Kamis, 19 Januari 2017

Tips Cantik dan Aman Melancong ke Singapura via Batam


Hai-hai..hai..dah 2017 aja.. Gak terasa 12 bulan cepat banget berlalunya. Apa masih ada target yang belum tercapai? Mudah-mudahan tahun ini semua bisa tercapai. Dan berharap, tahun ini akan lebih baik  dari tahun kemarin. Aamiin.

Hmmm..awal tahun ini, saya akan membagi cerita dan tips ngebolang ke negeri tetangga Singapura. Yang akhir Desember kemarin, saya pergi bersama para hijaber yang punya selera “jelong-jelong manjah” di tempat saya bekerja. *Colek Sari Fifie.

Asal tau aja ya gaes, saya tuh tinggal dan bekerja di Batam, bahkan telah menjadi warga sini selama 15 tahun. Batam ke Singapura itu, bisa di tempuh kurang dari satu jam dengan menggunakan ferry. Rugi banget kan, kalo belum pernah singgah ke negeri singa ini. Sungguh ter-la-lu, kalau belum pernah ngelayap habis ke tempat wisata dan shopping centre yang sudah terkenal ke seantero dunia.

Kenapa bisa begitu? Bukannya negeri kita lebih bagus? Ya memang, negara kita tercinta ini banyak sekali spot-spot cantik yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Lantas, kenapa gak minat? Bukannya gak minat, tapi dananya bo’ yang belum cukup untuk melancong. Hahaha..upps..*tutupmulut. Bukannya pelit, ada alasan lain juga sih. Cuti yang menipis, kalo pun ada, gak bisa ambil lama-lama sama si boz.

Etapi, memang soal angka-angka sih yang menjadi kendala sebagian besar orang untuk melancong. Kalaupun sudah ada hasrat terpendam, harus lebih rajin lagi browsing tiket murah, buka situs ini itu, dan bertanya ke teman yang punya banyak poin, bahkan ada yang sampai cari sponsor.

Sebagai contoh nih, Batam-Bali, ongkos untuk pesawat aja sudah satujutaan. Belum lagi penginapan, makan dan oleh-oleh. Mahaaal. Kalau ke Singapura, dengan 500 ribu saja, sudah bisa 2 ways, itupun sudah termasuk makan siang dan membeli oleh-oleh murah meriah di Mustafa Centre.

Singapura..oh..Singapura, selalu pengen balik lagi ke sini. Negara satu ini memang menjadi destinasi sebagian besar orang dari berbagai belahan dunia. Apalagi bagi warga Batam. Setiap akhir pekan, selalu dipadati warga yang akan liburan ke negeri ini. Bahkan warga luar daerah pun, menjadikan Batam sebagai transit untuk ke Singapura. Jadi tidak heran, tiket ferry selalu full penumpang.

Berkelana kali ini, gak ada planning juga sih sebenarnya. Awalnya kami mau menikmati malam tahun baru di Marina Bay, tapi pikir demi pikir, planning berubah. Alasan klise, macet, kerumunan massa membludak, jalanan pasti padat merayap. Gak kebayang deh, desak-desakannya naik MRT.
Marina Bay Sands, tujuan Tahun Baru yang gagal

Akhirnya tercapai kata mufakat. Kami akan pergi tanggal 24 Desember 2016. Sehari sebelum berangkat, tiket untuk 5 orang sudah ada di tangan saya. Awalnya saya akan naik first ferry via Batam centre, namun setelah online booking, seat untuk jam yang kami pilih sudah full. Yang masih tersedia  hanya untuk keberangkatan 8.30.

Waduh…gak mungkin banget, kita hanya satu hari menjelajah negeri ini. Gak akan bisa nih, dengan sisa waktu yang hampir tengah hari nyampe di Singapura. Belum lagi antrean di Imigrasi yang memakan waktu satu jam lebih!*Bengongsambilmikir.

Coba telpon ferry lainnya deh, kebetulan saya ambil brosur ferry dari 3 kapal. Alhasil setelah saya coba telpon satu persatu. Aku berhasiiil.. Masih ada tersisa seat untuk keberangkatan pagi, tapi via Sekupang. Gak papa deh, yang penting sampainya gak kesiangan.

Saya buru-buru balik ke tempat saya membeli tiket tadi, ternyata si mbak penjual, dengan senang hati mau menukar tiket yang saya beli. Agak cemas juga sih, kirain gak bisa diganti, soalnya ini pertama kali mendapat kendala seperti ini. Untung aja harganya sama IDR 320.000, jadi tidak perlu ada penambahan. *Tariknafaslega.

Jadwal salah satu ferry ke Singapura

Akhirnya kami berangkat pukul  7.30 via Sekupang, dan sampai di Pelabuhan Ferry International Singapura, Harbour Front pukul 8.30 Batam time atau 9.30 Singapura time. Saat di imigrasi, saat yang melelahkan. Saat dimana rasa bosan mendera. Antrean 2 baris dan sudah bejubel ampe pintu masuk. Sesuatu banget kan.

Saatnya berangkat

Sekedar tips ni ya, bagi yang mau ngebolang singkat dengan ferry ke Singapura via Batam.

