Dreamland Waterboom Batam, Wahana Air Terbaru di Batuaji

December 24, 2017 Yulia Marza 18 Comments



Sabtu 2 Desember 2017, saya dan anak-anak mencoba wahana air di Waterboom Dreamland Batam. Waterboom ini terletak di jalan lintas Marina- Sekupang, tepatnya berada di lingkungan perumahan Jupiter. Walau masih baru, grand opening tanggal 18 November 2017, namun cukup mendapat respon baik dari masyarakat Batam. Ini terlihat dari ramainya pengunjung yang datang dan pergi saat saya datang ke tempat ini.

Saya dan anak-anak sampai pukul 10 pagi. Melangkah masuk hendak membeli tiket, tiba-tiba, seorang bapak lifeguard mencegat rombongan yang berada di sebelah saya, "maaf bu, makanan dan minuman gak boleh dibawa masuk ya?"

Tampak mereka menjinjing air mineral dan makanan dalam rantang. Agak kecewa sih. Mau gak mau keluarga tadi terpaksa memasukan kembali makanan dan minuman itu ke dalam mobil.

Kalau saya sih udah tau, dapat bocoran dari teman yang sudah duluan kesini. Ada larangan membawa makanan dan minuman ke dalam wahana. Mungkin karena mereka sudah menyediakan food corner kali ya.

Terkesan monopoli gak ya man teman? Etapi gak tau juga ya, mungkin pelarangan berlaku bagi yang tampak aja, soalnya tas gak dicek juga. Jadi prefer minuman masuk dalam tas aja.

Harga tiket & Jam Operasional

Dewasa dan anak-anak (tinggi di atas 80cm) harga sama Rp. 30.000. Dan tinggi di bawah 80cm gratis masuk. Harga standar sih untuk wahana sekita perumahan. Buka Senin-Jumat 10.00-18.00 dan Sabtu-Minggu 08.00-18.00


Dreamland Waterboom dan Play Ground

Waterboom ini terdiri 3 kolam renang. Dua anak-anak dengan kedalaman 80cm dan 120cm, serta satu dewasa kedalaman 150cm. Setiap kolam terdapat plosotan standar dan lumayan curam.

Ada juga waterboom yang selalu dinanti pengunjung. Curahan air yang jatuh dari atas, menjadi sensasi tersendiri bagi anak-anak di dalam kolam. Mereka sengaja berkumpul, menunggu tumpahan air yang saat jatuh, menimbulkan gelombang dalam kolam. Beberapa dari mereka berteriak saking senangnya. Hhmm..terasa dilaut kali ya, berombak.

Bagi moms yang membawa anak di bawah 5 tahun, sebaiknya ikut mendampingi anak berenang. Waspada aja sih, seumuran itu belum tau kan ya, mana yang aman dan bahaya, apalagi manjat untuk prosotan. Licin. Kalau saya sih iyes ikut nyebur dampingin Kenzo.

Kolam anak 80cm

Kolam anak 120cm

Kolam dewasa 150cm
Add caption

Di Dreamland ini juga dilengkapi mushala dan koridor untuk leyeh-leyeh nungguin krucils berenang. Posisinya berada di sebelah ruang mandi/ganti. Ada karpetnya juga sebagai alas duduk.

Tidak hanya di koridor ada karpet, sekitar jalanan kolam juga diberi karpet untuk menyerap air dan juga sebagai savety telapak kaki. Kalau panas terik, jalanan sekitar kolam emang panas banget. Secara sendal gak boleh dibawa masuk.

Ruang bilas/ganti yang bersebelahan dengan mushala, terbagi menjadi dua. Sebelah kanan ruang perempuan dan sebelah kiri ruang laki-laki. FYI nih, ruang bilas gak hanya ada shower, tapi juga disediakan tempat penampung air beserta gayungnya. Jadi pengunjung bisa nikmati shower dan juga mandi pake gayung.

Nampak juga di setiap sisi kolam, lifeguard selalu standby berdiri memastikan setiap anak yang mandi aman dan tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

Oya, pas saya kesini, ada robot juga lo sebagai hiburan. Anak-anak bisa berphoto atau bersalamanbbersama robot. Anehnya, di saat anak lain berphoto dan salaman, anak saya Kenzo malah takut saat robot itu mendekat. Takut ngelihat matanya yang tampak bersinar, katanya sambil memeluk saya dengan erat. Hahaha

Jalanan berkarpet dan robot keren

Koridor leyeh-leyeh setelah pintu masuk

Sedangkan Play Ground berada di seberang kolam renan.vTempatnya agak tersendiri ya. Moms yang nunggu anak berenang, atau membawa anak kecil yang gak ikut nyebur, boleh main disini. Gak dipungut bayaran kok, alias gratis. Tapi kalau cuaca terik, agak panas sih ya, secara mainannya terbuka gitu. 

Play Ground

Food Corner


Food Corner ini menyediakan aneka mie, ayam goreng kriuk dan juga jajanan es. Harganya gimana? Saya memesan mie goreng 3, aqua sedang satu dan teh obeng (es teh dingin) dua. Mie goreng di harga Rp. 10.000, Teh Obeng dan Aqua di harga Rp.7000. Total Rp.51.000. Hmm, mungkin air mineral bawa dari rumah aja kali ya, agak mahal sih menurut saya.

Food corner

Mie gorwng dan teh Obeng

How to go to Dreamland Waterboom?

Moms yang mau kesini, tapi gak tau lokasi? Warga batuaji dan sekitarnya mungkin tau dimana Dreamland Waterboom ini. Tapi gimana yang tinggal jauh dari sini?

Patokannya simpang Basecamp ya. Simpang basecamp itu, simpang empat lampu merah, yang mengarah ke Tanjung Uncang, Muka kuning, Sekupang dan ke Marina. Nah pilih simpang yang arah ke marina.

Bila masuk dari simpang Basecamp menuju Marina, cukup lurus saja sampai menemukan lokasi. Di simpang masuk ada tertulis Dreamland  yang berada di sebelah kanan. Dan jika dari Tiban-Tanjung Riau-Dreamland lokasi berada di sebelah kiri.

Simpang Basecamp bergaris putih tebal



Saya menggunakan motor ke tempat ini. Naik mobil lebih aman lagi. Tapi kalau moms gak ada kendaraan, jangan cemas, ada angkutan umum Damri jurusan Sekupang melewati tempat ini. Sayangnya noms harus jalan masuk kira-kira 150m untuk nyampe ke  ke wahana ini.

Itu keseruan saya dengan anak-anak. Moms gimana? Berbagi cerita yuk?

See ya to the next story. 


18 komentar:

Terima kasih telah berkunjung ke blog saya, silahkan berkomentar dengan sopan.

Soal Teknologi Website, Generasi 90-an Gak Kalah Saing Dengan Kids Jaman Now

December 23, 2017 Yulia Marza 2 Comments



Menikmati masa remaja di 90-an, tentu mempunyai makna tersendiri bagi saya. Era dimana pertemanan masih terasa nyata, dimana nikmatnya ajang kumpul slebor terkomando dengan sendirinya. No SMS, No WA, no HOAX. Kami tetap bersilaturahim walau komunikasi hanya sebatas telepon umum, pager dan surat menyurat.

Itulah kami dulu. Kami yang masih alami, yang belum terkontaminasi dengan gadget dan internet. Belum lincahnya memainkan jari jemari pada keypad qwerty. Apalagi balasan chat dengan gambar emoji. Yang punya sensasi menatap layar handphone sambil tertawa sendiri. 

Tapi kami tidak lah keki. Karena kami bisa menempatkan segalanya sesuai porsi. Old and now, hanya perbedaan persepsi. Ibarat minyak dan air, gak akan pernah jadi sejoli. Tapi bisa disatukan dalam satu panci, dengan tetap menampilkan ciri khas personality.

Ah, suatu kenangan yang abadi. Di 90-an itu kalau direwind semua memori, tak kan habis kata berimajinasi. Walau umur tak bisa lagi berkongsi, tapi semangat selalu menginspirasi.
"The past is only the future with the lights on"
***

Dulu adalah kenangan, sekarang adalah masa depan. Setidaknya itu adalah ungkapan yang memicu kita untuk terus memperbaiki diri. Memicu diri sendiri untuk melek teknologi, terutama teknologi informasi.

Mengapa informasi? Di era digital saat ini, orang sangat butuh informasi. Baik itu informasi tentang fashion, kuliner, places, traveling maupun mencari tempat kursus.

Pesatnya perkembangan internet sekarang ini, memudahkan kita mencari info apa saja, tanpa harus direpotkan dengan brosur atau iklan pada media cetak. Kesibukan yang super duper tinggi, tidak memungkinkan lagi walau sekedar membaca koran dan majalah. Namun sekarang, orang cukup mengakses sebuah website apa dan dimana saja melalui jaringan internet pada sebuah smartphone.

