7 Pantai Dekat Bandara Ngurah Rai, Cara Hemat Waktu saat Berlibur

Ada banyak sekali destinasi wisata yang bisa dikunjungi di Bali, meskipun biasanya yang paling sering dikunjungi justru jauh dari bandara. Jika kamu ingin menghemat waktu dan biaya, nggak perlu jauh-jauh menjelajahi pulau Dewata tersebut. Pasalnya, kamu juga sudah bisa menemukan banyak tempat wisata cantik yang dekat dengan bandara. Yuk cek di bawah ini!

1. Pantai Jimbaran, sederet kafe yang menawarkan makanan ringan hingga seafood lezat yang langsung dimakan di pinggir pantai. Wih!

bali-indonesia.com


2. Pantai Tuban, pantai ini masih cenderung sepi karena kebanyakan wisatawan lebih memilih pantai Kuta. Jika kamu berkunjung ke pantai ini akan terasa seperti memiliki private beach.

triptrus.com


3. Pantai Kuta, menawarkan keindahan sunset yang bewarna kemerah-merahan. Di tempat lain nggak jamin bisa dapat view seperti itu.

1001wisata.com

4. Pantai Kendonganan, hanya sekitar 6km dari bandara dan kamu sudah bisa menikmati indahnya pantai dengan pasir putih.

ksmtour.com


5. Pantai Jerman, kembarannya Pantai Kuta yang memiliki puluhan kapal nelayan warna warni yang bersandar.

punapibali.com


6. Pantai Muaya, pantai dengan fasilitas cafe dan surfing keren serta ombak yang menantang.

instagram.com/comankl


7. Pantai Kelan, pantai disebelah selatan landasan pacu Bandara Ngurah Rai ini bikin kamu mandi air dengan pemandangan pesawat yang mondar-mandir.

instagram.com/wildnsf


Sekarang, jadi lebih tahu kan tempat wisata mana yang dekat dengan Bandara Ngurah Rai. Jadi kamu nggak perlu ribet dengan transportasi yang akan digunakan. Selain itu juga mengunjungi pantai yang dekat dengan bandara akan membuatmu lebih praktis dan hemat waktu.

Sumber : qupas.id




Semangat Asian Games 2018, Semangat Kita Semua


Pesta olahraga terbesar Asia kembali digelar. Setelah sebelumnya dilaksanakan di Incheon, Korea Selatan, ajang 4 tahunan ini, akan kembali digelar di Indonesia. Tepatnya tanggal 18 Agustus - 2 September 2018, sebanyak 45 negara akan bersaing memperebutkan posisi terbaik di ajang olahraga terbesar kedua, setelah Olimpiade.

Ini bukan yang pertama kalinya Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games. Di tahun 1962, Indonesia juga pernah menjadi tuan rumah penyelenggaraan Asian Games dan meraih posisi Runner Up. Dengan perolehan medali, 21 Emas, 26 Perak dan 30 Perunggu.

Dan di 2018 ini, Indonesia kembali dipercayakan oleh Federasi Asian Games, setelah Vietnam mengundurkan diri  menjadi tuan rumah, dengan alasan sosial dan ekonomi.


Photo Taken from: Wikipedia

Di Indonesia sendiri, Asian Games akan diselenggarakan di Jakarta dan Palembang. Dua kota ini, akan menjadi tuan rumah, sekaligus saksi bersejarah Asian Games 2018. Akankah Indonesia mampu membuat sejarah baru perolehan medali tertinggi? Atau malah merosot dari sebelumnya?

Kita sebagai bangsa Indonesia, tentu harus optimis, para atlit terbaik bangsa, mampu meraih prestasi gemilang di ajang Asian Games. Doa dan dukungan dari kita semua adalah prioritas utama, mengingat ketatnya persaingan di setiap laga yang dipertandingkan.

Walau Indonesia belum pernah sekali pun meraih juara umum selama periode penyelenggaraan Asian Games 1951-2014, namun optimisme tingkat tinggi tetap kita pegang teguh, mengingat beberapa pertandingan yang diikuti sebelum Asian games, seperti Badminton, Karate dan Athletik, atlit Indonesia mampu meraih posisi terbaik.


SAYA DAN ASIAN GAMES

Dari sekolah dulu saya selalu mengikuti perkembangan Asian Games dari televisi. Walau tak menyaksikan secara langsung, namun ueforia nya seakan sampai pada penonton yang di rumah. Bila sudah pertandingan Bulutangkis, Tenis, saya dan beberapa keluarga, sudah duduk tenang mendukung pemain Indonesia di depan TV.

Bagaimana ikut terharunya saya, saat petenis Yayuk Basuki meraih emas di Asian Games 1990, dan Rexy Mainaky/Ricky Subagja yang juga meraih emas pada cabang Badmiton di tahun 1994. Semua masih terpatri dalam memori saya.

Greget dan ketar ketir mungkin sama halnya yang saya rasakan dengan suporter yang nonton secara langsung. Apalagi bila atlit kebanggan kita berada di final. Sorak sorai, erangan dan rasa kecewa tidak lupa melucur dari bibir penonton di rumah. Yah, itu semua demi mendukung tim kebanggaan kita bertanding.


