Mata Kering Jangan Sampai Menghalangi Momen Kumpul Bersama Teman

Mata kering insto dry Eyes
Insto Dry Eyes


Dering telepon menjeda sejenak obrolan saya dengan teman. Ada satu panggilan Whatsapp dari nomor tak dikenal. 

Awalnya saya abaikan, lima menit kemudian, nomor yang sama kembali menghubungi. Kali ini, saya coba mengangkatnya. Terdengar suara pria dari seberang telepon. "Hallo, masih ingat saya, teman mu dulu?"  Saya hanya menjawab, hmmm... sembari mengerahkan saraf-saraf otak untuk mengingat jenis suara ini.

"Siapa ya?" Saya coba sebut beberapa nama, malah dijawab. "itu semua nama mantan?" ujar pria itu sambil tertawa.

Saya terdiam beberapa detik. Lalu si pria coba mendeskripsikan dirinya beberapa tahun silam. Sel mata saya langsung menangkap clue yang disebutkan. "Oh, astaga, Hari ya, apa kabar" 

Hari, teman masa kecil di kampung yang loose contact selama 30 puluh tahun. Sekarang Hari menetap di Bandung, dan saya di Batam. Kebetulan Hari sedang pulang ke Padang dan meet up bersama Aini. Dari Aini, Hari mendapat nomor kontak saya.

Obrolan lama terasa singkat karena mengurai memori era 90-an dengan semua tingkah polahnya. Akhir cerita, kami berencana ketemuan Agustus ini, dengan tanggal yang akan dicocokkan kemudian.

Saya penasaran, seperti apa rupa teman-teman lama itu sekarang? Mata saya hanya menyimpan visual mereka zaman dulu. Di medsos pun, hanya beberapa dari mereka yang meng-uplod poto bersama keluarga, selebihnya, hanya ada akun tanpa aktivitas.

Satu yang pasti, saya cukup antusias menunggu reuni kecil ini. Momen dimana saya akan bertemu teman lama, bersilaturahmi, berbagi cerita dan kabar, serta mengenal keluarga kecil mereka.

Bagi saya, meet up dengan teman adalah momen langka yang entah kapan terulang kembali. Terlebih, kita tinggal di kota berbeda dengan kesibukan masing-masing. Memanfaatkan momen walau sebentar, bisa menjadi me time, di mana kita bisa bercerita seseru waktu dulu, tanpa beban yang mengganjal.

Selain itu, menurut yang saya baca dari beberapa portal online, kumpul dengan teman memicu pelepasan hormon kebahagiaan, yang dapat mengurangi stres, penat dan menjaga kesehatan mental. Selain itu otot mata bisa rileks karena jauh dari gadget


Mata Kering (tak) Menghalangi Kumpul Teman

Hidup diperantauan, adalah satu anugerah bisa bertemu teman lama. Entah itu teman sepermainan, atau teman sekolah dulu. Di Batam, saya pernah beberapa kali bertemu teman sekolah, ketika mereka official duty. "Lagi di Batam nih, meet up yok" Chat teman yang gak bakalan saya tolak. Walau sebentar, selama ada waktu, hayuk lah.

Pernah, di 2025 saya meet up teman SMP di sebuah hotel yang berada di Batam Centre. Kebetulan teman saya ini official duty selama 3 hari. Dari Batuaji saya naik motor menuju hotel tempat teman saya menginap. Jarak perjalanan memakan waktu 25 menit. Saat itu, Batam sedang gencar membangun insfrastruktur, pelebaran jalan di setiap sisinya.

Debu, asap kendaraan, dan angin kencang menyerang mata saya, ditambah lagi motor dan angkot menerjang jalanan berpasir yang membuat kumpulan debu melayang di udara. Saya cuma bisa menurunkan kaca helm untuk meminimalisir debu masuk ke mata. Khawatir, benda asing berisiko besar bila mengenai mata.

Apa mau dikata, sampai hotel, debu dan asap kendaraan membuat mata perih, berair dan terasa mengganjal ketika berkedip. Tangan pun gatal nak ngucek. Teman saya sampai bilang, "mata lu kenapa, kok merah gitu?"

Hal pertama saya lakukan adalah mencuci tangan, membasuh muka, lalu membilas mata saya. Setelahnya, saya teteskan obat mata Insto Dry Eyes, yang selalu saya selipkan dalam tas ketika berpergian.

Insto Dry Eyes
Momen Kumpul Teman


Kenapa bawa Insto Dry Eyes?

