ASUS VivoBook Ultra A412DA, Imut, Stylist dan Berperforma


Dunia kepenulisan berkembang sangat signifikan. Kalau dulu menulis hanya sebatas menuangkan ide, melampiaskan uneg-uneg, ataupun men-delbackspace semua data di komputer, sekarang, dunia kepenulisan telah beralih fungsi sebagai mata pencaharian.

Tidak usah-jauh-jauh, lihat saja dunia blogger. Banyaknya blogger newbie yang bermunculan, semakin jelas menandakan, bahwa dunia tulis menulis sangat diminati belakangan ini. Tua, muda, pekerja, mahasiswa, pelajar, bahkan ibu rumah tangga sekalipun, memiliki sebuah web.

Melalui  web mereka bisa menyimpan dan men-share tulisannya ke publik. Syukur, bagi mereka yang mempunyai tulisan dan cerita berkualitas, bisa dilirik sebagai penulis tetap, pengisi rubrik sebuah majalah/surat kabar, dan lebih asyiknya menjadi brand ambasador satu produk.

Mereka yang menjadikan tulisan sebagai ajang keseriusan, tentu memiliki "senjata perang" untuk menampung dan menuangkan ide cemerlang, agar terealisasi dengan sempurna. Salah satunya adalah laptop.

Kenapa laptop?
Laptop satu senjata perang, yang mudah "digeret kesana kemari". Bentuknya yang mungil, petak dan imut, sangat mudah untuk dipangku, dipeluk, bahkan didekap sekalipun. (aaiiihh..coba aku laptop). #eeh..

Pemilihan laptop berkualitas, merupakan satu point penting untuk menunjang aktivitas menulis. Selain desain, kinerja dan harga, ada hal-hal spesifik lain yang menjadi tolak ukur pemilihan sebuah laptop. Seperti bentuk yang imut, warna yang menarik dan tentu saja kekuatan "isi dalam" laptop tersebut.

Mengingat tingginya antusias masyarakat terhadap laptop, memicu banyak produsen laptop menciptakan produk terbaik, tercanggih, termodis di pasaran. Salah satu produsen laptop yang bisa jadi pilihan kamu adalah ASUS.

ASUS baru saja meluncurkan satu produk andalan di kelas Vivobook, yakni VivoBook Ultra A412DA. Laptop ringkas yang bergelar:

“The World’s Smallest 14 inch Colorful Notebook.”

Seperti apa Laptop ASUS VivoBook Ultra A412DA ini? Yuuuuk...dimari.


Tentang ASUS Vivobook Ultra A412A


Photo by Asus.id

Seperti  yang kita ketahui, ASUS memiliki banyak seri laptop di kelasnya. Sebut saja Zenbook, ASUSPRO, Gaming hingga Vivobook. Yang semuanya sangat potensial.

Ada dua series Zenbook yang pernah saya ulas, Zenbook UX391UA waktu ikutan lomba ASUS dan Zenbook UX333, UX433, UX533 ketika acara Zenbook Blogger Gathering di Batam. Alhamdulillaah.. pada Zenbook Blogger Gathering Batam, saya masuk nomor dua, dari tiga artikel terbaik yang terpilih.


Baca : Performa Handal dan Tahan Banting Asus ZenBook S UX391UA 

Baca juga : Zenbook UX333, UX433, UX533, Blogger Gathering Batam


Dan 20 Juni 2019 lalu, ASUS kembali memperkenalkan laptop seri terbaru 14" Vivobook Ultra A412. Laptop yang merupakan Ultrabook mini paling langsing, stylish dengan bodi lebih ringkas, namun tetap berperforma.
 
Dengan bodi tipis dan ringkasnya, ASUS Vivobook Ultra A412, lebih mudah dimasukan dalam tas, dan tak memenuhi ruang. Mobilitas pengguna pun tidak terkendala berat dan beban yang berlebih, karena vivobook memiliki berat hanya 1.5kg saja.

Empat varian warna pun melengkapi koleksi Vivobook Ultra A412 ini. Coral Crush, Peacock Blue, Slate grey, dan Transparent Silver. Tinggal pilih mana yang sesuai dengan kepribadian kamu.

Yang paling kerennya, Laptop ini pun telah pre-install dengan Windows 10 asli!! Jadi kamu tak perlu membeli Windows lagi apalagi menginstal software bajakan.

Duhh...makin penasaran ama Vivobook Ultra A412 ini, Dah imut, lucu, pas banget nih ama bodi aku. Hehehe.