ABOUT ASIAN GAMES 2018


Photo taken from : Wikipedia


Promosi Asian Games dan Estafet Obor
Asian Games 2018 mulai dipromosikan pada tanggal 18 Agustus 2017 yang bertempat di Monumen Nasional, Jakarta dan Benteng Kuto Besak, Palembang dengan menghadirkan bintang tamu member Girl Generation Taeyeon dan Hyoyeon dari Korea Selatan.

Tidak hanya artis Korea saja yang ikut meramaikan pesta olahraga terbesar Asia ini. Artis tuan rumah pun ikut sumbangsih meramaikannya dengan melakukan estafet obor. Beberapa artis itu antara lain, Dian Sastro, Mikha Tambayong, Chicko Jerikho dan Hamish Daud. Mereka melakukan relay torch dari beberapa wilayah di Indonesia.

Sebelumnya, estafet obor dimulai dari Stadion Nasional Dhyan Chand di New Delhi, di bawa ke api abadi di Mrapen, Jawa Tengah dan berakhir pada Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-73 di Monumen Nasional, Jakarta. Baru keesokan harinya dibawa ke upacara pembukaan di Stadion Gelora Bung Karno.

Maskot Asian Games
Kali ini maskot Asian Games terdiri dari tiga hewan asli Indonesia, yakni Bhinbhin (cenderawasih), Atung (rusa Bawean), dan Kaka (badak bercula satu)

Maskot Asian Games 2018. Photo Taken From Wikipedia

Sedangkan tagline Asian Games 2018 adalah, The Energy of Asia, yang menunjukan semangat menggelora dari sebuah pergerakan.

Akan ada 462 acara dengan 40 cabang olahraga. Pelaksanaannya sendiri berada di 4 tempat, yakni Jakarta, Palembang, Banten dan Jawa Barat. Sedangkan Opening dan Closing ceremony, berada di Gelora Bung Karno, Jakarta.


IMBAS ASIAN GAMES BAGI INDONESIA

Ditengah pro dan kontra Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games, masih terselip "imbas" positif dari pelaksanaan ajang olahraga terbesar Asia ini. Beberapa diantarannya :

  • Ajang Pengenalan Budaya Indonesia
Banyaknya negara peserta yang ikut berpartisipasi dalam Asian Games, tentu tidak sedikit pendukungnya yang hadir untuk menyemangati para atlit mereka. Nah, di sini mereka bisa melihat bahwa Indonesia itu, bukan hanya Jakarta, Bali dan Lombok saja. Akan tetapi masih banyak daerah lain, seperti Palembang contohnya. Tuan rumah ini, juga mempunyai ciri khas daerahnya, seperti makanan (mpek-mpek, kemplang dll) dan juga kain tenun tradisional, songket.

  • Peningkatan Devisa Negara
Tingginya kedatangan para pendukung 45 negara, juga mendongkrak peningkatan devisa negara dari sektor pajak. Ditambah lagi dari pembelian tiket masuk dan maskot Asian Games, selama acara berlangsung.

  • Meningkatnya Sektor Pariwisata
Suporter yang datang tidak hanya duduk, datang dan pergi saja. Tapi mereka bisa sekaligus menikmati keindahan pariwisata daerah tempat berlangsungnya acara. Seperti di Palembang, mereka bisa menikmati indahnya jembatan Ampera, Masjid Cheng Ho, Museum Sultan Badaruddin II dll. Di Jakarta mereka berwisata ke Monas, Ancol, dll. Atau bahkan mereka akan berkunjung ke beberapa tempat wisata lain di Indonesia.

  • Peningkatan omset UMKM
Banyaknya suporter lokal dan luar negeri yang datang, mereka juga memanfaatkan momentum dengan membeli souvenir lokal untuk saudara dan juga teman-temannya. Yang secara otomatis, meningkatkan pendapatan UMKM di daerah tempat berlangsungnya pertandingan.


The Energy to Indonesia, akan tetap dikobarkan, demi mendukung tim-tim terbaik Indonesia yang akan bertanding di Agustus mendatang. Doa terbaik dari saya dan juga pendukung setia Asian Games di seluruh Indonesia. Bermain secara sportif, dan tunjukan kalau kita mampu menjadi tuan rumah yang baik dalam ajang Asian Games 2018.

Optimis buat meraih kemenangan. Tunjukan pada dunia, Indonesia masih punya bibit unggul, walau kisruh internal masih menyeruak di balik pelaksanaan Asian Games. Keep Spirit. Do the best. Demi Indonesia.

Sumber :
Beberapa bahan diambil dari Wikipedia.





Nyari Paket Honeymoon Murah Tanpa Ribet? Traveloka Aja...

Rhadana Hotel Photo taken : rhadana.com

Pulang kerja Jum'at sore, tenda kuning sudah berdiri di sebelah rumah saya. Dua hari lagi tetangga sebelah rumah akan melangsungkan pesta pernikahan anaknya. Ini sudah ketiga kalinya janur kuning melingkar di komplek perumahan saya. Sepertinya, setelah lebaran usai, momen "anak minta nikah" menjamur di mana-mana.

