Kenangan akan Permainan Masa Kecil



Bicara tentang masa kecil setiap orang punya cerita-cerita sendiri. Masa kecil saya dihabiskan di komplek perumahan polisi karena kebetulan papa seorang polisi. Di mana saya bangga berstatus anak kolong, yang berani tanpa takut siapapun.

Bagi saya, masa kecil, masa di mana saya bisa bermain, berlari, menari, kumpul  dengan gelak tawa riang tanpa beban. Masa kecil, di mana saya bisa hujan-hujanan sepuasnya, tanpa takut sakit dan gemetaran. Masa kecil di mana saya menjadi makhluk kecil polos yang bicara apa adanya. Di mana ada saya, kamu, mereka, bercerita tanpa rasa malu. Itulah masa kecil, layaknya anak kecil, yang harinya hanya diisi dengan main, tidur, makan, cerita dan sekolah.

Sugguh saya rindu masa itu. Rindu saat magrib rombongan pergi ngaji, rindu ngejahilin guru ngaji, rindu main mercon dan meriam tomom di malam Ramadhan. Rindu di omelin garin masjid, akibat suara meriam yang mengganggu ketenangan sholat. 

Aih, semua cerita yang menjadikan kenangan masa kecil saya yang berharga. Masa di masa saya merasa tenang tanpa takut penculik anak. Tenang bercerita tanpa gangguan gadget. Tenang berselancar di atas patahan pohon pinus kering tanpa takut luka dan tergores. Masa di mana inisiatif kongkow bareng tanpa undangan via sms. Tak ada gengsi, privasi, dan bunyi suara ponsel.

Sungguh saya rindu masa itu. Rindu di mana saya bermain congklak, boneka bongkar pasang, petak umpet, bermain nyanyian ular naga panjang sekali, dore, genggong, lompat tali yang menghadirkan tawa nikmat tanpa beban. Senikmat saya menikmati potongan es lilin rasa kacang ijo.

Namun masa kecil saya juga penuh kejahilan. Saat saya mengambil jambu tetangga tanpa izin, membuka pentil sepeda teman akibat pelit meminjamkan, dan mengutil mainan teman yang saya suka. Marahan sudah menjadi hal biasa. Tapi kami tak pernah larut dalam kesalahpahaman. Hari ini marahan, besok sudah kembali bermain seperti biasa.

Itulah nikmatnya masa kecil. Polos, lugu tanpa beban yang menggantung di pundak. Semua lepas, bebas bermain apa adanya. Semua sangat sederhana. Sesederhana masa kecil saya yang bermain, tertawa, berbagi tanpa gangguan gadget, tablet dan internet.

Istilah permainan dalam bahasa Minang (Padang)
Meriam tomom = meriam bamboo, mainan dari bamboo yang diisi kain dicampur minyak tanah, lalu di beri api pada lubangnya.

Dore = permainan engklek

Genggong = Permainan dengan menggunakan batu bulat pipih yang diletakan di kaki sebelah kanan atau kiri. Kemudian berjalan membawa batu tersebut samapi ke garis finish 


Penyesalan Belum Bisa Membahagiakan Orangtua


"Segala yang terjadi dalam hidupku ini, adalah sebuah misteri Illahi, perihnya coban hanya ujian kehidupan" -Arie Lasso-

Kadang, saya merasakan ada hal-hal sulit dalam hidup yang enggan beranjak dalam hati. Sebagai manusia, saya masih punya sisi kelemahan yang membuat saya terpuruk hingga meninggalkan luka yang cukup dalam. Butuh tahunan untuk melupakan semua kejadian itu. Penyesalan, seakan menghantui setiap derap langkah kaki. Tapi saya coba tenang, berpasrah diri, bahwa yang terjadi dalam hidup ini, benar adanya rahasia Illahi.

Saya sadar, tak mungkin larut dalam penyesalan yang takkan ada habisnya. Saya anggap ini sebuah pembelajaran, agar saya kuat dan mempnyai energi untuk lanjut ke step berikutnya.