Bisa saat hangout, kerja, istirahat, dalam bus, kereta api, nunggu antrean, shopping, macet dan lain sebagainya. Sungguh hal yang langka di era 90-an.

INTERNET OLD & NOW

Ngomong-ngomong tentang internet, siapa sih yang gak kenal internet? Di era Millenial up ini, baik tua, muda, besar kecil semua sudah terkoneksi dengan internet. Sebuah sistem yang dirancang untuk dapat menghubungkan satu dengan yang lain di seluruh dunia, dengan menggunakan aplikasi (media sosial), itulah yang disebut internet.

Pada era 90-an, saat saya masih sekolah, internet baru mulai beradaptasi. Bisa dibilang, belum begitu familiar di masyarakat. Penggunaannya masih sebatas chatting dan email. Itupun pun terbatas di kalangan tertentu saja. Seperti di warnet, perkantoran, dll.

Namun di jaman now, sangat jauh berbeda. Perkembangan internet sudah sangat baik. Kids jaman now sangat mudah beradaptasi dengan teknologi. Streaming, download dan berinteraksi di sosial media, bisa dilakukan sekaligus. Penggunaan smartphone dan tablet bukan lagi hal aneh. Malahan orangtua sudah "mendoktrin" anaknya harus bisa bersosial media, agar tak gagap menghadapi perkembangan teknologi.

Banyak orang memamfaatkan internet sebagai sarana bisnis, branding, dan sarana komunikasi paling efektif yanng ada sekarang ini.

Data dari : Isparmo.web.id

Dari data pengguna internet Indonesia berdasarkan usia, bisa kita lihat pengguna di umur 10-24 cukup banyak di angka 18.4%. Tidak heran, internet punya peran penting dalam menyampaikan sebuah informasi yang bisa diakses semua kalangan.

Bagaimana caranya mengakses sebuah situs web di internet?

Kita cukup memasukan keyword pada situs pencari, maka link item yang kita cari keluar beserta informasi lengkapnya. Contoh, saya menulis Dumet School, maka semua informasi tentang Dumet School, akan keluar seperti ini.



WEBSITE dan KEGUNAANNYA

Bagaimana sebuah website bisa muncul di halaman situs pencari dengan hanya mengetik keyword saja? Tentu pertama kali kita harus me-register web di internet. Nah keberadaan web inilah yang digerakkan oleh search engine untuk mencari hiperlink pada internet.

Tapi sebelumnya pengen tau kan website itu apa? Kalo bagi pengguna sosial media (blogger, vlogger, instagramer, dll), mungkin sudah paham website itu seperti apa? Karena blog juga merupakan sebuah website. Namun, bagaimana dengan yang jarang bergelut dengan internet? Tentu akan terasa asing kan ya? Melalui gambar diatas, sedikit banyak kita bisa menyimpulkan, apa itu website.

Website adalah satu halaman web yang berisi sekumpulan data/informasi bisa berupa teks, gambar, video dll, melalui link yang ditanam pada internet. Biasanya diawali dengan www. Walau menulis keyword saja pada situs pencari, namun konten dalam website tetap diawali dengan www.



Banyak website yang bermunculan seiring berkembangannya internet di belahan dunia. Orang dengan mudah membuat website, hanya hanya berbekal sebuah email. Nah email ini lah yang memudahkan kita untuk me-register sebuah web.

Tujuan dibuatnya website adalah sebagai sarana mengenalkan "sesuatu" kepada masyarakat luas melalui halaman pada website, dengan  hanya mengetik URL nya saja. Semua data akan muncul secara detail.

INGIN MEMBUAT WEBSITE?

Banyak orang ingin membuat website tapi tidak begitu faham untuk memulainya. Email sudah ada, langkah selanjutnya apalagi nih? Sepertinya kalau sudah mentok seperti ini, kita membutuhkan seorang ahli di bidang website.

Tidak perlu cemas. Cukup mencari sebuah website tempat kursus terbaik yang banyak tersebar di dunia maya. Salah satunya DUMET School. Disini kamu akan diajarkan cara membuat web dari nol, bukan dari template. Step by step akan dibimbing oleh instruktur profesional yang berpengalaman di bidangnya.

Tapi bisa gak saya membuat desain sesuai keinginan saya?
Gampang. Soal desain, bisa berkreasi sesuai yang kamu suka. Mau desain sederhana, clasic, chic, vintage, dijamin kamu akan bisa otak-atik sendiri. Karena di DUMET School dijamin 100% kamu langsung bisa membuat website profesional.

DUMET School adalah sebuah tempat Kursus Website Terbaik. Dengan program Kursus Website, Digital Marketing & Desain Grafis yang memiliki jadwal yang fleksible, diajar sampai bisa dan bisa konsultasi gratis seumur hidup. Syaratnya tentu harus mendaftar dulu di DUMET School ya?

Lokasinya Dimana?
Ada di 5 lokasi yang bisa dijangkau, Kelapa Gading, Grogol, Tebet, Srengseng, Depok. Lokasi tepatnya silahkan meluncur ke www.dumetschool.com.


Bila Sudah Mendaftar...
Di DUMET School murid bebas dari kalangan mana saja, mulai dari pelajar, mahasiswa, dosen, staff profesional dan pemilik bisnis. Walaupun hanya satu murid, tetap diajar sampai bisa. Tertarik? Mau daftar?

Pengen tau apa saja yang kamu dapat setelah mendaftar disini:

  • 8 kelas pembelajaran yaitu HTML & CSS, Bootstrap, jQuery Plugin, Javascript & jQuery, Photoshop, PHP & MySQL, Object-oriented programming (OOP), dan PHP Framework *
  • Akses untuk belajar di DUMET School sepuasnya sampai BISA dan memiliki hasil karya
  • Akses ke iLab (sistem pembelajaran yang bisa anda akses dimanapun dan kapanpun)
  • Bisa reseat (mengulang kelas) sepuasnya
  • Disupport seumur hidup dan gratis konsultasi selamanya
  • Sertifikat Web Master dengan No. DIKNAS



Biaya Bagaimana?
Soal biaya mah relatif. Namanya ilmu gak bisa diukur sama uang, ya nggak? Biaya di DUMET School berkisar antara 7.6 juta ~ 14.9 juta. Lama kursus 2 bulan sampai 5 bulan dengan materi pilihan kursus Pro, Premium dan Ultimate.

Nah, tunggu apalagi, sudah dapat gambaran untuk tempat kursus web terbaik? DUMET School bisa jadi priority pilihan kamu. Buruan daftar, DUMET School Tempat Kursus Website Terbaik 2018, versi saya. Kalau kamu?

DUMET SCHOOL
Email : info@dumetschool.com
Telp : 021 2941 1188

2 komentar:

Terima kasih telah berkunjung ke blog saya, silahkan berkomentar dengan sopan.

Gulai Sotong Sasa Santan ala Mommy Queen

December 22, 2017 Yulia Marza 1 Comments



Tinggal dan besar di pesisir pantai, sangat cukup bagi saya menikmati makanan laut. Mulai dari ikan, sotong, udang, kepiting dan banyak lagi yang lainnya. Semuanya masih segar, karena dibeli langsung dari nelayan yang pulang melaut.

Waktu kecil, mama saya paling suka masakan bersantan. Atau di kampung kami disebut menggulai. Mungkin karena pohon kelapa banyak tumbuh disekitar rumah ya, yang menjadi alasan Mama lebih sering menggulai. Biasanya pilihan kelapa lebih ke kelapa tua, karena kandungan santannya lebih banyak dan lebih mudah dikupas.

Salah satu gulai andalan mama saya adalah Gulai Sotong. Siapa yang gak kenal sotong? Hewan tipis yang punya delapan lengan dan tentakel ini, sangat nikmat untuk dikonsumsi. Sotong kaya akan karbohidrat protein, mineral, vitamin dan lemak. Namun bila terlalu banyak dikonsumsi, bisa menimbulkan kolesterol.

Sampai sekarang pun saya tetap rajin membuat gulai sotong. Resep warisan mama, juga disukai anak-anak. Karena sudah di perantauan, saya memilih santan yang praktis tapi tidak mengandung bahan pengawet. Pilihan saya jatuh pada Santan Sasa.


Kenapa Santan Sasa? Santan Sasa memiliki kualitas sama dengan santan kelapa hasil parutan sendiri. Yang terbuat dari santan kelapa segar yang sudah matang dan siap pakai. Saya sempat mencium dan mencicipi aroma Santan Sasa sebelum dimasukan ke dalam wajan. Ternyata aroma dan rasanya, sesegar kelapa yang baru diparut.

Pengen tau bagaimana saya membuat Gulai Sotong ala Mommy Queen? Yuk kita bagi dibawah ini.