Jadi kebayang waktu saya menikah 9 tahun lalu. Tidak minta nikah juga sih, tapi lebih ke desakan orang tua. Lagipula, selama 4 tahun lebih saya dekat dengan mantan pacar (baca : suami). Orangtua lebih ke "khawatir" saja, takut terjadi hal-hal yang diinginkan. Hehe.

Bagi saya, menikah gak pake standar apa-apa. Tapi gak juga karena desakan orang tua. Banyak sih, yang jadi pertimbangan kala itu. Usia saya sudah di angka 30, masa pedekate yang cukup lama, dan saya pikir, akan kemana sih ujung kedekatan saya dan dia? Tujuan akhir, toh tetap akan menikah bukan? Sekarang atau besok, tetaplah sama. Calon udah ada, dana udah lumayan, apalagi yang mesti ditunggu?

Saya coba utarakan ke dia, kalau Mama saya mau kita cepat-cepat menikah. Lalu saya tanya "kamu  siap? dia jawab siap. Ya, akhirnya kami menikah. Kalau Arman Maulana punya 11 Januari, saya di 17 Januarinya. Tepatnya 17 Januari 2009, saya resmi punya suami. Gak nengok hari baik dan bulan baik. Pokoknya ya udah, tanggal itu aja. Karena menurut saya, semua hari itu baik, tergantung niatnya saja.


SETELAH MENIKAH

Adakah kado spesial yang saya dapatkan? Sayangnya, tidak ada yang spesial. Hanya isi di balik bungkusan kertas kado dan lembaran di balik amplop. Mungkin cinta suami saja yang spesial kala itu. Padahal, berharap ada yang ngasih kado tiket untuk honeymoon kemana gitu? Tapi harapan saya ketinggian. Jangankan berimajinasi paket honeymoon dalam dan luar negeri, paket nginap di hotel dekat kota saya aja jauh dari impian. :)

Tapi tak masalah, honeymoon bukan lah kebutuhan primer saya setelah menikah. Honeymoon bisa kapan saja dan dimana saja. Nyatanya, satu tahun setelah menikah, saya bisa honeymoon ke luar kota. Walau jauh dari kata mewah, namun bila berdua dengan orang yang di sayang, semua jadi luar biasa.


HUNTING TIKET LIBURAN

January tahun depan, pas 10 tahun pernikahan kami. Kalau tak ada aral melintang, saya dan suami akan berencana menghabiskan waktu selama 5 hari di Bali.

Mengapa harus ke Bali? Bali adalah destinasi wisata yang sudah lama saya idamkan. Setelah menikah dan mempunyai anak pun, hasrat itu belum juga terealisasi. Tak mau terus-terusan memendam rasa, saya akan cek tiket pesawat di Traveloka untuk keberangkatan di Januari tahun depan. Kali ini kami berencana naik dari Jakarta saja.

Tiket Pesawat PP

HUNTING PENGINAPAN

Tiket sudah Ok. Hunting penginapan selanjutnya. Kalo mau honeymoon atau pun re-honeymoon, bagusnya cari penginapan dekat lokasi bagus. Seperti dekat pantai, view persawahan, gunung dan semua bentuk yang memicu hormon pereda stres bereaksi.

Beda kalo yang mau explor banyak tempat. Lebih banyak jalannya daripada ngedem di kamar. Bagusnya pilih kamar biasa saja atau ala backpackeran. Yang penting nyaman, bersih dan gak bising. Etapi, tergantung standar kenyamanan masing-masing sih ya. Nyaman bagi saya, belum tentu nyaman tuk yang lain.

Kembali lagi pencarian penginapan. Ceki-ceki hotel di Traveloka dulu ah. Checking hotel di Traveloka ini asyik, banyak pilihan. Sorting lowest price, filter harga dibawah dari 0 ampe 30 jutaan, ada map dan juga review dari pembaca. Sangat memudahkan kita untuk ngecek.



Hasil pencarian di Traveloka, dapat hotel  dengan harga lumayan miring. 5 hari dengan harga 200 ampe 400-an, lumayan kan tuk saving cost? Setelah dihitung-hitung total tiket pesawat ama hotel di harga 5,545,160 rupiah.


HUNTING PAKET HEMAT DI TRAVELOKA

Sebelum payment, saya putuskan balik dulu ke menu awal Traveloka. Ternyata Traveloka menyediakan tiket+hotel sebagai satu paket. Rasa penasaran yang tinggi untuk meng-kepoin nya, Ternyata ada paket untuk honeymoon juga lo. Sesuatu banget gak sih? Saya bisa kasih rekomendasi nih tuk teman saya yang bentar lagi mau nikahan. Pasti dia senang banget tuh.

Paket pesawat plus hotel Traveloka

Di Traveloka kita bisa memesan tiket pesawat dan kamar hotel sekaligus untuk mendapatkan harga yang lebih murah. Dengan memesan keduanya dalam bentuk paket, perencanaan bulan madu kita menjadi lebih praktis dan hemat, karena urusan selesai dalam satu waktu. Ada beberapa paket wisata yang ditawarkan di Traveloka. Mau ke Bali, Lombok, Maldives, Eropa Paris, Karimunjawa, Yokyakarta, Japan, Seoul, dll, bisa pilih sesuka hati.


