, iya" jawab saya sambil noleh.

Mungkin si teman melihat saya serius ngetik, dan ngintip apa yang saya kerjakan..

"Saya pernah ngalamin lo, rasanya perih, gak enak banget, pengen buang air kecil terus, tapi keluarnya sedikit" ujar teman saya dengan wajah serius.

"O, ya? Trus jeng Desi minum apa?" saya balik nanya.

"Gak ada. Saya ke dokter aja, dikasih antibiotik, trus disarankan minum air putih yang banyak"


Tentang Anyang-Anyangan
"Anyang-anyang adalah gejala sering buang air kecil, tapi sedikit, bahkan tidak keluar sama sekali. Biasanya disertai nyeri di bawah perut."

Banyak dari kita tidak menyadari terjangkit anyang-anyangan. Padahal, 5 dari 10 perempuan berisiko mengalami anyang-anyangan, yang berdampak pada Infeksi Saluran Kemih. Ketidaktahuan serta kurangnya informasi, diduga pemicu kita mengabaikan anyang-anyangan.

Salah satunya adalah saya. Dulu saya buta dan tidak tau sama sekali akan anyang-anyangan. Padahal saya pernah mengalami sakit buang air kecil, dan urine keluar sedikit. Kebiasaan di tempat kerja yang sering menahan pipis, sebagai awal saya terkena anyang-anyangan. Kenyataan ini semakin diperparah ketika saya pulang dari Singapura, setelah mengeksplor hutan kecil di Southern Ridges.


Gejala Awal Saya Terkena Anyang-Anyangan


Awalnya saya melalui jembatan Alexandra Arch, Singapur, menyusuri trail/forest walk yang panjangnya 10km. Setengah jam perjalanan saya masih menikmati suasana hutan dengan kicauan burung dan penampakan gedung-gedung tinggi yang menyeruak dari balik pepohonan. Hijau dan menyegarkan mata, begitulah kira-kira. Apalagi cuaca cukup mendukung saat perjalanan berlangsung.


Setelah satu jam perjalanan, saya mulai merasa ingin buang air kecil. Pertama yang saya lakukan, mempercepat langkah kaki, agar hasrat ingin pipis ini tidak keluar sembarangan. Menaiki tangga trail, rasa ini sudah tidak bisa dibendung lagi. Saya tetap berusaha menahan semampunya.

Saat eksplor hutan Singapur

Berjalan perlahan sambil berpegangan pada sisi besi pengaman, langkah terbaik yang saya ambil, sampai saya menemukan kamar kecil. Saya sadar sedang berada di hutan, di atas forest walk yang tinggi, yang tidak mungkin menemukan kamar kecil apalagi portable toilet.

Selama 20 menit, saya menahan buang air kecil dengan langkah yang tertatih-tatih. Pas belokan terakhir, sampai juga saya di ujung forest walk, dengan penampakan area menuju ke Maunt Faber. Segera saya mencari petunjuk di mana posisi toilet berada. Sedikit berlari, saya pun menuntaskan rasa tersiksa ini. Syukur lah akhirnya keluar juga di tempat yang seharusnya.

Dua minggu setelah pulang dari Singapur, saya mulai merasa sakit buang air kecil. Tidak hanya di rumah, di kantor pun saya harus bolak-balik kamar kecil disebabkan rasa ingin pipis terus menerus. Saya pun tak tahu gejala ini indikasi penyakit apa.

Saya coba ke dokter, dan dokter bilang, "tidak ada masalah yang serius, jangan lupa minum air putih yang banyak. Ibu saya beri antibiotik saja ya".

Namun kok saya belum puas ya? Saya masih galau apa yang menimpa saya. Gak mau berlama-lama tanpa kepastian, saya pun langsung browsing di salah satu situs pencari. Ternyata saya terindikasi anyang-anyangan tingkat tinggi (versi saya), yang mengakibatkan Infeksi Saluran Kemih (ISK).

Kaget? Pasti. Gak pernah terbayangkan anyang-anyangan menjadi penyebab sakit saat buang air kecil, yang berdampak serius pada kesehatan.

Ancaman Anyang-anyangan
Kadang kita tak sepenuhnya aware, kalau penyebab anyang-anyangan berawal dari hal sepele. Sering buang air kecil, pakaian dalam yang lembab, kurangnya minum air putih, serta cara membasuh organ intim yang salah, yang memicu microorganisme lain masuk ke saluran kencing, dan mengakibatkan Infeksi Saluran Kemih.

Salah satunya bakteri Escherichia coli atau dikenal dengan E-Coli. Bakteri E-Coli ini masuk melalui uretra menuju saluran kemih. Ia akan menempel dan berkembang biak dengan pesat di kandung kemih. Rasa sakit saat buang air kecil, nyeri pinggang yang disertai urine yang berwarna keruh, adalah sinyal parah E-coli menyerang kandung kemih.


Jika kondisi ini dibiarkan, bakteri E-coli akan menyebar ke ginjal dan memicu terjadinya pendarahan/kencing darah. Perlu penanganan serius. Bila tidak, bisa mengancam keselamatan.