Bahan dan Cara Membuat Gulai Sotong

Sebelum membuat Gulai Sotong, tentu kita menyiapkan bahan terlebih dahulu. Karena saya keluarga kecil, dengan dua anak, maka resep saya sesuaikan dengan jumlah anggota keluarga.

Bahan-bahan :

Sotong 1kg potong dua.
Tahu 2 biji
Kelapa parut 1/4, atau kamu bisa  menggunakan Sasa Santan Kelapa
Cabe merah giling 1ons
Bawang merah 4 siung
Bawang putih 3 siung
Lengkuas 1 ruas jari
Jahe 1 ruas jari
Kunyit 1 bij ( seukuran kelingking)
Kemiri sesuai selera
Daun Salam 2 lembar
Daun Jeruk 2 lembar
Sereh 1 batang, memarkan

Bahan yang dihaluskan
Bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, kemiri dan lengkuas.

Cara Membuat Gulai Sotong

Panaskan minyak, tumis bumbu halus beserta cabe merah giling, daun salam, daun jeruk dan sereh. Aduk sampai rata sampai berbau wangi. Masukan sotong, beserta satu bungkus Santan Sasa kedalam wajan menggunakan api sedang. Aduk kembali, lalu tambahkan satu bungkus santan sasa beserta tahu putih 2 potong. Kecilkan api, aduk sampai kelihatan berminyak. Tunggu beberapa saat. Setelah cukup matang, Sotong ala Mommy Queen siap dihidangkan.

Itu bahan asli dari mama saya, tapi semenjak tinggal di Batam, saya cukup membeli bumbu yang sudah dihaluskan pada pedagang langganan saya, yang kebetulan orang Padang juga. Bumbunya sama, cuma dalam versi halus saja.

Pas saya coba, tastenya gak kalah dari masakan restoran. Bumbu sih beda, bila dimasak dengan Santan yang berkualitas, akan tetap menghasilkan cita rasa berkelas.

Nah, itu dia cara membuat gulai sotong ala saya. Sekarang masak lebih mudah karena ada Sasa Santan, Aslinya Santan, yang membuat masakan saya lebih yummy dan menjadi santapan lahap anak-anak saya.

Selamat mencoba.



1 komentar:

Terima kasih telah berkunjung ke blog saya, silahkan berkomentar dengan sopan.

Bugar dan Sehat di My 2018 Resolution

December 16, 2017 Yulia Marza 33 Comments

Photo by Pixabay

Tahun 2018 sudah di depan mata. Biasanya di momen pergantian tahun itu, selain identik dengan keramaian, pesta kembang api, bunyi terompet dan segala hiruk pikuknya, kita juga punya tekad dan janji untuk melakukan sesuatu, yang dikenal dengan Resolusi.

Bunda sudah punya resolusi? Apa nih resolusi Bunda di 2018? Apakah ingin beli baju baru, mobil baru, rumah baru, atau mungkin suami baru? Hahaha, jangan dong ya?

Resolusi menurut KBBI :
resolusi/re·so·lu·si/ /rĂ©solusi/ n putusan atau kebulatan pendapat berupa permintaan atau tuntutan yang ditetapkan oleh rapat (musyawarah, sidang); pernyataan tertulis, biasanya berisi tuntutan tentang suatu hal.

Setiap orang pasti punya Resolusi ya Bun. Listnya tentu berbeda setiap pria dan wanita. Biasanya kaum hawa lebih banyak membuat resolusi. Isinya bisa dibilang hampir sama ya, walau beda versi. Malah kadang terlihat tidak realistis. Misalkan saja ingin terlihat cantik, mendapat jodoh, keliling dunia, menikah, shopping, memiliki rumah, menurunkan berat badan (yang ini paling banyak), dan lain sebagainya.

Beda dengan pria. Kaum Adam yang bersifat simple, santai, dan gak ribet, so pasti resolusinya tidak sebanyak kaum hawa. Misalnya berhenti merokok, bekerja keras dan menjadi suami yang baik.

Nah, sekarang yang jadi pertanyaan, apakah semua list resolusi bisa ter-catch up? Dari hitungan 100 persen, mungkin hanya 40 persen saja yang bisa terlaksana. Kok bisa? Iya, banyak sih penyebabnya. Bisa jadi tidak konsisten, malas, terlalu memaksa, dan bingung tidak tahu mana yang harus diprioritaskan. Alhasil, beberapa list resolusi, malah jadi cerita bersambung hingga tahun depan.

Wajib Gak sih Membuat Resolusi?

Walau sebagian orang menganggap resolusi hal sepele, namun gak ada salahnya membuat resolusi. Setiap individu punya siklus kehidupan yang tidak diketahui orang lain. Itu bisa saja baik, bisa juga buruk. Dampak dari rentetan peristiwa yang dialami dalam setahun itulah yang dirangkum hingga menjadi sebuah resolusi.

Malah baik bukan? Setidaknya kita punya wishlist apa yang ingin kita capai ke depannya. Tidak perlu resolusi yang terlalu tinggi. Sesuaikan saja porsi dan takarannya. Sedikit tapi pasti, akan lebih bermakna daripada banyak tapi tertunda..


MY 2018 RESOLUTION

Sama dengan yang lain, saya pun punya resolusi. Bukan Resolusi baru sih, tapi kelanjutan dari list resolusi saya di tahun sebelumnya, yakni "bagaimana tetap sehat dan bugar di 2018"

"Sehat itu mahal"

Pernah dengar kan yah ungkapan seperti itu? Sebenarnya sehat itu sangat murah, bila kita mau menerapkan gaya hidup sehat. Akan menjadi mahal, tatkala sistem imun tak bisa lagi membendung serangan virus/kuman yang masuk ke dalam tubuh, hingga membutuhkan dana yang tidak sedikit untuk perawatannya. Di situlah kata "sehat" menjadi mahal.


Bagaimana agar tubuh saya sehat dan bugar di 2018 ?

1.Olahraga secara teratur.
Olahraga penting untuk kesehatan. Selain membuat tubuh bugar, berolahraga juga membuat sirkulasi darah menjadi lancar. Timing olahraga saya di pagi hari atau sepulang kerja. Jadwalnya seminggu 4 kali, dengan selang waktu sehari sekali. Misalnya hari senin aerobic, selasa saya stop dulu dan mulai kembali di hari Rabu, begitu seterusnya.

2. Medical check-up.
Di usia yang sudah lewat 35, saya wajib melakukan medical check-up 6bulan sekali. Bisa dengan general check-up atau melakukan pap-smear. Tanggal tidak saya tentukan, tergantung situasi sih ya.

3. One day one juice.
Selain berolah raga, konsumsi juice sangat penting untuk menunjang sistem imun tubuh. Satu gelas juice sehari, cukup membuat tubuh saya kembali fit dan mengembalikan kekenyalan dan keelastisan kulit. Siapa sih yang ingin terlihat muda di usia yang hampir 40 ?.

4. Positive Thinking.
Ini yang paling penting. Pikiran sehat dan selalu berpikiran jernih, bisa membuat awet muda juga lo. Jauhkan pikiran buruk, bila terjadi hal yang tidak diinginkan menimpa kita, ambil saja hikmahnya, dan tetap melangkah maju. Pikran positive akan mengeluarkan aura positive juga.

Sakit dan Langkah Cerdik dari saya

Sakit bisa menyerang siapa saja. Sebagai Ibu yang masih punya anak balita, saya gak mau tubuh saya  lemas yang memaksa saya hanya bisa terbaring lemah di tempat tidur.

Istirahat yang cukup, dapat membantu saya pulih dengan cepat. Walau dalam keadaan lemah, naluri keibuan saya tetap mengatakan "jangan sakit kelamaan, anak-anak menunggumu Bun".

Anak-anak selalu menjadi alasan utama saya untuk sembuh dengan cepat. Pemicu semangat hidup, yang secara tak langsung membuat tubuh bereaksi seimbang dengan obat.

Untuk memulihkan kondisi tubuh setelah sakit, saya rajin mengkonsumsi buah dan sayur. Tak lupa satu tablet vitamin untuk mengembalikan daya tahan tubuh setelah sakit.

Pilihan saya jatuh pada Theragran-M, vitamin yang bagus untuk mempercepat masa penyembuhan.

Mengapa Theragran M?
Tiap tablet gula Theragran-M mengandung Vitamin (A, D, B1, B2, B6, B12, Niasinamida, Kalsium Pantotenat, C, E) dan Mineral (Iodium, Besi, Tembaga II, Mangan II, Magnesium, Seng) yang membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral pada penyembuhan setelah sakit.

Cukup diminum satu tablet sehari, sudah memenuhi kebutuhan vitamin saya pada masa penyembuhan setelah sakit.




Multivitamin Theragran-M ini, diproduksi oleh PT. Taisho Pharmaceutical Co.Ltd. Banyak kok tersedia di apotik dan toko obat. Tapi, saya gak perlu beli  lagi, karena sudah ada dikotak P3K di rumah.