Paket honeymoon di Traveloka

Gimana hasil pencarian paket honeymoon Bali di Traveloka? Ternyata lebih murah, dibanding pesan tiket pesawat dan hotel secara terpisah. Bayangkan, kalau pesan tiket pesawat hotel Taveloka secara bersamaan, hematnya bisa sampai 20%, tanpa kode promo. Nah, gimana kalau ada kode promo? lebih murah lagi pastinya.




Ngapain capek-capek pesan tiket dulu, baru nyari hotel? Dengan paket pesawat hotel Traveloka, pesan bersamaan lebih mudah, hemat dan saving time. Selisih uangnya bisa saya belikan untuk oleh-oleh anak, teman dan keluarga.


Untuk metode pembayaran, Traveloka menyediakan banyak pilihan yang mudah dan praktis. Gak pake ribet pokoknya. Pake M-Banking, Transfer ATM, Kartu Kredit, bisaaaa.. Kalau saya milih pake M-Banking sih. Cukup pegang HP sambil main ama anak, kirim deh. Praktis, irit, dan ekonomis kan?

Bentar lagi kan Lebaran Haji tuh? Temans yang mau nikah dan akn berencana honeymmon? dah pada pesan tiket belum? Kalo belum, boleh nyobain nih, pesan tiket pesawat+hotel sekaligus. Hemat, mudah dan saving time banget deh pokoknya. Pesan tiket honeymoon? di Traveloka aja.


Chicken Nugget (Sederhana) So Good, Untuk Buka Puasa Queen



"Berbuka dengan yang manis adalah Sunnah. Sesuai kebiasaan nabi Muhammad SAW, yang berbuka didahului oleh ruthab atau kurma basah"
-----***-----

Ramadhan tahun ini, si sulung niat banget berpuasa. Ini terlihat semangatnya dia menyiapkan sendiri mukena dan sajadah yang akan dibawa tarawih. Menjelang tidur pun selalu berpesan, "jangan lupa ya Mi, bangunin Queen sahur"

Wah..seneng banget kan yah, Queen niat puasa atas kemauannya sendiri. Saya sebagai mak nya cukup bangga lah, anak saya sudah mulai paham kewajiban muslim berpuasa selama Ramadhan. Walaupun bagi dia belum wajib (baru kelas dua SD), setidaknya saya menghargai usahanya  berpuasa selama Ramadhan berlangsung.

Haus dan lapar, pasti. Namanya anak-anak, pasti selalu ada cara agar puasa tetap lancar. Salah satunya dengan bermain. Bermain salah satu aktifitas selama Ramadhan yang mungkin gak jauh beda kali ya ama anak-anak seusianya. Habis subuh lanjut tidur dan bangun hampir jam 10an. Kebetulan libur sekolah, jadi waktu leha-leha lebih banyak. Lagipula, kelas satu dan dua, tidak diwajibkan ikut pesantren kilat di sekolah.

Beda bermain beda juga kalau di rumah. Seharian di rumah, kelihatan banget letihnya. Maunya nonton TV seharian sambil baring. Disuruh tidur siang, anti banget. Tapi kalau udah main ama anak tetangga di rumahnya, letih, lapar, haus langsung ilang. Jam 5 balik rumah, baru deh letihnya keliatan. Tapi selama Queen nyaman dan gak terasa lelah, saya sih ngikutin aja

Gimana kalau berbuka? Saat berbuka saat yang paling ditunggu-tunggu. Jajanan kue kering dan basah, serta segelas es buah, selalu menjadi andalan Queen untuk berbuka puasa. Namun tetap sebelumnya, saya selalu membiasakannya berbuka dengan kurma dan air putih. Supaya badannya tetap fit berpuasa, dan tenggorokannya gak sakit esok harinya.


CHICKEN NUGGET SO GOOD WITH TOMATOES SAUCE

Nah, kalau udah puasa full satu hari nih, Queen minta dimasakin masakan kesukaannya. Mulai dari masakan berkuah, seperti sayur bayam, bakso kuah, capcay, dan masakan kering seperti nugget, goreng ayam, telur dadar dan lain sebagainya. Gak terlalu neko-neko sih ya perminataannya. Sederhana dan mudah dikerjakan. Biasanya saya buat variasi makanan agar Queen semangat dan lahap memakannya.

Salah satu masakan yang saya buat saat Ramadhan ini yaitu Chicken Nugget with Tomatoes Souce. Masakan sederhana, gampang dan praktis. Chicken Nugget ini paling sering diminta oleh Queen. Enak lo Mi, kata Queen.

Untuk nuggetnya sendiri, pilihan saya jatuh pada Chicken Nugget Original dari So Good. Karena ini kesukaan Queen banget dengan tiga pilihan rasa. Original, Hot & Spicy, dan Spicy Garlic. Tapi seringnya minta rasa Original sih.

Eh, kepo dong? Kenapa milih So Good sih, kan banyak merek lain?  Hmm.. Gini yah, So Good Chicken Nugget itu, diolah dari daging dada ayam, dan dibalut tepung roti yang renyah. Selain itu, So Good Chicken Nugget hidangan kaya Karbohidrat, Lemak dan Protein, kesukaan Queen banget. Makanya saya selalu  stock Chicken Nugget di kulkas.