Namun, beranjak ke next level, bukan berarti saya melupakan beberapa hal yang saya sesali dalam hidup.

Pertama, Tak Menemani Saat Mama Sakit hingga Ajal Menjemput. Sebelum mama saya sakit, dia sempat kontra dengan tetangga sebelah rumah yang notabene arogan people. Waktu itu mama hanya menegur dengan halus, kenapa kok mendirikan bangunan mencaplok tanah samping rumah kami? Tetangga tersebut bukannya minta maaf, malah memaki-maki mama saya. Akhirnya, ya sudah lah, daripada ribut, mama saya pilih ngalah, toh tanah juga gak akan dibawa mati. 

Setelah kejadian itu, mama tiba-tiba sakit di bagian usus. Yang anehnya, mama selalu merintih sakit tatkala malam menjelang. Saat siang sakit itu tak ada gejala yang berarti. Keluarga tak mau bersuudzon, dan mengaitkan kejadian sakit mama dengan kontra tetangga sebelah. Walaupun kami tau, tetangga tersebut kerap berprilaku di luar batas normal. 

Kami pun berangkat ke rumah sakit. Hasil rontgen menyatakan mama ada penyumbatan di bagian usus, dan itu sudah kronis. Keluarga kaget. Yang kami tau, mama tak ada gejala penyakit yang serius. Mama masih kuat di usianya yang 63 tahun. Bukankah bila suatu penyakit disebut kronis, pasti di dahului gejala dini? Kok tiba-tiba kronis begini?

Akhirnya mama masuk rumah sakit, dan saat esok akan dioperasi, kondisi mama sudah melemah, beliau tak sanggup lagi menahan sakit itu. Mama kembali kepangkuan  Illahi dengan tenang ketika azan magrib berkumandang 15 April 2011.

Saya yang waktu itu masih bekerja di Batam, tak sempat melihat saat-saat terakhir hidup mama. Hanya jasad yang terbujur kaku yang saya temui  saat tiba di kampung. Hingga saat ini saya masih menyesal, mengapa saya tak di samping beliau di saat terakhir? 

Kedua, Saya belum bisa membahagiakan Orangtua. Sebelum mama meninggal, Papa  saya sudah duluan menghadap Sang Khalik, Agustus 1998. Ketika itu saya masih sekolah, belum bisa memberi beliau yang terbaik. Sedangkan mama meninggal keuangan saya sedang menipis, karena baru memulai usaha kecil-kecilan. Namun mama masih mengecap sedikit rezki yang saya kirimkan tiap bulannya. Sekarang, hanya doa yang saya kirimkan agar beliau diberi tempat terbaik di sisi NYA.

Dua itulah hal yang paling saya sesalkan dalam hidup. Bagi temans yang orangtuanya masih lengkap bahagiakan lah beliau. Tidak perlu berbentuk materi, sedikit perhatian saja bagi beliau sudah cukup. Karena umur ibumu belum tentu lebih panjang dari waktu sibukmu.

The most beautiful feeling in the world is to see your parents happy and knowing you are the reason behind that happiness.



Part Time Blogger Pilihan Tepat Seorang Working Mom



Banyak hal baru yang saya dapatkan dalam hidup ini. Baik berupa hal buruk maupun hal baik. Salah satu hal baik adalah mempunyai blog pribadi. Blog yang berisi tulisan keseharian, yang dirangkum hingga menjadi sebuah cerita. Isinya macam-macam, tentang hidup, parenting, review, traveling, job, content placement, dan lain-lain.

Dulu awal nge-blog tuh, hanya ikut-ikutan teman, biar keren disebut blogger. Tapi lama-kelamaan, stigma saya berubah. Saya ngerasa betah di dunia blogging. Mungkin dulu saya terbiasa nulis diari, jadi ngeblog gak kagok lagi. Bedanya, diary rahasia pribadi dan hanya kita yang baca, kalau blog diposting dan bisa saja bermanfaat bila dibaca orang lain.