Saya menderita mata kering. Walaupun gejala mata kering jarang terjadi, ada baiknya sedia payung sebelum hujan, sedia insto dry eyes, untuk antisipasi kejadian seperti yang saya alami di atas.

Awal menderita mata kering, saat saya mengerjakan laporan bulanan. Mata berair, panas dan perih berkedip. Angka yang tertera di layar komputer mendadak blur. Saya coba memejamkan mata beberapa detik, kemudian berjalan mengambil obat tetes mata #InstoDryEyes, yang memang disedikan kantor pada kotak P3K. Dua tetes Insto saya teteskan di kedua mata, sambil saya pijit kecil disekitarnya. Alhamdulillah, keluhan mata berkurang.

Penyakit mata kering memang kerap menyerang orang yang bekerja lama di ruangan ber AC, di depan komputer, laptop dan aktif bermain gadget. Selain itu, pekerja yang berada di luar ruangan juga berisiko terkena mata kering, seperti mata sepet, mata perih dan mata lelah. Gejalanya berbeda-beda pada setiap penderita, tergantung kekuatan matanya. Terlihat sepele, namun jika dibiarkan akan berisiko merusak mata.

Gejala #MataSePeLeJanganSepelein. Bagi teman yang juga menderita mata kering, ada beberapa tips yang perlu jadi perhatian.

  1. Sedia obat tetes mata Insto Dry Eyes di dalam tas atau saku celana, saat berpergian.
  2. Gunakan kacamata untuk melindungi mata dari debu dan asap jalanan, jika berpergian dengan motor.
  3. Untuk yang bekerja di depan layar nonstop, istirahatkan mata selama 10 menit setiap 2-3 jam, agar mata bisa bernafas.
  4. Hindari mengucek mata, yang akan memperparah mata kering.
  5. Minum air yang cukup agar tubuh, khususnya mata, tidak terdehidrasi.
  6. Perbanyak konsumsi buah dan vitamin.
  7. Istirahat yang cukup.

Mengenal Gejala Mata Kering                             

Gangguan mata kering bisa dialami oleh siapapun ketika beraktivitas, namun banyak yang kurang menyadarinya. Profesionalitas kerja, dan asyik berselancar di dunia maya, terkadang melebihi batas aman mata. Potensi penyakit mata kering atau bahasa medisnya keratoconjunctivitis sicca akan semakin besar. Insto Dry Eyes membantu meredakan mata kering.

Fakta global dan risiko mata kering menurut ScienceDirect.com menyebutkan sekitar 10% hingga 30% orang di berbagai belahan dunia mengalami gejala mata kering secara rutin. Perempuan lebih rentan terkena gejala mata kering sebanyak 39%, dibanding laki laki yang hanya 30.8%. Usia lanjut di atas 40 tahun ke atas, penggunaan layar digital atau screen time yang tinggi, serta faktor lingkungan seperti polusi dan kelembaban rendah, juga memicu risiko mata kering.

Ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu apa itu mata kering, gejalanya, dan kapan waktu terbaik mengistirahatkan mata.

Mata Sepet

Mata sepet salah satu gejala yang dirasakan ketika mengalami mata kering. Mata terasa ada yang mengganjal, merah, gatal dan tidak nyaman. Pada umumnya aktivitas sehari hari adalah faktor pemicu mata sepet, seperti menatap layar laptop, komputer, dan smartphone terlalu lama. Selain itu berada di ruangan ber AC, juga bisa memperbesar risiko mata sepet.

Mata Perih

Masalah mata kering kedua adalah mata perih. Biasanya ini adalah sinyal tubuh yang merespon mata akibat adanya sensasi perih dan iritasi pada mata. Kondisi ini ditandai juga dengan peningkatan produksi air mata untuk mencuci perih dan iritasi tersebut. Tanpa disadari, akibat sensasi perih, membuat tangan reflek mengucek mata berlebihan, yang membuat mata semakin perih dan iritasi. Bagi yang beraktivitas di luar ruangan, serta bekerja dengan mengendarai motor, debu, asap, angin adalah risiko utama penyebab mata perih. 

Mata Lelah

Mata lelah atau astenopia adalah kondisi tegang otot mata akibat bekerja terlalu keras tanpa istirahat. Mata menjadi lelah, perih, gatal dan berat. Selain itu mata lelah lebih sensitif pada cahaya terang, nyeri leher, pundak dan sakit kepala yang disertai pandangan kabur atau berbayang. Penyebab utama diantaranya membaca di ruangan minim cahaya, menatap layar terlalu lama serta mengemudi jarak jauh.