Nah, seperti apa cita rasa sederhana banget Chicken Nugget ala Mommy Queen? Yuk Intip.

Bahan-bahan
So Good Chicken Nugget Original
Brokoli
Saus Tomat
French Fries

Cara Membuat
Panaskan minyak dalam wajan, lalu masukan nugget satu persatu untuk digoreng. Pastikan menggunakan api sedanng, agar nugget masak dengan sempurna. Setelah nugget berwarna kecoklatan, angkat dan letakan di piring sementara. Kemudian lanjut goreng kentang seperti menggoreng nugget. Sedangkan brokoli cukup dikukus di atas nasi yang sedang dimasak.


Letakan nugget di samping nasi yang sudah disiapkan, beserta brokoli. Pisahkan kentang pada piring kecil beserta saus tomatnya. Nasi dan Nugget siap dikonsumsi.

#MasakanRumahKhasRamadhan #SogoodXbpn #LebihBaikSoGood


Beli Pulsa dan Bayar Tagihan Listrik, Gampaang.. Shopback-in Aja



Dulu, saya pernah telat bayar air listrik. Capek pulang kantor dan jauhnya tempat pembayaran, yang menyebabkan saya selalu bayar melewati tanggal 20. Namanya dulu kan yah, loket pembayaran air listrik harus ke PLN, atau ke kantor pos terdekat. Mana lah sempat. Kerja kantor saja, usai di pukul 5 sore, sedangkan kantor pos pembantu, jam 3-an udah tutup. Bayar telat, dah pasti kena denda kan?

Gitu juga waktu ngisi pulsa. Pas mau nelpon, bunyinya "sisa pulsa anda tidak mencukupi, silahkan melakukan pengisian ulang" kesal gak sih? Mau transfer dari teman, kartunya beda. Nyari counter pulsa jauuuh.. Terpaksa deh nahan hati gak karuan, kayak nahan airmata jatuh kalo ngiris bawang. Periiiiihhh..

Tapi lain dulu lain sekarang. Hidup sekarang itu enak, gak bikin ribet. Mau cari apapun gampang. Mau nyari alamat, ada GPS. Mau beli baju, sepatu, sendal, tiket pesawat, bayar tagihan air listrik, bahkan beli pulsa pun, gampang banget. Tinggal online aja.

Tahu kan, sekarang banyak banget toko online? Iya, tau. Toko online/online Shop muncul karena tingginya minat masyarakat untuk bertransaksi secara online. Kita dimudahkan bertransaksi dengan banyaknya pilihan kenyamanan dalam satu akun. Apalagi payment yang ditawarkan, gak bikin pusing, bisa bayar lewat kartu kredit, transfer, atau cicilan.

Jadi wajar kan sekarang pada doyan bertransaksi secara online? Selain gak ribet, paling sukanya sih, bisa dilakukan di mana aja. Bisa sambil nonton, sambil golek-golek manjah, habis pulang tarawih, sambil makan kolak bahkan saat mau tidur. Udah enak, mudah, banyak pilihan, kita juga bisa menemukan beberapa e-commerce yang menawarkan diskon besar, bahkan cashback juga lo!

Nah, salah satu Online Shop yang memberikan cashback adalah Shopback. Di bulan Ramadhan ini, Shopback memberi cashback sampai 30%. Wah, lumayan kan. Mata langsung bling-bling nih kalau ada cashback. Daripada ngantri rame, haus, ngantuk dan bikin lelah, mending  belanjanya di Shopback-in aja.

Kelamaan nih, saya langsung meluncur aja deh ke aplikasi Shopback yang ada di HP.


Beli Pulsa dan Bayar Tagihan Listrik via Shopback

Bulan lalu saya membeli koko anak via Shopback dan dapat cashback. Kali ini saya akan membeli pulsa dan membayar tagihan listrik sekaligus di Tokopedia, tapi via Shopback dong. Hemat, aman, mudah tentunya dapat cashback dong.

Awal bulan (setelah gajian tentunya) saya memang mendahulukan membeli pulsa dan membayar semua tagihan, termasuk tagihan listrik rumah. Tau kan, Ramadhan ini, tiap sudut loket antrian mengurai panjang. :(

Pengen tau cara beli Pulsa dan cara  bayar tagihan listrik di Tokopedia via Shopback?

BELI PULSA dan BAYAR TAGIHAN LISTRIK
  • Buka Applikasi Shopback.
  • Klik Tokopedia.
  • Klik "Pulsa" untuk beli pulsa dan "Listrik PLN" di sebelahnya.
  • Isi no Telepon untuk pengisian pulsa dan nomor rekening listrik untuk pembayaran tagihan.
  • Klik nominal pulsa yang akan diisi.
  • Pastikan nomor Rekening tidak salah pengisian.
  • Setelah nominal keluar, lakukan pembayaran sesuai yang diinginkan (transfer, kartu kredit, cicilan)
  • Waktu tunggu satu hari, sesuai jam yang tertera.
  • Bila sudah melakukan pembayaran, akan ada notifikasi dari Tokopedia.

Note : Bila tidak melakukan pembayaran untuk transaksi tersebut, maka pada waktu jatuh tempo akan ter-cancel otomatis.