  1. Pastinya harus ada paspor.
  2. Tukarlah dollar dengan nominal kecil apabila hanya ingin jelong-jelong manjah saja. Dan membeli oleh-oleh di China town.
  3. Pilihlah pakaian yang nyaman. Gunakan sepatu kets atau sandal.
  4. Bawa tas ransel yang tidak terlalu berat, karena akan lama berjalan kaki.
  5. Jangan lupa bawa minuman dan snack ringan.
  6. Ambillah first ferry dan pulang pada last ferry.
  7. Sebaiknya langsung online booking. Selain aman, juga menghindari waktu terbuang untuk mengganti tiket, kalo ferry full seat. Apalagi berangkat saat long weekend.
  8. Pilih pelabuhan ferry yang dekat dengan tempat tinggal atau hotel bagi yang dari luar Batam.
Paspor & dollar syarat utama melancong
Baju santai, tas dan sepatu untuk kenyamanan perjalanan

Dan 5 pelabuhan ferry di Batam, yang bisa jadi pilihan man teman, yang mau ke negeri tetangga :
  • Batam Center. Pelabuhan ini menjadi favorit pertama karena dekat kota, tersambung ke  Mega mall, dan transportasi yang mudah ke segela rute. Baik itu Taksi, Carry, Trans Batam dan Bimbar.
  • Harbour Bay. 
  • Sekupang. 
  • Waterfront Marina.
  • Nongsapura.

    Pelabuhan Batam Centre yang terhubung ke Mega Mall
    Pelabuhan Sekupang
Ada juga tips cantik saat antri di Imigrasi Singapura :
  • Memilih antrean. 
    Lebih baik antri pada sebelah kiri pintu masuk, karena lorong antrean yang tidak terlalu panjang di banding pada bagian kanan. Hemat waktu dan mengurangi varises akibat kelamaan berdiri.
  • Bila bosan melanda. 
    Kebanyakan orang menjadikan ponsel untuk membunuh rasa bosan. Ada peraturannya ya, boleh menggunakan ponsel, tapi tidak diperbolehkan jeprat jepret.
  • Jangan memasang tampang dan gerak-gerik yang mencurigakan.
    Secara negeri ini gak sensi sih sama orang kita. Padahal pemasok devisa terbanyak ke negeri ini, ya turis dari Indonesia. Jadi berhati-hati saja.
  • Usahakan mata tidak merah / ngantuk. 
    Mata merah menjadi salah satu alasan kita diinterogasi pihak imigrasi, karena di duga TB.
  • Bila baru pertama kali masuk Singapura / stay lebih dari satu hari.
    Sebaiknya siapkan saja uang berlebih di dompet. Adakalanya pihak Imigrasi bertanya macam-macam.
  • Dandanlah seadanya. Jangan terlalu berlebihan dan menor, yang akhirnya nanti dicurigai.
Lolos Imigrasi, jangan lupa ya, sebaiknya langsung check in dulu untuk kepulangan last ferry. Lokasi check ini berada di lantai tiga kawasan VivoCity. Naik escalator yang berada pada sebelah kiri pintu keluar Imigrasi, posisinya ada di sebelah kiri, dan pilih ferry yang sesuai dengan tiket. Tidak perlu bayar, harga sudah termasuk tax.
Saat check in

Sekedar informasi saja, kalo man teman pergi via Sekupang, baliknya bisa via Batam Center atau Harbour Bay atau sebaliknya. Tiket dan kertas bukti check in jangan sampai hilang ya, simpan paspor dan semuanya bukti  ke dalam tas dengan aman.

Sekian dulu, tips manis singkat bagi yang mau jelong-jelong manjah ke Singapura. Tunggu cerita saya selanjutnya, tentang spot-spot cantik yang saya singgahi di negeri ini. Tentunya dengan biaya yang murah dan tidak merogoh kocek yang terlalu dalam.

Happy Holiday..Have a nice trip.

18 komentar:

  1. Aku belum pernah ke Singapura, mba. Inginnya sih udah lama tapi belum terwujud hingga kini. Hihii

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha.. mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa terwujud ya mbak.

      Hapus
  2. akupun dulu ke singaura dari Batam dan hanya one day tour gituu.. hmm seru juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya.mbak..Batam memang jadi tempat singgah yang maubke Singapura.

      Hapus
  3. oo ga boleh dandan menor. lolos nih aku yg jarang dandan :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe..ntar dikirain nyari kerja yang gak bener mbak ke Singapura, kalo dandan terlalu berlebihan.

      Hapus
  4. aku pernah ke batam lewat singapura, hehe..ke studio yg buat bikin film Serangoon Road, mungkin mba tau? lupa daerahnya dimana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tahun 2013 ya mbak..itu daerah Nongsa mbak..deket ke Bandara

      Hapus
  5. Belum pernah nyoba dari Sekupang atau Harbour Front. Selalu dari Batam Center.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Enak kok teh..antrean gak rame kayak Batam centre.sepi malah..tapi kalo pulang malam..agak ngeri juga sih..

      Hapus
  6. Dulu pernah punya rencana sama sahabat ngebolang ke Singapore lewat Batam,tapi belum terwujud

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo mbak sekarang di wujudkan..keliling batam dulu, beli parfum murah,hp murah..baru deh ke Singapur

      Hapus
  7. Aku pengen juga ke SIN lewat Batam, tp tiket dr Jkt ke Batamnya kyknya lbh mahal hehe, moga ada rejeki lbh biar bisa ke SIN tp mampir Batam jg TFS :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya sih mbak,sekarang JKT-SIN lebih murah dengan airasia..sayang..di batam air asia dilarang masuk. Seru kok mbak via batam..di coba ya

      Hapus
  8. Aku pernahnya via Sekupang. Agak jauh ya dari pusat kota.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener mbak. Sekupang emang agak jauh dari pusat kota. Pepohonannya juga lumayan tinggi dan rimbun, kalo pulang malam. agak ngeri juga sih,

      Hapus
  9. Boleh juga nih dicoba... jalan ke spore via batam.. udah ada guide nya di sini..
    emang katanya lebih murah banget klo lewat sini.. sekalian jalan2 ke batam...

    BalasHapus

Terima kasih telah berkunjung ke blog saya, silahkan berkomentar dengan sopan.