Tapi, nulis di blog itu gak segampang nulis diari. Blogger tuh, sama dengan jurnalis. Menulis tentang suatu konten, dengan memperhatikan diksi, bukti dan bisa mempresentasikan menjadi cerita yang  menarik dan enak dibaca. 

Menurut saya, butuh komitmen menjadi seorang blogger. Dunia blogging tempat dimana kita terus dan terus mempelajari hal-hal baru, memperbaiki tulisan dan berkaca, sejauh mana sih kita sudah beringsut?

Sampai ke tahap ini aja, udah bersyukur banget. Saya ini apalah, cuma serpihan rengginang, masih kalah jauh di banding blogger handal di luar sana. Punya karya, bisa bermamfaat buat orang lain, ditambah lagi menghasilkan, lumayan bangga kan. Dari pada ngakunya blogger, tapi gak serius, dan isi blog hanya beberapa saja, gimana tuh? 

Dalam dunia blogging ada tuh yang namanya full blogger dan part time blogger. Kalau disuruh milih, jadi full blogger atau part time blogger? Untuk saat ini saya memilih part time blogger, kenapa?

Pertama, waktu tak mencukupi. Saat ini saya karyawan tetap di salah satu perusahaan di Batam. Berada sembilan jam di kantor, cukup menyita waktu dan pikiran saya. Belum lagi pulang kerja harus berkutat dengan urusan rumah dan anak-anak yang minta perhatian. Lumayan repot juga.

Kedua, masih newbie. Blog saya masih usia balita. Masih terus belajar dan memperbaiki tulisan agar enak dibaca. Biar ntar di print out, jadiin dokumen, bukti sejarah saya, kalau pernah nge-blog. Seru tuh.

Ketiga, Batam kota kecil. Even di Batam tak segencar di kota besar. Hanya even tertentu yang mengandalkan blogger sebagai media promosi.

Untuk saat ini jawabannya nggak jadi full blogger. Umur kian bertambah, energi makin menurun. Milih part time blogger aja, kerjaan bisa fokus dan anak-anak gak merasa diabaikan.

Nah, itulah alasan milih part time blogger. Bunda gimana?

 _Marza_

Oxyglow Rekomendasi Bagus untuk Kulit Wajah Normal & Bermasalah




Banyak hal yang saya syukuri dalam hidup ini. Selain nikmat hidup, satu hal lagi yang yang saya syukuri adalah kondisi kulit wajah. Kulit wajah saya normal cenderung kering. Pernah jerawatan dan komedoan, tapi cepat hilang dan tak menimbulkan bekas.

Namun memiliki kulit wajah normal dan kering bukan sama sekali tak ada masalah. Pertambahan usia dan seringnya saya terpapar AC dan debu jalanan (saat ngantar anak sekolah), kelembabannya perlahan berkurang. Kotoran menutupi wajah, kulit mati menumpuk, hingga wajah kelihatan kusam dan flek hitam muncul tanpa diundang.

Lakukan sebelum terlambat, itu yang pertama. Bagaimana pun, usia tidak akan pernah berbohong. Mulailah dari hal-hal kecil yang bisa mengurangi dampak penuaan dini. Itu sebabnya saya harus menggunakan pelembab, supaya kulit kering saya terjaga kelembabannya dan tak cepat keriput.

Melalui rekomendasi teman, saya disarankan mengunakan produk Oxyglow.  Oxyglow? Saya kurang familiar dengan produk ini. Melalui website Oxyglow www.oxyglow.co.id,  Instagram @oxyglow_indonesia dan @ oxyglowpusat_bekasi, saya bisa tahu banyak tentang produk Oxyglow, dan tentu saja ada beberapa produk sesuai dengan jenis kulit saya.