Multivitamin-Mineral untuk membantu masa penyembuhan setelah sakit, ya Theragran-M.

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Theragran-M



33 komentar:

Terima kasih telah berkunjung ke blog saya, silahkan berkomentar dengan sopan.

Sedia Tempra Syrup, Panas Anak Turun, Step pun Terkurung

December 10, 2017 Yulia Marza 29 Comments

 Satu cara nyenengin krucils, main di wahana anak

13 tahun lebih menetap di Batam, membuat saya paham akan suasana kota ini. Terlebih cuacanya. Di Batam, musim tidak tergantung siklus kemarau atau penghujan. Malah bisa dibilang siklusnya "aneh". Asal tau aja nih Bun, di Batam itu, hujan panas bisa berganti dalam hitungan jam. Pagi hujan deras, dua jam kemudian sudah berganti panas yang terik. Adakalanya, satu komplek diguyur hujan, komplek sebelah yang hanya berjarak 5 menit, jalanan bersih tanpa tetesan air.

Bunda yang bermukim di Batam, tentu sudah paham dengan fenomena seperti ini. Sistem imun sudah bekerja maksimal pastinya ya. Penyesuaian dengan lingkungan sudah berjalan seiring waktu. Tapi gimana dengan anak-anak?

Sebagai Ibu yang mempunyai dua orang anak, tentu saya khawatir akan kesehatan anak-anak. Saya harus jeli melihat situasi yang kurang bersahabat. Tindakan preventive harus saya ambil, sebelum demam menyerang anak-anak saya. Ibu mana yang tega melihat anaknya yang lincah bergerak kesana kemari, harus terbaring lemah di tempat tidur?

Salah satu langkah preventive saya adalah, melarang anak keluar rumah saat hujan melanda. Apalagi hujan yang didahului oleh panas beberapa hari. Resiko terjangkit penyakit lebih tinggi pada kondisi seperti ini.

Kalau sama si sulung Queen, saya gak merasa was-was banget ya. Alhamdulillah sejak lahir sampai berumur 8 tahun sekarang, tidak ada masalah kesehatan yang begitu signifikan. Saya lebih khawatir sama si kecil Kenzo. Umur Kenzo sih sudah 4.7 tahun. Tapi bila dia demam, saya selalu was-was. Masalahnya, sewaktu kecil Kenzo pernah mengalami step dalam kurun waktu satu tahun.


STEP PERTAMA KENZO

Step pertama, ketika Kenzo berumur satu tahun, sebagai akibat demam yang datang tiba-tiba. Saya masih ingat waktu itu pukul 10 malam. Awalnya Kenzo mengalami panas dingin tak teratur. Sebentar panas, satu jam kemudian berganti sejuk kembali. Ia hanya merengek sebentar, saya bawa tidur sambil mengusap bagian punggung, dia pun langsung terlelap. Cukup pulas. Saya pun menganggap ini tidak terlalu berbahaya.

Namun, menjelang subuh, Kenzo seperti orang kaget, memekik keras, lalu terdiam. Saya pun kaget dan langsung menyalakan lampu. Saya lihat Kenzo seperti menggigil. Tangan meregang, bibir terkatup membiru, dan matanya melihat keatas, sehingga hanya terlihat putihnya saja.

Saya shock. Dan mencoba beberapa kali menepuk pipi Kenzo, berharap ada sedikit suara. Namun Kenzo tidak bergerak, tetap dengan keadaan yang sama. Saya semakin gelisah. Ada apa dengan anak saya?

Bergegas saya bangunkan kakak di kamar belakang (waktu itu masih tinggal dengan kakak perempuan yang belum menikah). Secepat kilat saya selimuti Kenzo dan berlari ke klinik bidan yang kebetulan satu blok dengan rumah kami. Kala itu jam 4 subuh, saat raga lain masih lena terlelap, saya sudah berlarian membawa anak saya antara hidup dan mati. Sampai di tempat bidan Siti namanya, Kenzo belum juga bersuara.

Saya tekan bel berkali-kali, namun tidak ada sahutan dan tanda-tanda sang Bidan akan bangun. Gak mau berlama-lama di sana, saya beralih kerumah Ustad yang juga satu blok dengan rumah kami. Berharap sedikit doa buat kesembuhan anak saya. Salam saya ucapkan, lagi-lagi tak ada sahutan. Namun syukur Alhamdulillah, saat di rumah Pak Ustad ini, Kenzo mulai tersadar, menangis dan menggeliat.

Alhamdulillah..Alhamdulillahirabbil'alamin. Tak henti ucapan syukur saya lafadzkan. Saya benar-benar bersyukur, anak saya kembali bersuara. Dan itu sudah cukup tanda bagi saya, bahwa Kenzo baik-baik saja. Saya yang blank, tidak terpikir akan menindaklanjuti dengan tindakan medis, sebagai antisipasi apa yang telah menimpa anak saya. Yang saya pikir saat itu, membawa Kenzo pulang ke rumah dan memeluknya dengan erat.

Pada kasus Kenzo Step pertama, saya buta sama sekali step itu seperti apa? dan tindakan apa yang harus saya lakukan pertama kalinya bila Batita terserang step. Agak kudet saya memang Bun. Jujur, saya tidak pernah melihat anak step sebelumnya. Dari anak pertama pun tidak ada kasus parah yang pernah terjadi. Itulah mengapa saat Kenzo terserang step/stuip, saya bingung, langkah apa yang harus saya lakukan untuk penanganannya.

Akhirnya, saya menggali lebih banyak informasi mengenai step, baik dari buku maupun googling di internet. Lebih aware aja sih terhadap bahaya step. Mungkin hal yang kita anggap sepele, bila penanganannya salah, bahaya bisa saja mengintai kita.

Sekedar informasi tambahan. Menurut kakak saya, mulai kami berlari membawa Kenzo ada sekitar 12 menit. Berarti anak saya step kira-kira 8 menit saja. Walaupun sama paniknya, dia masih sempat melihat jam sebelum kami berlari keluar rumah.

STEP KEDUA KENZO

Step kedua terjadi di kampung, pada February 2015. Saat itu Kenzo tinggal dengan mertua saya. Gejalanya sama, teriak seperti orang kaget, badan menggigil dan mata terlihat putihnya saja. Kejadiannya pukul 00.30 dini hari.

Sama halnya dengan saya. Mama mertua pun kaget. Namun saat itu Kenzo langsung dilarikan ke rumahsakit terdekat, untuk tindakan medis. Dan kali ini, Kenzo dirawat inap selama dua hari.

Ini benar-benar shocking moment terparah dalam hidup saya. Baik saya maupun mama mertua, sama-sama shock!. Karena di dua keluarga kami (saya dan mertua) tidak pernah ada riwayat step.


TINDAKAN PERTAMA BILA ANAK STEP


"Step adalah istilah umum pada masyarakat yang arti sebenarnya adalah kejang, kejang yang dimaksud dalam hal ini umumnya adalah kejang demam yaitu suatu reaksi kejang yang terjadi pada anak-anak yang disebabkan oleh suhu tubuh yang sangat tinggi." (Sumber : doktersehat.com)

Kalau orang dahulu bilang atau menurut para tetua di kampung, penanganan pertama dengan menggunakan bawang putih. Caranya, bawang putih diusapkan ke hidung anak, tujuannya, agar si anak langsung tersadar.

Ada lagi yang bilang, gigi harus di sanggah pakai sendok agar lidah tidak tergigit. Cuman, untuk hal satu ini agak ribet ya, gak kepikiran juga mau ambil sendok. Kalau pun tujuannya supaya lidah gak tergigit, pasti juga barang terdekat jadi alternatif utama. Misalnya kain bedong, selain aman, juga gak beresiko..

Sedangkan menurut medis (sumber saya ambil dari hamil.co.id), tindakan pertama bila step menyerang anak adalah :
  • Bersikap tenang.
  • Pindahkan anak atau tidak?.
  • Lihat jam anak mulai step.
  • Membantu anak untuk tetap berbaring.
  • Pindahkan semua benda berbahaya di sekitar anak.
  • Berikan bantalan di sekitar kepala anak.
  • Jangan meletakkan apapun dibawah mulut.
  • Temani anak setelah sadar.
  • Periksa kondisi anak.
  • Lihat kembali waktu setelah anak step.
  • Menemani anak sampai anak membaik.
  • Periksa saluran pernafasan anak dan suhu tubuh anak. 
  • Jangan memberi makanan dan minuman.
  • Berikan obat demam dari rektal.
  • Pergi ke dokter.

BILA SI KECIL DEMAM

Working mom seperti saya, tentu tidak punya waktu full 24 jam bersama anak. Waktu santai hanya menjelang weekend. Namun saya selalu berusaha memantau keadaan anak-anak, walau sedang bekerja. Kebetulan anak-anak saya titip pada kakak perempuan saya.