Akun Shopback setelah terbuka

Pembelian pulsa

Pembayaran tagihan listr
Bukti transfer via Tokopedia

Setelah transfer dilakukan, pulsa akan masuk ke nomor kita dan bukti pembayaran listrik akan dikirim melalui email. Dan juga dapat cashback! Emak mana yang gak semangat belanja hemat kayak gini di Shopback?. *Lirikisikantong.


Tentang Shopback 

Shopback adalah salah satu e-commerce  yang menawarkan cashback setiap transaksinya. Selain cashback, Shopback juga memberikan promo, kupon diskon dan voucher untuk belanja online. Asyiiikk..

Shopback juga mempunyai banyak Partner Shop lo di dalamnya. Seperti Zalora, Tokopedia, Bukalapak, Shopee, Agoda, Lazada, Blibli, JD.ID, Nike, AirAsia dan banyak lagi yang lainnya. Penasaran? Silahkan meluncur aja ke https://www.shopback.co.id/semua-toko

Mengapa saya belanja via Shopback? Kok gak langsung ke partner shop nya aja? Ya itu tadi, dapat cashback! Emak perhitungan kalo belanja kudu menggunakan prinsip ekonomis kayak saya, kudu pintar melihat peluang hemat, tapi disisi lain juga ingin untung dapat cashback.

Duh.. bahagia banget gak sih, pulsa terisi sukses, tagihan terbayar sudah, dan transaksi lainnya mendarat dengan selamat. Trus buka akun Shopback, ada tambahan uang alias cashback dari barang yang kita beli? Nikmat banget nih hidup.

Kamu mau juga? Buruan belanja via Shopback. Belanja hemat dapat cashback? ya di Shopback-in aja.



Tidak hanya Mouse, Belanja Kebutuhan Ramadhan Jadi Lengkap dengan Shopback


"Menulis tidak hanya merangkai kata demi kata saja. Tapi bagaimana tulisan kita bisa berguna dan bermanfaat untuk orang lain"
--quotes by me--

Menulis adalah hobi saya sejak SMU. Tapi hanya sebatas mengarang, menulis essai dan mengisi mading (majalah dinding) sekolah. Tapi setelah lulus, hobi itu menguap begitu saja.

Cukup lama juga saya fakum menulis. Sibuk kerja dan kebanyakan kongkow bareng teman, yang menyebabkan saya meninggalkan hobi saya itu.

Namun setelah menikah, saya coba menggoreskan kembali tulisan saya pada sehelai kertas. Alasannya simple saja, agar ingatan saya tetap pulih pasca melahirkan dua orang anak.

Atas saran seorang teman, saya diajarkan membuat sebuah blog. Beliau berkata, daripada tulisannya hilang begitu saja, alangkah baiknya "meninggalkan jejak" yang mungkin saja kelak bermanfaat untuk orang lain.

Saya pikir, benar juga. Tapi dengan apa saya menulis? Menggunakan HP? mungkin efektif, tapi saya agak susah mengedit gambar, dan terlalu terganggu dengan banyaknya WA grup yang lalu lalang.

Saya putuskan membeli komputer saja. Selain bisa dikerjakan saat santai, anak-anak juga bisa belajar komputer. Selang beberapa bulan, beberapa tulisan sempat tercipta dari komputer saya.

Namun sifat bosan saya mulai keluar. Komputer tak lagi efisien menurut saya. Saya kurang sreg aja dengan posisi duduk yang monoton selama beberapa jam.

Akhirnya saya membeli sebuah laptop. Hadirnya laptop membuat gairah menulis saya semakin memuncak. Saya bisa lebih konsentrasi dan berpindah-pindah posisi sesuai keinginan saya.

***

Beli Wireless Mouse via Shopback.

Memasuki bulan Ramadhan, kesempatan menulis saya agak berkurang. Saya benar-benar harus lebih ekstra membagi waktu antara keluarga, ibadah dan menulis.

Saya harus bisa curi-curi waktu agar bisa mengejar tulisan job review, artikel ori dan memposting undangan open house pada media sosial.

Saat anak bermain, saatnya saya mengetik rancangan yang ada di kepala. Ups...saya kaget saat mengeluarkan mouse dari dalam tas. Mouse saya pecah! Ini pasti ulahnya Kenzo, anak bontot saya yang berumur 5 tahun. Si bontot ini memang gak rela saya megang laptop kalau dia ada di rumah.

Anak saya satu ini memang warbiyasak. Lasaknya kebangetan. Padahal mouse sangat penting buat saya tuk ngedit poto. Saya lebih nyaman aja mengedit poto menggunakan mouse daripada touchpad.

Saya akan cari mouse via Shopback saja. Di Shopback belanja asyik, saya lebih mudah mencari merchant mana saja yang menawarkan diskon dan promo. Karena semua tersedia di Shopback.

Apalagi bulan Ramadhan ini. Banyak sekali sale bertabur di partner shop Shopback. Kamu bakalan bingung ngabisin THR tahun ini dengan banyaknya sale..sale..sale. Tidak hanya sale saja yang kamu dapat, tapi juga ucapan selamat. Selamat cashback anda sudah diperbaharui, selamat anda dapat potongan sebesar 5%, selamat poin anda sudah bertambah dan banyak ucapan selamat lainnya,  yang bakal bikin nyenyak tidur kamu.