Tertarik, itu kesan pertama saya. Oxyglow berbeda dari produk lainnya. Oxyglow menyediakan layanan chat online 24 jam, yang memungkinkan saya bisa konsultasi dengan beauty adviser masalah kulit yang saya hadapi, dan apa saja kebutuhan kulit normal kering saya.

Setelah chichat via beauty adviser yang cukup komunikatif, beliau merekomendasikan saya menggunakan produk di bawah ini.

DAY CREAM


Saat jam istirahat siang, saya selalu keluar sekedar lunch dengan teman. Paparan sinar UV, membuat kulit saya rentan terkena panas. Day Cream membantu melindungi kulit dari efek negatif paparan sinar matahari. Dilengkapi dengan Hyaluronic Acid & Glycerine sebagai mouisturizer tinggi dan tabir surya, untuk menjaga kulit tetap lembab sehingga kulit tampak lebih putih, cerah, kenyal dan tampak muda. Oxyglow Day Cream mengandung SPF35, kojic, arbutin, astaxantine (lebih banyak mengandung arbutin dan kojic dibandingkan dgn kosmetik terkenal yang berharga mahal).

Astaxantine adalah antioksidan yang 5000x lebih kuat dari pada vitamin C sangat EFEKTIF untuk anti aging dan cepat memutihkan.

Arbutin adalah salah satu bahan yang paling banyak diresepkan sebagai pencerah dan pemutih kulit di seluruh dunia. Arbutin berasal dari daun kering beberapa spesies tanaman yang berbeda, termasuk bearberry (Arctostaphylos uva-ursi), bluberi, kranberi, dan pohon pir.

Asam kojic Asam kojic (kojic acid) yang berasal dari Jepang, kini telah menjadi salah satu bahan yang banyak digunakan untuk memutihkan kulit. Sejenis zat berwarna putih yang menyerupai tepung, yang bahannya terdiri dari kristal-kristal kecil yang diperoleh dari jamur. 

Dengan kandungan whitening super, kojic, arbutin dan astaxantine anti oksidan untuk siang hari, menjadikan kulit tampak lebih cerah. Tabir suryanya bermanfaat membantu melindungi kulit dari pengaruh buruk sinar UV. Medical glowing subtancenya pun mampu menambah efek glowing di wajah seperti ada lapisan porselen di atas kulit. Sangat cocok nih untuk pemakaian di siang hari. Harga Day Cream Rp 125.000


FLAWLESS CREAM


Selain Day Cream, saya juga ingin menggunakan Flawless Cream, agar kulit wajah tampak bersih, cerah dan glowing. Sinar matahari yang kerap terpapar ke wajah, membuat kulit wajah saya jadi hitam dan susah move on.

Flawless Cream Oxyglow ini merupakan gel yang berfungsi memutihkan & mengecilkan pori-pori. Teksturnya yang lembut dan tak lengket, membuat gel ini dengan mudah menyerap ke kulit. Kulit tampak lebih halus dan terlihat berbeda dari sebelumnya. Selain itu, Flawless Cream ini juga berfungsi sebagai pelembab alami yang bagus untuk kulit wajah glowing, bebas dari penuaan, dan sehat tentunya. Pemakaian cukup sebelum tidur. Karena proses penyerapan akan berlangsung baik saat kita tidur.

Flawless Cream Oxyglow juga mengandung steam cell yang memiliki banyak kegunaan, diantaranya:
– Mencegah penuaan
– menstabilkan pH wajah
– Meremajakan kulit wajah
– Memberikan hasil glowing pada wajah
– Merangsang regenerasi kulit
– Peremajaan kulit
– Mengecilkan pori-pori
– Melembabkan kulit
– Menghaluskan kulit seketika
– Meningkatkan metabolisme kulit
– Merangsang sel-sel kulit baru

Harga : Rp 150.000


FACE SOAP


Ini adalah sabun pencuci muka. Sebelum menggunakan Flawless Cream, wajah perlu dibersihkan dari kotoran, debu dan sisa make up. Face Soap Oxyglow mengandung Perpaduan Lactic Acid, Minyak Argan /Argine & Vit E dengan PH yang ideal, yang menjaga PH kulit tetap stabil.