Situasi dan mood kerja akan berubah, bila salah satu anak terserang demam. Rasa gelisah, was-was selalu menghantui saya. Sedikit trauma sih. Bayangan Kenzo step dahulu, masih tersimpan di memori otak saya. Kalo Queen sih aman-aman saja ya, tapi tidak dengan Kenzo.

Kenzo tuh, paling suka menggambar dan main puzzle. Sudah puluhan puzzle berhasil disusunnya, dalam waktu kurang 10 menit. Pernah saya coba lomba paling cepat isi puzzle. Hasilnya, saya kalah! Kata orang sih, anak step itu ada dua kemungkinan ya, kalau gak kelainan fisik, ya pintar. Benar gak sih?

Keseharian Kenzo mengisi puzzle

Walau Kenzo tidak pernah mengalami step/kejang sampai di umurnya sekarang ini, namun saya tak boleh lengah. Kondisi anak demam, tetap pokok utama yang harus diwaspadai.

Sekarang, saya tak perlu cemas lagi. Untuk Kenzo, saya sudah sedia Tempra Syrup. Mengandung paracetamol, yang membantu menurunkan panas dan meredakan nyeri. Selain aman dikonsumsi, obat ini juga aman di lambung. Dengan kandungan rasa anggur di dalamnya, tentu obat ini disukai anak-anak.

Ada satu lagi nih kelebihan Tempra Syrup. Bila obat sirup lain dikocok dulu sebelum diminum, Tempra Syrup tidak perlu dikocok, larut 100%. 

Soal dosis, Bunda gak perlu bingung. Pada kotak kemasan bagian luar, terdapat takaran dosis sesuai umur. Ada gelas takar juga lo di dalamnya. Jadi Bunda gak perlu ragu, Tempra sudah memberikan takaran dengan dosis tepat (tidak menimbulkan over dosis atau kurang dosis).




Saya sudah temukan solusinya pada Tempra, menurunkan panas dan Meredakan Nyeri. Tempra Syrup untuk Kenzo dosis 7.5ml dan Tempra Forte untuk Queen dosis 5ml - 10ml sekali minum.

Kalau saya sudah, Bunda kapan?

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan dan Tempra.



29 komentar:

Terima kasih telah berkunjung ke blog saya, silahkan berkomentar dengan sopan.

Beruntung Bertemu Arie Untung Saat Launching Bolu Awak

December 04, 2017 Yulia Marza 17 Comments


Satu lagi hadir kue kekinian yang menambah list oleh-oleh dari Batam. Namanya Bolu Awak. Brand kue milik Arie Untung dan Fenita Arie ini, merambah kota Batam dengan meluncurkan 3 varian rasa pertama. Yakni Cheese Tart, Japanese Cheece Cake dan Taro Cheese.

Sebelumnya Team Bolu Awak telah mengundang Blogger, Vlogger, Media dan Selebgram Batam untuk pre-launching pada 1 Desember 2017 di D-Four Cafe. Sayang, saya tidak bisa ikut karena ada kerjaan. Namun saat Grand Opening 3 Desember 2017 kemarin, saya ikut hadir dan memeriahkan acara yang juga dihadiri oleh owner Bolu awak sendiri, yakni Arie Untung.

Ceremony saat Launching Bolu Awak

Saya tiba di tempat acara pada pukul 10.30 WIB dengan menaiki gojek. Awalnya saya mau pergi pake motor, tapi demi keselamatan (karena saya bawa anak) terpaksa naik transportasi ojek online dari Batam Centre, menuju tempat acara berlangsung.

Lokasi acara sendiri tepatnya berada di Ruko KDA Junction Blok D. No.9 Batam Centre. Jujur, saya yang sudah 15 tahun di Batam, tidak familiar dengan lokasi ini. Yang saya tahu hanya ada perumahan menengah ke atas di sekitar sini. Dan salah satu yang terkenal, ya perumahan KDA ini, atau Kurnia Djaya Alam.

Awalnya sempat bertanya sama mbak Annisa, yang selalu datang duluan dari teman BK lain, yang memberi petunjuk tempat acara melalui WA. Walau sedikit nyasar (mas gojek juga gak tau posisi persis), akhirnya sampai juga dengan selamat.

Terlihat diantara barisan kursi, sudah banyak teman Blogger yang datang. Duduk dan bergabung dengan teman BK di bawah tenda biru, eh..tenda biru.. Desy Ratnasari dong ya, maksudnya tenda warna-warni. Sambil menunggu Mas Arie datang, saya mencoba Taro Cheese yang dibawa kak Sarah. Hmm...yummy, boleh icip-icip dulu lah mumpung acara belum mulai.

Sekedar info, saat launching Bolu Awak kemarin, tamu undangan tidak hanya Blogger, Vlogger, Media dan Selebgram saja. Tapi Ibu-Ibu dari beberapa komplek perumahan Batam Centre, Sungai Panas dan sekitarnya, juga turut menghadiri acara ini. Selain itu, ada juga dari komunitas MoGe, yang ikut hadir memeriahkan. Banyak yang mengabadikan poto ama Moge Harley Davidson lo. Sayang banget, poto yang saya ambil blur..Huaaa.

Pukul 11 lewat, rombangan Mas Arie Untung datang dengan menggunakan dua bis. Semua pada berdiri mengabadikan poto sang artis. Cekrak cekrek ampe abis batere. Sayang banget istrinya, Fenita Arie gak datang, karena sedang sakit. Padahal saya pengen banget liat Mbak Fenita dari deket.

Tapi sudahlah, belum rejeki saya melihat Mbak Fenita langsung, sementara liat di televisi saja.

Back to the topic. Acara dibuka dengan tarian sekapur sirih dan dilanjutkan oleh sepatah dua patah kata sambutan oleh Mas Arie Untung. Yang selanjutnya Mas Arie melayani pembeli yang sudah antre di counter kue. Sementara kami hanya duduk manis sambil menunggu antrian.

Tari Sekapur Sirih

Kata sambutan dari Mas Arie Untung
Antrian pembeli


Penasaran dengan Varian Kuenya?

1. Cheese Tart
Saya belum cicipi kue ini, sekilas diilihat dari penampilannya, seperti ada toping di luar cake. Yup, dari artikel teman BK, kue ini ada rasa crunchy nya dari toping bagian luar. Sedap ajep nih, pengen nyicip.

Cheese tart. Photo taken from Hijabtraveller

2. Japanese Cheese Cake
Sama dengan Cheese Tart. Sayajuga belum coba cicipi ini. Dilihat dari tekstur lembut banget, bisa di geal geol juga. Dari link yang satya baca lo.

Japanese Cheese Cake. Photo taken from Jalanrina

3. Bolu Kukus Taro Cheese
Bolunya lembut banget. Keju ama bolunya sih endes ya, tapi rasa ubi ungunya jadi hilang kelindes rasa manis cake ini. 

Bolu kukus Taro Cheese. Photo taken from Jalanrina

Range harga 25.000 - 75.000.

Blogger Kepri in Action. Photo by Mbak Dian

Bagi yang mau mencoba kelezatan Bolu Awak ini, silahkan meluncur ya gaes, ke alamat di bawah ini.

Bolu Awak
- Ruko KDA Junction Blok D No.9 Batam Centre
- Hotel Vanilla, Jln Pembangunan Blok VI, Penuin Batam
Telp : 0811 666 6776

17 komentar:

Terima kasih telah berkunjung ke blog saya, silahkan berkomentar dengan sopan.

Shopping Cerdik Saat Harbolnas

November 27, 2017 Yulia Marza 6 Comments


Perempuan itu hobi banget shopping. Kalo nge-mall, adaaaa aja barang cantik yang menggoda matanya. Kalo gak tas, baju, sendal, lipstick, sampai aksesoris rambut pun jadi target utama. Semua barang bagus maunya diborong semua. Bisa kalap mata kalo dibiarkan. Urusan kantong mah belakangan. Barang di tangan, sekali buka dompet, lihat tagihan, langsung deh nangis di pojokan. Huaaaa.

Gak perempuan namanya kalo gak punya 1000 cara untuk shopping. Yang namanya diskon, harga murah, bazaar, cuci gudang, pantang ketinggalan. Cuss..meluncur. Satu gerakan, dua tiga semua dapat.

Lain dulu lain sekarang kan yah. Kalau zaman saya sekolah dulu, saya bela-belain gak jajan di sekolah, supaya uang saya terkumpul untuk beli barang yang sudah diincar. Kalau pun masih kurang, minta juga sih ama orangtua.