Flash sale, serbu flashdeal, up to 40rb, up to 4% cashback, bakalan kamu jumpai saat membuka aplikasi Shopback. Mulai dari produk fashion, elektronik, travel, Groceries, perlengkapan ibu dan bayi, semuanya lengkap ada di Shopback.

Kali ini saya akan mencari wireless Mouse di Tokopedia, untuk mengganti mouse saya yang dihancurkan Kenzo. Bagaimana step membeli mouse melalui partner shop yang ada di Shopback? Yuk intip.

  • Meluncur ke applikasi Shopback yang sudah terinstal di HP. 
  • Saya mengarahkan ke Akun Tokopedia dengan tulisan "up to 40rb"
  • Akun Tokopedia terbuka, selanjutnya saya mulai mencari wireless mouse.
  • Setalah dapat, jangan lupa cek detail barang, lalu tekan   beli  .
  • Bila ada catatan, jangan lupa langsung di ketik, dan pastikan quantity barang yang akan kita beli, lalu tekan     Checkout    
  • Isi alamat pengiriman dan pilih kurir,  selanjutnya tekan   bayar  
  • Seterusnya kita melakukan pembayaran dengan mengisi nama, alamat dan metode pembayaran yang diinginkan.
  • Tunggu konfirmasi dan cek saldo cashback yang telah diperbaharui. Lalu tunggulah pengiriman barang sesuai jasa kurir yang dipilih.
Tampilan Akun Shopback di Handphone

Tampilan Akun Shopback di komputer


Logitech Wireless mouse 




Keuntungan Belanja di Shopback

Kenapa harus di Shopback? Kok gak langsung ke merchant nya saja? Nah, itu dia. Yang namanya Ibu-ibu nih, pasti pakai prinsip ekonomi, belanja hemat dengan untung yang sebesar-besarnya.

Denger nih ya, di Shopback setiap transaksi yang kita kita lakukan akan mendapat cashback. Semakin banyak belanja, semakin banyak cashback yang akan kita dapat. Selain itu, enaknya lagi belanja di Shopback, banyaknya tersedia partner shop dari berbagai e-commerce, seperti Tokopedia, Zalora, Blibli, Bukalapak, Lazada, Lotte, Happyfresh, Shopee, Adidas, fave, Tiket.com, AirAsia, JD.ID, Agoda dan banyak lagi yang lainnya. Lengkapnya bisa lihat di sini.

Semua ada di Shopback. Dari bawah kaki sampai atas kepala, penerbangan dari Sabang sampai Merauke dan ke mancanegara, semua komplit.

Kita tidak perlu membuka satu persatu e-commerce yang akan kita kunjungi, karena  di Shopback kita bisa cek diskon dan promo yang ada di setiap e-commerce yang tersebar di lokal maupun international.

Untung banget kan? Makanya saya sekarang memilih belanja via Shopback saja. Ibu mana yang matanya gak bling-bling shopping dapat cashback? Penasaran, kan? Kuy meluncur aja deh ke https://www.shopback.co.id/promo-ramadhan. Belanja? Shopback-in aja.

#ShopBackRamadhan #PromoRamadhan2018 #ShopBackinAja #KontesBlogShopback2018




Berkat Shopback, Belanja Baju Koko di Bulan Ramadhan, Mudah dan Dapat Cashback

Salah satu style saya berhijab

Tiga tahun sudah saya menutup kepala dengan hijab. Selama itu pula saya merasa nyaman dengan style baru ini. Walau banyak yang mengucap syukur, tak sedikit pula nada sumbang yang melengking ke telinga saya.

"Ih, kayak orangtua deh kamu" "Ah, paling ntar juga buka lagi" "Bersihkan hati, ubah prilaku dulu deh, baru berhijab" itulah beberapa kalimat teman yang belum bisa terima saya berhijab. But it's okay, orang bebas mau bicara apa. Tapi final decision tetap lah di tangan saya.

Teguran dan cemoohan dari orang terdekat, bukan kendala terbesar saat itu. Ada hal kritikal lagi yang saya hadapi, yaitu persediaan baju lengan panjang dan hijab. Dalam lemari, hanya ada 2 gamis, 4 helai kaos lengan panjang dan 5 helai hijab, 2 pasmina dan tiga segi empat. Itu pun dibeli saat momen lebaran beberapa tahun silam.

Bukan saya tidak mau membeli baju yang menandakan identitas muslim itu. Kala itu saya pikir, untuk apa? Toh saya tidak mengenakannya, buat apa saya simpan? Oke lah saya beli beberapa helai, kemana akan saya kenakan? Di komplek saya, pengajian rutin diadakan setiap hari jumat pukul 4 ba’da Ashar. Sedangkan di jam tersebut, saya masih berkutat dalam rutinitas kerja kantor dengan kepulangan di pukul  5 sore.

Jadi, ya...tidak terpakai, mubazir. Daripada uang terbuang tuk sesuatu yang belum bermanfaat, alangkah baiknya uang tersebut saya infakkan ke masjid saja.