Daripada makin penasaran, cuss, kita intip Outside dan Inside Vivobook Ultra A421A.


1. Desain 
Asus Vivobook Ultra A412 sudah menggunakan screen-to-body ratio 87 persen, teknologi NanoEdge, dengan bezel ultra ramping 5.7m pada ke empat sisinya. Walaupun pun imut, dengan bezel sangat tipis, namun laptop fullHD ini, menghasilkan layar dan visual sangat luas. Di bezel atas, juga terselip kamera HD yang bebas membuat kamu chat dan video call bersama siapapun. Tebal 19.5mm dan berat 1.5kg, membuat laptop ini bisa kamu taruh dimana pun tanpa memenuhi tempat, apalagi berat yang mengganggu.

2. Ekspresi Warna Memikat
Empat varian warna bisa kamu pilih yang sesuai dengan kepribadianmu. Bila ingin tampilan sederhana Slate Grey bisa jadi pilihan kamu. Ramping, canggih dan menarik, Transparent Silver bisa kamu andalkan. Peacock Blue, hadir dengan gradasi warna warni bila dilihat dengan sudut yang berbeda. Jika ingin menonjol, ada Coral Crush dengan hasil akhir yang cerah. Mupeng banget kan?




3. Touchpad dan Ergolift
Laptop ini didesain dengan sistem ergolift. Ketika layar full dibuka, engsel laptop otomatis terangkat dengan kemiringan dua derajat. Posisi ini membuat kamu nyaman mengetik di banding posisi flat. Selain itu, sirkulasi udara dengan rongga ekstra, tetap stabil meski dipakai dalam jangka lama. Vivobook Ultra A412 juga dilengkapi backlit berwarna putih, yang mengeluarkan cahaya ketika berada di ruangan gelap. Walau mati lampu, DL makin dekat, kamu masih bisa kerja dengan bantuan cahaya pada keypad.



4. Konektifitas
Bodi ramping, tak menghalangi Vivobook menyediakan portabilitas yang multifungsi. Di sisi kanan terdapat slot Kensington lock, port USB 3.1 Type-A, dua lampu indikator daya dan charging, serta microSD card reader. Sebelah kiri ada MicroSD card reader, port USB 3.1 Gen1 Type-C dan USB 2.0, combo audio jack serta port HDMI. Vivobook ini juga didukung baterai berkapasitas 34Whrs, 2-S1P 2-cell-Li lion. Walau standar, tetap mumpuni kok.



5. Finger Print dan Windows Hello
Asus Vivobook Ultra A412 telah terinstal dengan windows 10 asli. itu artinya, laptop ini sudah didukung oleh sistem keamanan yang yahud, tanpa perlu membeli windows lagi atau menginstal sofware bajakan. Yup. laptop ini memang telah menggunakan sistem finger print dan pemindai wajah untuk log in ke sistem operasinya. Cukup dengan menyentuh touchpad, atau menscan wajah, kamu sudah bisa masuk tanpa angka dan kode yang ribet.




5. Daya Pacu
Stylist trendy dan berjiwa muda, Vivobook Ultra A412 ditenagai prosesor terbaru AMD Ryzen 3000 series, baik Ryzen 3 ataupun Ryzen 5.Vivobook Ultra A412 didukung GPU NVIDIA GeForce MX250 dan tiga pilihan prosesor Intel Core generasi ke delapan. Kapasitas RAM mencapai 8 GB dengan media penyimpanan SSD hingga 512 GB

Spesifikasi lengkap Vivobook Ultra


Mupeng banget kan, ama laptop ini? Aku aja mupeng. Kamu juga kan?







Melipir Sehari ke Jewel Changi Airport




Weekend selalu ditunggu bagi kaum penikmat jalan. Merecharge energi yang terkuras selama sepekan, sambil mencari tempat unik untuk koleksi feed instagram. Tidak hanya bagi penikmat jalan saja, pekerja seperti kami, juga perlu merecharge energi untuk kembali fit menghadapi rutinitas yang sama setiap harinya. Rutinitas yang kadang bikin mata belekan, plus minus makin bertambah.

Lantas, kemana kita weekend ini?

Kali ini saya akan mengunjungi Jewel Changi Singapura. Wisata baru Singapura yang berlokasi di Changi Airport, tepatnya diantara Terminal 1, 2 dan  3.