Saya masih ingat, benda yang pertama kali saya beli dari uang jajan adalah sebuah buku diary. Dulu diary menjadi benda yang amat penting untuk curhatan. Selain itu, diary juga berfungsi untuk penukaran informasi antar teman. Seperti ngisi biodata diri, nama, alamat, artis favorit, penyanyi favorit sampai kata-kata mutiara. Wkwkwkwk..kids jaman now mana tau yang kek gini?

Kalo dipikir-pikir, uang 10.000 aja jaman dulu masih bisa kebeli beberapa item buku. Harga belum semahal sekarang. Tahun 90-an itu, semua masih pada murah. Pengeluaran belum banyak, uang jajan masih bisa tersisih. Gak ada hape,  gak ada beli pulsa dan kuota soalnya. Hehe.

Tapi lupakan tentang diary. Saya akan me-rewind sedikit soal selera shopping saya saat masih berstatus "single happy" dan setelah punya anak.

Saat masih sendiri tapi sudah bekerja, saya hampir rutin beli baju dan celana panjang. Belinya sih sehabis gajian. Biasanya untuk baju, saya beli 4-5 potong, mulai dari kemeja, kaos, kardigan dll. Sedangkan celana, saya lebih nyaman dengan jeans. Lebih nyantai aja sih. Lagian waktu itu saya suka dandanan yang casual.

Shopping rutin yang saya lalukan tiap bulan, mulai menjadi masalah tatkala baju menumpuk dan kerepotan mau di keep dimana. Secara, lemari hanya cukup menampung beberapa helai baju saja. Maklum anak kos, ribet kalo pake lemari besar. Ntar pindahan..beraaat..

Jalan keluarnya, ya..terpaksa tiap pulang kampung, saya bawa semua buat oleh-oleh. Daripada useless, mending dikasih ke saudara atau orang yang membutuhkan, ya kan?

Lain lagi setelah menikah. After got married dan memiliki anak, selera shopping saya malah meningkat. Bukan buat pribadi lagi sih, tapi lebih ke anak. Para emaks pasti tau nih kalo dah shopping, prioritas utama pasti buat anak, anak dan anak.

Iyess sih. Saya juga. Apalagi anak pertama saya perempuan. Tiap ke mall, lihat baju anak cewek tuh, duh..pengen ngeborong semua. Bajunya tu lucu-lucu banget, warna-warni dan menggoda iman saya buat ngebeli. Belum lagi aksesoris, sepatu dan legging yang semuanya bagus-bagus.

Namun setelah melahirkan anak kedua, 2013, urusan shopping jadi agak repot. Soalnya mesti bawa krucils kiri dan kanan. So, kalo nge-Mall, paling sekali sebulan, bahkan gak pernah sama sekali.

Udah brenti shopping dong?
Gak juga sih, nge-mall sih jarang, tapi sekarang belanja nya via online aja. Beli online lebih mudah, kita tinggal buka aplikasi, di dalamnya udah tersedia semuanya. Tau dong, jaman udah canggih banget, semua transaksi bisa dilakukan dalam satu genggaman. Cuma perlu handphone, kuota, semua jadi mudah. 

Kenapa mudah?
Iyess la. Rata-rata Mak pekerja seperti saya, tidak punya waktu lagi untuk hanya sekedar shooping di Mall. Dah repot dikerjaan, pulang dah ngurus anak. Me time nya cuma pas anak-anak sudah bobo.

Sekarang para Emaks sudah cerdas, sudah melek ama teknologi. Apa yang dicari tinggal buka e-commerce dan online shop, semuanya tersedia dari ujung rambut sampai ujung kaki. So, tak perlu lagi buang-buang  waktu ke mall. Cukup klik, pesan dan transfer. Barang nyampe ke alamat tujuan.

Apalagi spot untuk shopping. Hampir 90 persen e-commerce dan online shop, menghiasi halaman media sosial. Nafsu ngeborong pasti memuncak. Mata pasti jadi kalap liat barang bagus-bagus. Eits, perlu waspada juga nih, jangan sampai sifat konsumtif menghantui kita.

Cara mudah mensiasati hasrat shopping yang menggebu-gebu, dengan banyaknya kemauan, tapi mau harga yang murah. Gampang, Desember ini Harbolnas kembali digelar. Kamu bisa berbelanja di ZALORA Indonesia. Karena di ZALORA, memasuki akhir tahun, kamu akan menemukan banyak sekali diskon yang menarik. Pada bulan Desember nanti, kamu dapat belanja sepuasnya di momen HARBOLNAS 2017 di ZALORA Indonesia. Cek di sini untuk melihat penawaran menarik Harbolnas 2017 di ZALORA.

Photo was taken by Zalora

Ada tips cerdas nih dari saya, saat belanja di hari HARBOLNAS :

BUAT LIST YANG MAU DIBELI

Ini yang paling penting. Dengan membuat list. kita langsung menuju item yang kita tuju. Abaikan yang lain. Apa yang dibutuhkan fokus saja, dan abaikan godaan yang mungkin murah saat di klik, tapi kita tidak butuh item tersebut saat itu.

CEK HARGA BEFORE and AFTER 

Harga before dan after juga hal yang gak kalah penting. Teliti sebelum membeli, mungkin makna kata yang bernilai banget. Jangan sampai kita membeli harga yang sama saat diskon berlangsung. Ada baiknya buat perbandingan harga. Kalo bisa bandingan harga dengan beberapa toko untuk produk yang sama. Lebih aman kan?

SESUAIKAN DAFTAR BELANJAAN DENGAN ISI KANTONG

Punya hutang sih gak masalah, asal bisa bayar, why not? Namun saat belanja online, alangkah baiknya menakar sesuatu dengan pengeluaran kita perbulannya. Jangan sampai terjadi gali lobang tutup lobang. Kartu kredit membengkak, yang ada malah nambah cicilan hutang.

Gimana? udah dapat tips keren kan menuju HARBOLNAS bulan depan? Siapkan diri menuju Harbolnas 12/12 mendatang. Happy #1212sale shopping  ya gaes. Temukan serunya Hari Belanja Online Nasional  2017 hanya di ZALORA.

See ya to the next story.


6 komentar:

Terima kasih telah berkunjung ke blog saya, silahkan berkomentar dengan sopan.

Hijab Antara Kewajiban dan Gaya Hidup

November 20, 2017 Yulia Marza 12 Comments

Photo was taken from Pixabay

Dalam Islam, pria dan wanita wajib hukumnya menutup aurat. Wajib di sini bermakna, bila dikerjakan berpahala, ditinggalkan berdosa. Statusnya sama bagi setiap muslim yang sudah baligh, berakal & bernafas. Cantik atau tidak, baik atau buruk, kaya atau miskin, selama itu wajib, tidak ada alasan seorang muslim untuk tidak menutup auratnya.

Banyak ayat alqur'an yang menjelaskan tentang aurat seorang muslim. Namun semua kembali ke individu masing-masing. Mau menjalankannya atau tidak. Yang namanya wajib, ditinggalkan, ya akan ada konsekuensinya. Wajib tetap lah wajib, tidak akan pernah berganti menjadi sunnah, makruh ataupun mubah.

Aurat adalah bagian dari tubuh manusia yang diharamkan untuk dilihat apalagi dipegang kecuali oleh mahramnya. Bagi wanita aurat seluruh tubuh, kecuali muka dan dua telapak tangan. Sedangkan laki-laki dari pusar sampai lutut kaki

Kalo kita lihat, kaum hawa yang paling berat menutup aurat. Godaan dunia lebih besar dibanding patuh akan kewajibannya sebagai muslim. Selain itu ngelesnya juga banyak. Malu, tuntutan kerja, belum datang hidayah, keliatan tua dan banyak lagi yang lainnya.

Bongkar pasang hijab, masih sering kita jumpai. Baik itu di lingkungan sekitar, tempat kerja bahkan public figur sekalipun. Tidak jarang cibiran dan komentar negatif berdatangan dari orang sekitar.

Seperti contoh hangat belakangan ini. Jagat maya dihebohkan dengan seorang artis, Rina Nose, yang kembali tampil tanpa hijab. Disini saya tidak akan menghakimi sang artis, apalagi menghujatnya. Karena saya belum tentu lebih baik dari Rina Nose. Tulisan ini lebih kepada iktibar/pelajaran sih untuk kita semua, agar lebih cerdas mengikuti langkah orang yang kita kagumi.

Jujur saja, saya awalnya juga kaget saat berita ini ramai diperbincangkan. Saya langsung meluncur ke akun Instagram @Rinanose16 untuk mencari kebenaran beritanya. Bukan kepo sih, tapi gak yakin aja, penasaran. Hehe.
Cantik kan yah berhijab. Photo took from IG rinanose

Kejadian ini berawal dari postingan Rina Nose di Instagram di minggu kedua November. Yang akhirnya menuai berbagai komentar netizen. Banyak yang mendukung, namun tidak sedikit yang menghujat. Keputusan Rina Nose melepas hijab secara tiba-tiba, membuat pelaku jagat maya bertanya-tanya, ada apa dengan Rina Nose? 