Manfaat dari Face Soap Oxyglow antara lain, mampu membersihkan dan melembabkan kulit dengan sempurna, mengatasi peradangan & menyingkirkan sel-sel kulit mati, meregenerasi kulit baru, sehingga wajah akan tampak cerah, bersih dan sehat. Kulit akan semakin kencang, lembut dan kenyal. Sekali pakai saja, langsung terasa kelembabannya. PH balance nya yang stabil, hingga aman digunakan kapan saja.

Face Soap Oxyglow ini berbentuk Liquid, jadi harus dikocok dulu sebelum pemakaian. Harga satuannya Rp. 100.000. 
Oxyglow Face Soap is Premium Face Soap for Your Skin.


Selain tiga rekomendasi di atas, Oxyglow juga memberikan promo dengan sistem perpaket, yang bisa dibeli dengan harga lebih miring. Infonya, bisa langsung aja cek IG dan Official website Oxyglow ya.


BPOM & SERTIFIKAT HALAL

Pemilihan cream yang lulus BPOM dan sertifikat halal, tentu menjadi alternatif utama membeli produk kosmetik wajah. Rasa was-was akan crream abal-abal, langsung lenyap bila izin BPOM dan Sertifikat halal jelas tertera.  Nah, Oxyglow telah lulus uji klinis BPOM dan telah mendapat sertifikasi halal (teregistrasi)


Gak ada keraguan untuk memilih Oxyglow sebagai produk kosmetik terpercaya. Tidak hanya mengatasi masalah wajah saja, but all your body needs. Selamat mencoba.

-Yulia Marza-



Berdamai dengan Kerjaan Rumah tangga


Tema kali ini adalah Pekerjaan Rumah yang disukai.

Ketika dulu memutuskan menikah, saya harus siap dengan segala konsekwensinya. Status yang tak lagi single, kebebasan yang terbatasi dan kesiapan menjadi istri sekaligus ibu dari anak-anak kelak.

Satu hal wajib bagi wanita yang berumah tangga adalah berkutat dalam pekerjaan rumah tangga.

Duh..gimana nih, dulu waktu single saya gak pernah kerja berat? 

Hmm... kerjaan rumah tangga itu gak berat kok, gak ngangkat-ngangkat kayak binaraga gitu, gak perlu kursus juga harus mulai dari mana. Belajar otodidak juga bisa, yang penting Feeling... feeling you know. Kata Dao ming Zhuang di Meteor Garden 2018.

Bisa atau tidak, aktivitas dalam rumah tangga harus tetap dilakukan. Ya masak, nyuci, nyapu, ngepel, nyetrika dan lain sebagainya. Satu yang  pasti, pekerjaan rumah itu, gak ada habisnya. Okay lah, yang bisa bayar ART, kerjaan menumpuk bisa berkurang, lah yang gak punya?

Mau gak mau ya harus rela mutar sana sini. Semua pada tau kan, istri punya 1000 tangan? Sambil masak, masih bisa mutar mesin cuci, masih bisa nyapu. Punya anak satu mungkin masih aman. Kerja gak terlalu repot jadi gak perlu sewa ART. Tapi jika anak lebih satu dan masih balita, mungkin peran ART lebih dibutuhkan di situasi seperti ini.

Sebagai ibu rumah tangga dengan segala kesibukannya, tentu ada kerjaan yang saya suka dan gak sukai. Jujur, saya kurang suka urusan masak memasak. Lelah sehabis kerja, saya dah disibukan dengan beberes rumah. Makan malam, paling juga masakan simple yang saya masak. Atau pas malasnya tinggal beli di simpang komplek, Banyak yang jualan, mulai dari gorengan sampai seafood.