Tapi, sejak keputusan besar saya berhijab, saya mulai membeli satu persatu baju lengan panjang, gamis dan juga hijab. Selain beli, ada juga beberapa teman yang memberi saya beberapa helai jilbab. Alhamdulillaah, saya terima dengan tangan terbuka. Berharap ada juga yang ngasih lengan panjang dan gamis.#eh.

Saya Belanja Online
Kondisi saya sebagai working mom, hampir tidak ada waktu buat saya melipir ke toko busana muslim. Weekend jatah tuk anak-anak. Kalau saya keluar lagi tuk shopping, kapan waktu full saya bareng mereka? 

Tapi sebagai perempuan, hasrat ingin shopping saya begitu besar. Kalau gak shopping, gak awet muda. Kata tetangga sebelah lo. Saya pun memilih belanja secara online saja. Bukankah sekarang masyarakat lagi gandrung belanja online? 

Belanja online memberi kemudahan bagi saya, ibu dua anak yang masih kecil. Daripada saya membuang waktu dengan berpindah dari satu toko ke toko lain, lebih baik saya mencari barang yang saya inginkan di toko online/E-commerce yang banyak tersebar di Internet. Saya bisa mengaksesnya di tempat kerja, di rumah via laptop atau handphone. Selain praktis, ekonomis, saya punya waktu lebih banyak  di rumah bersama anak-anak.


Belanja Online via Shopback
Saya baru mencoba belanja via Shopback. Tapi sebelumnya, saya install aplikasi Shopback dulu di Handphone. Caranya seperti di bawah ini.

1. Buka applikasi PlayStore, lalu cari dengan mengetik Shopback, tekan Install.
Akun Shopback di Playstore
Akun Shopback di HP saya


2. Sukses Terinstal di HP, Sign Up by Email.


3. Setelah log in, akan muncul gambar Shopback dengan  beberapa partner shop di dalamnya.

Ramadhan tahun, ini saya akan mencari baju Lebaran via Shopback. Tau kan ya, perputaran baju muslim tuk Lebaran meningkat sangat pesat. Mall penuh, toko busana muslim pun full tanpa sela. Gak mungkin kan saya desak-desakan dengan bawa dua anak kecil?

Akhirnya saya buka akun Shopback. Dimana Ramadhan ini, banyak partner shop yang menawarkan diskon besar-besaran. Saya juga mau dapat cashback dong, masak teman saya saldonya udah lumayan. Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui. Sekali belanja di Shopback, dapat cashback paling disukai.

Kali ini saya akan beli baju Koko couple ayah anak di Tokopedia. Dari akun Shopback saya langsung klik Tokopedia. Gimana caranya? Yuk ikuti step-step di bawah ini.

1. Buka akun Shopback dan klik Tokopedia


2. Langsung menuju Tokopedia, dan ketik di "Cari di Tokopedia" atau menu yang telah tersedia.


3. Klik baju koko couple pilihan dan Tekan  "Beli" pada bagian bawah.


4. Isi form pengiriman lengkap alamat dan warna pilihan. Pilih Jasa Kurir lalu Klik "Bayar"


5.  Isi form metode Pembayaran via Kartu Kredit, Transfer dll, lalu Klik "Bayar"



6. Setelah Transfer, akan ada bukti transfer, dikirim pada form Cek Status Pembayaran. Bila ada feedback dari penjual, berarti barang akan segera dikirim.


Nah, itulah detail belanja online saya di salah satu partner shop Shopback. Selain aman dan mudah, saya juga mendapat cashback.

Apa Itu Shopback?
Shopback adalah situs dimana terdapat banyak partner shop yang menawarkan promo, diskon bahkan cashback. Cara kerja Shopback mudah sekali. Setiap kali selesai bertransaksi, sebagian uang kita akan kembali berupa cashback, yang nantinya akan bisa ditarik di rekening, bila sampai batas maksimum.

Selain hemat dan untung, Shopback aman dan terpercaya. Ini terbukti dengan telah bekerjasamanya dengan E-commerce dan brand ternama Nasional dan luar negeri.

Beberapa partner Shopback antara lain, Lazada, Tokopedia, Bukalapak, Zalora, Shopee, Lotte, Tiket.Com,  AirAsia, Blibli, JD.ID, Fave, Happy Fresh, Adidas, Nike dan banyak lagi yang lainnya.

Kenapa harus belanja via Shopback, kok gak langsung ke marketnya saja?
Seperti yang saya ceritakan tadi, ada cashback. Misalnya gini, kalau kita mengitari mall (biasanya emak-emak nih), dan berjalan di etalase pertokoan, bila melihat barang dengan harga sama, satu ada cashback, satunya gak. Tentu kita akan beli barang yang ada promo diskon bahkan cashback.

Nah, gitu juga Shopback. Di Shopback kamu bisa belanja online hemat. Karena setiap transaksi yang kamu lakukan akan mendapat keuntungan berupa cashback ampe 40%. Sangat menggiurkan bukan? 

Sekarang tunggu apalagi, ayo buruan belanja via Shopback. Dapat THR, dapat cashback, duuuhh..nikmatnya hidup. Ibu pintar, belanjanya di Shopback-in aja.