Fans dan haters berlomba-lomba mencari tau, apa penyebab Rina Nose kembali melepas hijab yang sudah setahun melekat di tubuhnya. Mereka terus memantau akun media sosial Rina Nose. Berharap ada sedikit kabar tentang keputusannya itu. Tapi tidak ada alasan yang jelas mengapa Rina Nose kembali mempertontonkan auratnya.

Netizen yang kecewa, malah mengulik masa lalu Rina Nose yang seorang janda. Bahkan kabar kedekatannya dengan sang mantan suami yang semula mendapat respon positif, malah menjadi kesempatan para haters untuk membully Rina Nose. Mereka menghakimi hanya karena tidak mendapat secuilpun kabar dari berita tersebut.

Yang mereka pikir, seorang idola harus tampak baik dan membuat mereka terkesan. Tapi apa kita tahu bagaimana seorang idola di belakang layar?

Kita tidak perlu heran dan bertanya-tanya. Dalam dunia artis bongkar pasang hijab, pindah agama, kawin cerai, itu sudah biasa. Tinggal kita pilih akan mengikuti siapa? Karena menyukai seseorang tidaklah dilarang. Fans harus cerdas memilih siapa yang bisa ditiru dan siapa yang tidak. 

Tak perlu juga berspekulasi, apalagi sampai menghujat seorang Rina Nose. Kita anggap saja ini perjalanan hidup dan takdir yang sudah di gariskan yang Maha Kuasa. Karena perjalanan hidup manusia bukan kita yang menentukan. Zat Maha Pemilik yang Maha Tau apa yang sebelum dan sesudah.

"Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang dikehendakinya dan memberi hidayah (taufik) kepada siapa yang dikehendaki - NYA"  (QS Al Faathir:8).

Sebaiknya kita lebih cerdas, siapa yang perlu kita teladani dan siapa yang tidak. Menghujat dan menghakimi, tidak akan merubah takdir seseorang. Seorang muslim hanya harus saling mengingatkan. Lebih dari itu bukan hak kita lagi. Terima atau tidak, kita tidak perlu memaksa. Dosa tanggung masing-masing kan yach.

Iman yang lemah, dan kurangnya ilmu agama lah yang bisa menggoyahkan pertahanan seorang muslim. Saatnya kita kembali ke alquran dan hadist. Perbanyak shalat, karena sholat mencegah perbuatan keji dan mungkar.

Berbuat baiklah selama akhlak belum bagus. Dan tutuplah aurat selagi masih bisa. Sebelum aurat kita ditutupi dengan kain kafan. Wallahualam bisawab.

Mudah-mudahan kita bisa belajar dari perjalanan hidup orang lain, hingga bisa merubah diri kita menjadi lebih baik. Aamiin.

Mudah-mudahan bermanfaat. See ya to the next story.

12 komentar:

Terima kasih telah berkunjung ke blog saya, silahkan berkomentar dengan sopan.

Blogger dan Kamera itu..Seperti Sendok dan Garpu

November 06, 2017 Yulia Marza 2 Comments



Saya newbie blogger. Mulai aktif ngeblog awal tahun 2016. Sebelumnya saya gemar menulis cerpen, memang hobi banget sih baca cerpen. Pernah beberapa kali juga mencoba mengirim hasil cerpen saya ke majalah dan tabloid. Sayang, nasib belum menghinggapi saya saat itu.

Tapi saya tetap menulis. Belajar banyak dari tulisan para cerpenis. Sampai akhirnya salah seorang teman kerja teh Lina www.linasasmita.com (yang ternyata ketua Blogger Kepri), membawa angin segar kepada saya.

Awalnya teh Lina bercerita tentang pengalamannya selama menjadi blogger. Tentang banyaknya koneksi, endorsement, buzzer, placement artikel dan segudang mamfaat lainnya menjadi seorang blogger.

Saya mulai tertarik. Saya pikir, boleh juga nih ngasah kemampuan menulis saya. Nambah ilmu, nambah teman dapat pengalaman juga, apalagi kalo dikelola dengan baik, dapat menghasilkan juga kan dari ngeblog?

Lupakan tentang penghasilan. Dari cerita demi cerita, akhirnya saya diajarkan teh Lina cara membuat blog di blogspost. Dari cara register, sampai ngisi biodata, tuntas diajarkan teh Lina. Nama blog yang saya pilih kala itu, hanya terlintas di kepala www.myimagineidea.blogspot.com. Gak bonafit banget ya.

Jadilah blog saya dengan domain tak berbayar. Diapain lagi nih? Jujur, saya masih buta dan meraba-raba dalam dunia blogging. Saya gak paham apa itu template, Niche, DA, PA, BW, Visitor, Google Analitics dan lainnya. Pokoknya, dalam beberapa minggu blog itu ada, saya masih mengacak dan mengutak atik layout blog dan banyak juga bertanya ke Teh Lina.

Bosan mangutak-atik blog, saya mulai mencoba mengisinya. Selama satu bulan, blog saya sudah terisi beberapa tulisan, walau isinya masih berkisar tentang tips, teman, dan kejadian sehari-hari. Karena waktu itu saya belum memikirkan niche blog. Yang penting isi dulu aja. niche belakangan. Padahal gak ngerti juga sih niche blog itu apa. Hahaha.

Saya mencoba peruntungan mengikuti lomba blog. Walau masih newbie, gak ada salahnya mencoba. Kalah menang itu belakangan. Tapi saya melupakan sesuatu, dari cerita teh Lina, biasanya syarat lomba blog harus domain berbayar. What? Domain? Apalagi nih? Googling di internet, dan mengertilah saya domain itu apa.

Saya beli domain September 2016, dari sebuah situs yang saya googling. Gak lama setelah transfer, domain telah terganti dengan nama saya sendiri yuliamarza.com. Satu kalimat untuk mengungkapkan semua itu..yeeyyy..saya punya personal blog.

Blog saya mulai berkembang. Saya bergabung di grup WA dan Facebook Blogger Kepri (BK), komunitas pertama saya. Dari situ saya banyak belajar dan mulai tau beberapa istilah blog. Saya juga di sarankan Teh Lina masuk grup Blogger Perempuan dan Kumpulan Emak Blogger. Alhamdulillah, dari grup tersebut, banyak ilmu yang saya dapat seputar dunia blogging. Segala macam info tentang blog, terupdate di grup.

Yang paling menguntungkan buat saya adalah waktu bergabung dalam komunitas BK. Saya banyak tahu kegiatan blogger itu bagaimana dan seperti apa. Pernah juga beberapa kali mendapat kesempatan datang ke undangan yang ditawarkan BK, seperti opening kafe, restaurant dan juga buka bersama Ramadhan.

Baca juga : Buka Bersama di D'Merlion Batam

Dari beberapa undangan itu, saya mulai berkenalan dengan anggota BK lainnya. Rata-rata temans BK ngeblog waktu masih jaman multiply, zaman old ke jaman now lah kalo bahasa kekiniannya. Mereka juga bukan full time nge-blog, tapi juga pekerja seperti saya. Profesinya macam-macam, karyawan swasta, reporter, pegawai negeri, guru, pelajar, mahasiswa, jurnalis dan lain sebagainya. Etapi, ada yang selebgram juga loh.

Apa yang saya ambil?
Banyak. Dari desain blog, dan gaya tulisan. Rata-rata gaya bahasa blogger nyantai ya, tapi terarah. Beberapa dari mereka juga punya ciri khas gaya menulis.

Nambah ilmu?
Iyes dong. Dari profil mereka saja sudah keren, pekerja dan sudah berumah tangga, alias makslenial, Ya wajar lah ya tulisan mereka bagus dan enak dibaca.

Seru sih saat kumpul bareng mereka, ada aja yang jadi bahan tertawaan. Tapi satu hal yang jadi perhatian, setiap ada acara ngumpul, temans BK selalu membawa kamera. Awalnya saya diam dan mengamati saja, mau ngapain yah ama kamera gede gitu? Kudet banget lah saat itu. Lagian saya pikir, kalo hanya moto doang, sekarang kan kamera handphone cukup canggih dengan megapixelnya yang cukup besar juga, ya kan?

Dugaan saya salah. Kamera mereka ternyata bagus banget. Hasilnya diluar dugaan saya. Bagus, bening, dan luar biasa. Tapi saat itu, saya belum tertarik untuk memilikinya

Saya kembali menghadiri satu acara Gathering Blogger yang diadakan di salah satu hotel baru di Batam. Dan seperti biasa, temans BK tetap dengan kameranya, dan saya masih setia pake Handphone setengah keren ini. Hehe

Namun kali ini, perhatian saya tertuju pada salah satu kamera temans BK. Kamera berwarna hitam dengan lensa bulat dibagian tengahnya. Bentuknya simple dan sepertinya nyaman banget dibawa. Berdiri di samping saya, otomatis saya bisa melihat langsung kamera tersebut. Sukaaa banget. Pandangan saya tak pernah lepas dari kamera itu. Tiap dia poto objek, saya terus mengamatinya. Sempat bergumam dalam hati. Kapan yah saya punya kamera seperti itu?