Mata Sepet, Perih, Lelah Insto Dry Eyes
Mata Kering, Insto Dry Eyes


Insto Dry Eyes Atasi Mata Kering                    

Tentu tidak ada orang yang menginginkan kondisi mata kering terjadi. Setidaknya dari gejala yang menyertai mata kering, antisipasi dan tindakan cepat bisa diminimalisir sebelum bertambah parah. Kondisi ini sering terjadi akibat terlalu asyik berselancar di dunia maya, mata dipaksa menatap tanpa berkedip, hingga menimbulkan peradangan, seperti mata merah, perih dan penglihatan kabur. Alhasil, gejala mata lain akan mengikuti akibat berkembangnya jamur atau bakteri.

Oleh karena itu agar kita #BebasMataKering ada baiknya menyediakan obat tetes mata Insto Dry Eyes di dalam tas setiap beraktivitas, yang memang khusus membantu meredakan mata kering. Apalagi buat saya yang bulan ini berencana kumpul teman lama. Jangan sampai gejala mata kering, membuat saya salah mengenali teman. 


Mengapa Insto Dry Eyes Wajib dibawa Saat Momen Bertemu Teman...

Kemasan Insto Dry Eyes berbentuk cairan dalam kemasan botol berukuran 7.5 mL. Terdapat kandungan hydroxypropil methylcellulose sebanyak 3.0mg yang digunakan untuk memberi pelumas seperti air mata, yang mengatasi gejala kekeringan pada mata, meringankan iritasi mata, dan pelumas pada mata palsu.

Karena Insto Dry Eyes termasuk obat keras, hanya boleh digunakan untuk bagian luar saja. Bila berubah warna, atau terbuka lebih dari satu bulan, sebaiknya jangan dipakai lagi. Insto Dry Eyes digunakan saat gejala mata kering mulai terasa sepet, perih dan lelah. Cukup teteskan 1-2 tetes Insto Dry Eyes 3x sehari, atau sesuai anjuran dokter.

Mata kering jangan disepelein. Menggunakan INSTO DRY EYES, dapat meredakan iritasi, nyeri, perih, pegal, dan sensasi gatal yang dirasakan pada mata kering.


Insto Dry Eyes
Mengapa Insto Dry Eyes?

1. Kemasan Praktis

Insto Dry eyes pas digengaman tanganku yang mungil. Masuk saku rok bisa, disaku tas pun muat, jadi praktis dibawa kemana saja, tanpa harus berat dan ribet.

2. Harga Terjangkau

Khasiat mumpuni dengan harga Rp.17,500 sangat worth it, gak nyampe sebungkus nasi Padang yang biasa saya makan. Selain itu kemasan 7.5mg, bisa dipakai sebulan, hemat.

3. Mudah diperoleh

Insto Dry Eyes mudah ditemukan di warung waralaba dekat rumah, walaupun sering habis, 10 menit naik motor, udah bisa beli di warung sebelah.

4. Aman dan Terpercaya.

Obat untuk mata tidak boleh sembarangan. Insto Dry Eyes, obat tetes yang sudah terdaftar dan teregistrasi pada Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BpOM). Jadi aman dan gak perlu khawatir. Saat gejala mata kering menyerang, cukup tetesin Insto Dry Eyes sesuai dosis


Kamu Hanya Bisa Menutup Matamu Pada Kenyataan, Tapi Tidak Pada Kenangan - Stanislaw Jerzy Lec -

Bukan hanya momen bertemu teman yang berkesan, tetapi melihat tawa sahabat, senyum yang menyimpan kerinduan dengan rona wajah dewasa, sungguh momen yang hanya datang sesekali. Kenangan memang tersimpan di hati, namun, momen indah itu hadir pertama kali melalui mata. 

Oleh karena itu, menjaga kesehatan mata, berarti menjaga kemampuan untuk menikmati setiap momen yang entah kapan bisa terulang kembali. Jangan sampai mata kering menghalangi momen bertemu teman dan sahabat. Sedia Insto Dry Eyes, solusi mengatasi mata kering.


Referensi:

Halodoc https://www.halodoc.com/artikel/ini-berbagai-fakta-tentang-mata-lelah-atau-astenopia

Alodokter https://www.alodokter.com/cukupi-istirahat-untuk-menghindari-mata-lelah


No comments

Terima kasih telah berkunjung ke blog saya, silahkan berkomentar dengan sopan.