Nah, kerjaan rumah tangga yang paling saya suka adalah beberes rumah. Nyapu, ngepel, dua hal yang paling saya suka. Lainnya juga suka sih, tapi lebih..lebih suka nya ya dua itu. Liat rumah bersih dan kinclong tu, seneng banget. Apalagi kalo dah ngepel pakai aroma alami gitu. Kelar semua kerjaan, leyeh-leyehnya sambil meditasi aroma menyegarkan. Stres hilang, muka seger kembali. Anak-anak pun bebas bermain tanpa kuman.

Dengan seabrek-abrek kerjaan rumah tangga, seorang ibu tetap kuat bekerja tanpa lelah demi keluarganya. Guratan kelelahannya akan sirna, bila ia mendapat pelukan dari orang yang dicintainya.

_Marza_




Hari Libur, Ngapain aja?



Berstatus karyawan dengan daily working 8 AM hingga 5 PM, bukanlah hal yang menyenangkan. Waktu saya lebih banyak tersita di tempat kerja dibanding bersama keluarga. Belum lagi kerja yang menumpuk, hingga memaksa saya menggunakan extra time atau lembur.

Weekend adalah hari yang ditunggu-tunggu. Kalo dah Jumat aja, senengnya minta ampun. Dah kebayang nih, dua hari bakalan tidur larut, trus bangun kesiangan, begadang sampai pagi sambil pantengin yutub kuota unlimited

Namun, ekspektasi tak sesuai realita. Begadang malam, bangunnya tetap aja subuh. Mata saya sudah terseting dengan daily routine jam kerja saya. Alih-alih mau tidur kembali, yang ada malah buka chanel youtube pantengin drama Korea. #eh

Libur dua hari kok ya masih kurang ya? Rasanya mau meliburkan diri aja *Trus bos nanya, emang cutinya masih ada? Huaaaa.. Yang ada di kepala saya tuh kalender libur (bukan minggu ya), maunya bergeser ke hari senin. Bukan tipe yang I hate monday juga sih, tapi memulai daily routine lagi, berhadapan dengan kertas-kertas PR dan Prosedur Kerja, hadeuuh..hormon malasnya tiba-tiba keluar. #emangadahormonmalas.

Etapi, saya orangnya cepat sadar kok. Sadar dari keluhan-keluhan kecil masalah hidup. Cukup tarik nafas panjang, tepuk-tepuk ringan kedua pipi, dan jangan lupa istighfar. Karena manusia tak luput dari khilaf. Di saat saya mengeluh dengan kerjaan, di luar sana, banyak yang ingin bekerja seperti saya. Tanamkan dalam hati, agar lebih banyak bersyukur.

Lupakan keluhan hidup. Weekend tuh hanya lepas dari kerjaan kantor, tapi gak kerjaan rumah. Hari libur, quality time bareng anak-anak, jelaaas. Ya berenang lah, ke Time zone lah, atau ke taman bermain. Biasanya quality time ini di awal bulan saja, pas gajian. Setelahnya, cuma mutar-mutar komplek atau tempat bermain yang gak jauh dari rumah.

Kalau boleh milih nih, saat libur tuh, saya maunya di rumah aja. Berkutat dengan seabrek kerjaan rumah yang minta dieksekusi. Ya nyuci, masak, nyetrika dll. Tapi hal utama yang dilakukan di hari libur adalah, Beberes Rumah.

Beberes rumah hal yang wajib di hari libur. Terutama menguras debu rumah. Pada tau kan kalau debu bisa menumpuk bila tak dibersihkan? Seandainya kita punya kaca pembesar, tentu kita bisa melihat banyak nya debu yang bertebaran di sekeliling kita.

Mungkin saya gak bisa menyikat habis debu rumah, tapi setidaknya saya bisa meminimalisir penumpukan debu di tempat-tempat yang bisa saya jangkau dengan menggunakan vacuum cleaner atau sapu rumah. Seperti di bawah tempat tidur, di atas lemari dan selanya, di bawah karpet, dll. Selain itu, debu yang menggantung di atas langit-langit rumah, juga jadi fokus utama saya.