Di saat acara berakhir, saya coba mendekati temans BK tersebut dan bertanya jenis kamera yang dipakainya. Kamera Canon Eos 1300d kit 18-55mm hadiah ulangtahun dari suaminya, yang sekaligus menjadi kamera kesayangannya. Wah, baik banget ya suaminya, menghadiahi kamera bagus gitu.


Gambar diambil dari Tokopedia

Namun satu tahun berlalu, saya masih belum bisa membeli kamera dsrl tersebut. Tetap setia dengan Handphone yang gak keren lagi. Padahal bagi seorang blogger kamera tuh penting banget kan ya buat jeprat jepret? Ibarat nasi ama lauk, harus satu paket. Tapi yah..belum kesampaian tuk beli. Niat gak sih? hihi

Baru-baru ini saya kembali cek harga kamera tersebut, di salah satu situs belanja online, Tokopedia, yang menyediakan banyak kamera DSLR terbaik. Berharap saya bisa membelinya dari uang gaji saya sendiri. Doakan saya ya man teman?

Di dunia ini, semua bisa kita raih selagi kita mampu berusaha. Bila ada niat, pasti ada cara.

Sekian dulu ya gaes cerita dari saya. See a to the next story. 


2 komentar:

Terima kasih telah berkunjung ke blog saya, silahkan berkomentar dengan sopan.

D'Steam Peranakan Live Seafood, Tempat Nongki Baru Para Penggemar Seafood

October 27, 2017 Yulia Marza 10 Comments


Saya doyan banget makanan laut. Dari kecil saya sudah "dicekokin" Mak makanan laut. Ikan, sotong, kepiting, udang dan semua teman-temannya, bukan hal asing di lidah saya.

Gak heran sih, saya tinggal di Kota Padang yang notabene dekat ama laut. Komplek tempat saya tinggal (kebetulan bapak saya polisi dan tinggal di asrama) dekat ama laut. 10 menit jalan kaki saja, saya sudah sampai di pinggir pantai.

Saya masih ingat, tiap pagi Mak saya sudah pergi ke pantai membeli ikan dari nelayan yang baru pulang melaut. Beberapa kali juga, saya ikut Mak ke pantai dan melihat langsung tangkapan pak nelayan. Ikannya banyak, dan beraneka ragam. Mulai dari yang besar, kecil, berwarna bahkan yang bergigi tajam. Semua masih segar, dan ada juga yang masih hidup lo.

Emang dimasak apa? Kalo di kampung, mengolahnya gak pake lama and ribet. Kalau gak digoreng, digulai ya di bakar. Cepat, praktis dan higienis. Eaa.. Yang paling suka sih kalo Mak saya membuat gulai kuning kepiting yang masih ada telurnya. Wuihh...uenak banget.

Yaaahh...itu hanya memories saat masih di kampung. Sekarang saya sudah menetap di Batam. Udang, ikan, sotong, kepiting masih sering sih saya konsumsi. Walau gak sesegar yang di kampung. Agak susye ciiin... nyari ikan segar di pasar. Banyak yang sudah di es. Kalo ada, itupun rejeki tak terduga anak sholehah. Hihi.

Nah..ngomong-ngomong soal segar nih, di Batam ini banyak tempat makan seafood /makanan laut, yang recomended banget. Ada yang menawarkan tempat yang asyik, harga yang variatif, serta view yang menyegarkan mata. Tinggal pilih aja, teman mau kemana.

Salah satu tempat seafood yang patut temans coba, di D'Steam Peranakan Seafood. Terletak di komplek kampung seraya Blok II No.2 Belakang Hotel Seruni / RS Harapan Bunda, Seraya Batam. Baru saja Grand Opening tanggal 23 September 2017. Tempatnya gak jauh dari shopping mall Nagoya Hill. Di sekitarnya juga banyak hotel untuk temans staycation. Kalo mau meluncur ke TKP (baca: D'Steam), cukup bilang saja Rumah Sakit Harapan Bunda, sopir taksi, Gojek, Gocar pasti tau Rumah Sakit ini. Di sebelahnya posisi D'Steam Peranakan Seafood.

Mengapa D'steam patut temans coba? Karena saya sudah membuktikan kelezatannya. Saya dan teman-teman Blogger Kepri (BK), icip-icip hidangan Seafood di D'Steam peranakan Seafood. Tempatnya asyik banget, cozy, dan ala-ala vintage gitu. Bawa keluarga pasti seru juga. Nah seperti apa keseruannya. Yuk cekidot dibawah ini.

ICIP-ICIP MAKANAN ALA D'STEAM SEAFOOD

Pas nyampe di D'Steam, saya cukup tertarik ya ama tempatnya. Dari tampilan luarnya saja, sepertinya tempat ini dibangun secara semi permanen. Semen dan kayu.

Dari gerbang masuk, saya bisa melihat unsur kayu tampak sangat dominan. Dinding luar dan dalam terbuat dari kayu. Lantainya juga dialasi karpet berwarna hijau. Hmm..jadi penasaran, penampakan dalamnya seperti ya?

Saya mengayunkan langkah masuk untuk ceki-ceki yang akan di poto. Sebelah kiri gerbang masuk, terdapat history terbentuknya nama Peranakan. 3 langkah ke depan terdapat sesi untuk photo booth. Temans yang hobie selfie maupun wifie wajib berpoto disini.

Gerbang masuk D'Steam

Salah satu sudut unik dalam ruangan
Ruang photo booth

Ruang photo booth ini mengingatkan saya akan masa kecil. Barang-barang yang terpajang itu lo, yang membuat saya senyum-senyum sendiri. Ada mesin jahit manual, termos merah, lampu petromak. Dan yang paling buat saya ngakak, masih terpajangnya setrika besi yang lumayan berat itu. Saya masih ingat, dulu kalo mau nyetrika, harus bakar batok kelapa untuk pemanas. Bila apinya sudah mati, trus ditiup dari samping, ada kalanya serpihan batok mengenai baju, yang akhirnya baju terdapat ventilasi, alias bolong. Wkwkwk, jadul banget lah. Btw, kalo temans pernah ngalamin kejadian ini, berarti kita seumuran ya. *Ngomong sambil berbisik.

Lupakan soal baju bolong. Ini saatnya saya melihat spot lain di sekitar D'Steam. Kalau bisa dibilang, lebih ke nuansa alam juga sih ya. Ditandai dengan susunan kayu Vertikal, jarak kira-kira 2cm, yang menghiasi setiap dinding ruangan. Selain itu, di tengahnya terdapat ruang hijau terbuka, etapi bagian atap aja sih. Rumput dan pohon juga tumbuh pada spot segar ini. Sepertinya memang sengaja ditanam. Bagus sih menurut saya, pembersihan udara lah, karena gak sedikit juga kan pengunjung yang ngerokok. Jadi bisa meminimalis pencemaran udara lah ya.

Beranjak ke sisi kanan, saya melihat meja kasir dan aqurium yang berisi menu seafood. Dipilih..dipilih.. mau kepiting, ikan bawal, gonggong, kerang kipas, kijing, rajungan dipilih buk..dipilih...




APA SAJA MAKANAN YANG SAYA ICIP?

Pengen tau kan, makanan apa saja yang kami icip?


1. SOP IKAN PEDAS PERANAKAN
2. KEPITING PEDAS PERANAKAN
3. IKAN ASAM PEDAS KERING
4. STIM JAMUR SHITAKE AYAM
5. AYAM DAUN KEMANGI
6. SAWI MINYAK BAWANG PUTIH

Dan tampang kurang kenyang anggota BK yang pengen nambah lagi.

Poto dibawah sesuai dengan urutan makanan pada list diatas ya. Kalo ditanya soal rasa, lihat saja isi piring yang tak ada sisa. Ludesss. Endess..lah pokoknya.

Harga?
Agak susah ya jawabnya, soalnya di list menu gak ada tertera sih harganya, jadi saya kurang tau juga. Yang bisa saya lihat hanya di aquarium tercantum harga per-ons. Ya..standar lah menurut saya.













D'STEAM PERANAKAN LIVE SEAFOOD
Komplek kampung seraya Blok II No.2
Belakang Hotel Seruni / RS Harapan Bunda, Seraya Batam. 
Telp : 0778 4881809

See ya to the next story. Bye

10 komentar:

Terima kasih telah berkunjung ke blog saya, silahkan berkomentar dengan sopan.