Siapa saja yang berisiko terkena Infeksi Saluran Kemih?
1. Ibu Hamil.
Wanita yang pernah hamil, pasti pernah merasakan sering buang air kecil. Hal ini lumrah, disebabkan seiring bertambahnya usia janin, tekanan pada kandung kemih juga semakin besar. Biasanya di mulai di usia kandungan 6 minggu hingga melahirkan.

2. Anak-anak
Kebiasaan anak-anak yang suka bermain kotor, juga penyebab ISK. Kurangnya menjaga kebersihan tangan, mengakibatkan Bakteri E-Coli enggan beranjak dari tangan sang anak.

3. Perempuan Aktif
Mobilitas yang tinggi, membuat perempuan aktif sering menahan pipis. Ditambah lagi dengan seringnya menggunakan toilet umum. Kebiasan buruk inilah yang menyebabkan ISK.

Selain itu, wanita yang sudah Menopause pengguna Pil KB juga rentan berisiko terkena anyang-anyangan.


Solusi Saya Menuntaskan Anyang-Anyangan.


Sejak terkena anyang-anyangan, saya harus waspada dengan kesehatan diri saya sendiri, terutama kesehatan di bagian organ intim. Jangan sampai anyang-anyangan datang berulang, yang membuat saya harus stop beraktifitas.


Banyak cara mencegah anyang-anyangan yang dapat kita lakukan agar tidak berulang di kemudian hari, seperti:
1. Menjaga dan merawat kebersihan sekitar organ intim secara optimal.
2. Bagi wanita, setelah pipis basuh organ kewanitaan dari arah depan ke arah belakang
3. Gunakan pembersih daerah kewanitaan yang ber pH seimbang
4. Jangan biasakan terlalu lama menahan pipis
5. Biasakan buang air kecil setelah bangun tidur untuk mengeluarkan berbagai jenis bakteri dari dalam tubuh
6. Minum air putih rutin 8 gelas perhari

Tidak hanya melakukan tindakan preventive di atas, saya pun menemukan solusi yang pas untuk menetralisir pembuangan urine pada tubuh saya. Pilihan saya jatuh pada Prive Uri-cran, solusi alami untuk mencegah anyang-anyangan. Mengandung ekstrak buah Cranberry yang dapat mencegah Infeksi Saluran Kemih berulang, dan mampu mengatasi susah buang air kecil.

Uri-cran ekstra Cranberry juga aman dikonsumsi kapanpun dan dimanapun. Selain itu, Uri-cran tidak menimbulkan resistensi, atau keadaan dimana seseorang kebal dengan penggunaan antibiotik.

Mengapa buah Cranberry?
Buah Cranberry adalah buah berwarna merah kecil dengan ukuran 6-18mm, dan berasa asam. Buah ini memiliki 3 zat istimewa, yang bermanfaat untuk mencegah ISK, yakni Flavonoid, Vitamin C dan Mineral.
Buah Cranberry. Sumber: FB Prive Uri-ran

Selain itu, buah ini juga telah lolos 4 kali uji klinis di Perancis, yang menyatakan bahwa jus cranberry mampu menghambat infeksi bakteri pada saluran kencing. Anti adhesinya membuat bakteri tidak tidak akan menempel pada saluran kemih, sehingga mencegah bakteri menularkan infeksi

Kandungan flavonoid antosianidin, peonidin dan quercetin yang terdapat pada buah cranberry, terbukti ampuh melawan kanker secara in vitro, namun kurang diserap di dalam tubuh manusia dan cepat dieliminasi dalam darah.


Apa saja Produk Uri-cran? dan dimana bisa mendapatkannya?

Uri-cran bisa didapatkan di Guardian, Kimia Farma, Watson, Century, Viva Generik. Tersedia dalam dua pilihan.
1. Bentuk Kapsul dengan kandungan ekstrak Cranberry, membantu memelihara kesehatan saluran kemih yang dapat diminum kapanpun dan dimanapun.Komposisi: 250 mg Ekstrak Cranberry Sediaan: Kapsul Dosis: 1-2 Kapsul / Hari. Isi per Box: 30 Kapsul / Box

Sumber: Uricran.co.id

2. Bentuk powder yang mengandung ekstrak Cranberry dan dilengkapi Lactobacillus achidopillus dan Bifidobacterium bifidum yang dapat menjaga kesehatan. Uri-cran powder paling enak diminum dengan air dingin. Komposisi: 375 mg Ekstrak Cranberry, 60 mg Vit C, 0.1 mg Lactobacillus Achidopillus, 0.1 mg Bifidobacterium bifidum. Sediaan: Powder Sachet. Dosis: 1-2 Sachet / Hari Isi per Box: 15 Sachet / Box

Sumber:uricran.co.id

Saya lebih suka mengonsumsi Uri-cran dalam bentuk powder, karena larut dalam air dan bisa diminum seperti air biasa. Saya mengkonsumsinya cukup satu kali saja tiap harinya. Uri-cran paling efektif mengatasi susah buang air kecil saya, karna kandungan ekstra Cranberry yang efektif mencegah bakteri penyebab anyang-anyangan.




Itu cara saya mengatasi penyebab anyang-anyangan yang berdampak pada Infeksi Saluran Kemih. Bagaimana dengan temans?

So, jangan ragu mengkonsumsi Uri-cran, solusi Anyang-anyangan pertama di Indonesia. Anyang-Anyangan, ya Prive Uri-cran.