Selesai urusan debu, saat nya ngerapiin lemari pakaian anak. Tempat menaruh baju dan celana ini, rapi nya gak bertahan lama. Baru aja diseterika, disusun rapi, besoknya dah langsung roboh. Kebiasaan anak-anak yang belum bisa berubah adalah ketika mereka akan mengambil baju di tengah atau di bawah, biasanya langsung narik, tanpa memegang baju di atasnya. Alhasil, baju jatuh ke lantai, berserak dan langsung di tumpuk gitu aja tanpa dirapiin.

Well, beberes rumah dari debu dan ngerapiin lemari pakaian anak, hal yang saya lakukan di kala libur. Gimana dengan Bunda?




Melo hingga Rock di Playlist Laguku



Dimulai saat SMP, ketika pelajaran bahasa enggres mulai dikenalkan, saya makin getol mencari cara buat belajar pronounciation. Tujuannya hanya satu, agar lidah rendang saya berganti keju dan Hamburger. Hehe.

Salah satu cara mudah dengan menghafal lagu-lagu manca yang lagi booming saat itu. Saya masih ingat, lagu pertama yang saya hafal kala SMP yakni Black or Whitenya Michael Jackson dan Nothing gonna change my life for you, George Benson. Soalnya kasetnya ada, punya kakak saya, yang untungnya ada lirik lagu di balik covernya.

Sekarang pun saya masih menyukai lagu-lagu manca, dan beberapa ada di playlist saya.


Misteri Illahi, Nelangsa, Seandainya -Ari Lasso

Kaset dari album Ari Lasso "sendiri dulu" masih saya simpan di kampung. Semua lagunya berisi kenangan saya dengan sang mantan. Kebetulan dia juga menyukai Ari Lasso. Suara mantan vokalis Dewa 19 ini, membuat ritme hubungam saya dengan si dia menjadi misteri illahi. Album sendiri dulu benar-benar membuat saya sendiri. Karena kita putus dan dia menikah dengan perempuan lain. Hiks..


Ough, Karena Wanita Ingin dimengerti -Ada Band

Lagu Ough ini single pertama Ada Band sewaktu vokalisnya masih Baim Imran, suaminya Artika Sari Devi. Setelah Baim keluar, vokalis digantikan oleh Donnie Sibarani. Suaranya gak kalah kece dari Baim. Beberapa album liris dibalik gonta ganti personelnya. Coba aja simak judul lagu di atas. Suka gak?


 Dan, Kita, Buat Aku Tersenyum - Sheila on 7

Cover album Sheila on 7 yang berwarna Hijau dan bergambar pigura mereka laris manis tidak hanya di negeri sendiri, tapi hingga ke Malaysia dan Singapura. Beberapa lagu band asal Jogja ini juga menghias playlist lagu saya. Selain judul lagu di atas, masih ada beberapa lagu Sheila on 7 yang tersusun rapi di playlist saya.


Rahman ya Rahman, Maulana & Ya Jamalu - Nissa Sabyan

Lagu Rahman ya Rahman, Maulana dan Ya Jamalu Nissa Sabyan, bak air segar yang menyiram batin. Suara lembut dan syahdu penyanyi asal Bandung ini seakan stuck di telinga saya dan anak-anak. Kerap di putar melalui youtube, akhirnya lagu nissa Sabyan ini, menghiasi plasylist saya selanjutnya.


Wild World, Goin Where the Wind Blows, Nothing but Love, & To be with You - Mr. Big

Eric Martin, vokalis Mr. Big yang bersuara serak ini menjadi reminder saya, Bila dengar suaranya saja, saya langsung tau, oh..ini pasti Mr. Big. Lagu yang santai dan rada-rada balad gitu, dulu kerap mengisi saat lelah saya di kampung, sambil berbaring manjah di atas kasur kapuk. Hingga sekarang pun lagu ini tetap mengisi playlist saya di hape kala baring manjah sama anak-anak tentunya.


Always, This Ain't a Love Song, Someday I'll be Saturday Night - Bonjovi


Always 1994. Saya masih ingat, lagu Bonjovi ini, liriknya ada di artikel salah satu majalah remaja terkenal di 90-an Ane**a.  Sukses menjadi top chart di salah satu radio di Padang, memutuskan saya membeli album Bon Jovi yang berjudul Cross Road. Hingga kini lagunya masih enak didengar dan juga mengisi playlist saya.

Beautiful Life - B'Z

Masih ingat dengan drama Jepang Beautiful Life yang hits di tahun 90-an?  Itu lo, drama yang bercerita tentang cowok yang kerja di Barber Shop, trus si cewe pake kursi roda karena lumpuh akibat kecelakaaan? Nah, soundtrack dorama ini dinyanyiin oleh Band Rock Jepang B'Z (baca: Bizu). Lagunya enak banget. Walo dah berapa tahun berlalu, tetap aja suka.


Behind the Hazel Eye, Breakaway, Since You've been Gone, Because of You - Kelly Clarkson

Tahun 2002 menjadi awal karir Kelly Clarkson di industri musik, setelah ia jadi pemenang di ajang pencarian bakat American Idol. Juara pertama, sekaligus orang pertama yang lahir melalui ajang musik bergengsi Amerika tersebut. Debutnya di mulai tahun 2003 dengan merilis album Thankful. Dilanjut dengan album Breakaway, Stronger dan Meaning of Life. Lagu Moment Like This, Breakaway, Behind the Hazel Eyes, Since You've been Gone, Because of You mengisi playlist saya di ponsel.


Bye-bye, This I Promise You & I Drive My Self Crazy - NSYNC

Kalo kids zaman now terkenal akan melo nya, zaman saya SMA juga ada lo. Tapi anak dulu ama sekarang tuh beda. Dulu melo tapi tetap seterong. Kalo sekarang melo, lari nya kebanyakan ke jalan yang salah. Bener gak sih? Sebagian tapi ya. Dulu sekolah masih jaman kaset kan yah, saya punya semua nih album Nsync ini. Harga kaset tuh dulu 20.000. Belinya nyisihin uang jajan ama naikin harga buku pelajaran, biar uangnya lebih dikasih nyokap (yang ini jangan dicontoh ya) But anyway, semua lagunya enak sih bagi saya, bagi saya lo...


Sapayuang - Jon Kinawa

Ini lagu daerah Minang yang ada dalam Playlist saya. Agak melo sih. Stori lagu ini bercerita tentang berjuang bersama namun akhirnya berakhir karena ketidaksesuaian. Nih ada liriknya, kalo gak tau artinya, tanya aja sama orang padang sebelah. #eh

Sapayuang - John Kinawa

Sapayuang kito baduo
Kok kuyuik samo sadingin
Langkah sairiang sarantak ayun
Sadendang jo kato cinto

Di buai jo raso rindu
Si angan nan mambaokkan
Co itu kini nan den rasokan
Manihnyo cinto di maso lalu

Reff :
Takucak badan dek hati taseso
Duto manjelo malilik badan
Takaluah juo jo kato ibo
Di hati nan ko...

Ganggaman arek lapeh jadinyo
Di ujuang sanang nan bahilangkan
Tinggalah luko di hati denai
Alun tabuang..

Terlepas dari pro dan kontra soal musik halal dan haram, kembali lagi ke pribadi masing-masing. Sesekali  denger sih boleh aja. Tapi jangan sampai jadi anak Band. Gak jamannya lagi, udah nini nini soalnya. Hehe. Yang penting sih dunia ama akhirat balance. Dosa tanggung masing-masing kan yah.. Bzzzzzz.zzz...zzz.