Seperti apakah Jewel Changi ini? Saya akan share ceritanya di sini.


BATAM SEKUPANG  to HARBOUR FRONT SINGAPORE

Saya berangkat dari rumah ke Pelabuhan Ferry Internasional Sekupang, dengan menaiki ojek online. Kira-kira 25 menit, saya pun sampai di Sekupang (2x kena lampu merah). Segera naik ke lantai dua untuk check in di Counter Batam Fast. Sebelumnya, saya sudah membeli tiket di gerai waralaba 2pcs, satu buat teman dan satu lagi buat saya. Harga tiket satu orang PP Rp 275.000.

Untuk check in, saya terpaksa nunggu teman datang terlebih dahulu. Saya lupa meminta no pasport teman tersebut. Setelah selesai check in, dan waktu keberangkatan sudah semakin dekat, kami pun naik ke kapal Batam Fast menuju Harbour Front, pelabuhan laut Singapura. Dari Sekupang ke Harbour Front bisa ditempuh 40 menit saja.



HARBOUR FRONT to JEWEL CHANGI

Kelur dari Imigrasi, saya pun melaju ke stasiun MRT. Sebelumnya, saya cek isi kartu EZ link dahulu di mesin yang terletak sebelah kiri eskalator turun menuju stasiun MRT. Ternyata saldo saya masih ada $9, dan itu sudah lebih dari cukup. Sedangkan kartu teman saya terpaksa diganti, karena sudah expired. Untuk pergantian kartu dikenakan cas $3 yang dipotong dari saldo kartu yang tersisa.

How to go to Jewel by MRT?

Dari Harbour Front, bisa naik MRT sebelah kiri atau sebelah kanan, karena Harbour Front adalah perhentian pertama rute jalur Ungu. Turun lah di Outram Park, dan pindah ke jalur Hijau. Menuju ke jalur hijau, perhatikan petunjuk berupa anak panah yang tertera di setiap perhentian MRT. Dari jalur Hijau, ditempuh selama 40 menit dan akan melewati 11 stasiun, lalu berhenti di Tanah Merah. Kemudian naik LRT menuju Changi Airport

Jalur Ungu = Harbour Front ----> Outram Park (ganti jalur hijau)
Jalur Hijau = Outram Park-------   Tanah Merah  -----  LRT ke Changi






At CHANGI AIRPORT to JEWEL

Sampai di Changi Airport (pemberhentian terakhir) langsung belok kanan. Di depan kanan keluar MRT, ada petunjuk berupa anak panah menuju Jewel. Tak perlu cemas dan takut bila tersesat, di Singapura, petunjuk sangat jelas terpampang. Sama hal nya di Jewel, ikuti saja  step by stepnya.

Lorong demi lorong akan dilalui untuk sampai ke Jewel. Beberapa lorong juga terdapat Travelator dan kursi buat merehatkan kaki.






Lorong Panjang yang saya lalui selama 10 menit, akhirnya membawa saya ke perhentian terakhir, yakni pintu masuk Jewel.

Dari tadi saya bicara tentang Jewel, jewel dan jewel, Penasaran kan apa sih Jewel ini?

Jewel ini adalah tempat wisata terbaru Singapura yang grand opening pada 17 April 2019 lalu. Terdiri dari 10 lantai (include basemant), berkonsep indoors, namun tetap elegan dan bercita rasa kelas dunia. Transaparant roof dengan fasad baja penyanggahnya, terlihat sangat artistik dengan konsep alami yang juga menaunginya. Semuanya terasa nyata bukan layaknya buatan. Kemegahannya semakin "menggila" dengan adanya air terjun tinggi yang turun dari tengah atap. Air terjun yang digadang-gadang menjadi  air terjun indoors tertinggi di dunia. Wow.

Air terjun Jewel bisa diambil dengan angle yang berbeda, tergantung dari sudut mana yang bagus menurut kamu. Kamu bisa mengelilingi luasnya Jewel ini untuk mendapatkan view sesuai selera. Bisa dengan menaiki lift kaca, atau bisa via mall, sambil pantengin toko-toko produk branded yang tersedia. Eh, di belakang air terjun ini, ada penampakan LRT juga lo yang lalu lalang dari terminal 1 ke Terminal 3, atau sebaliknya.

Bila kamu melihat di sekeliling Air terjun, banyak terdapat aneka pepohonan tinggi, taman dan mini air terjun. Kalo beringsut lagi ke lantai jatuhnya curahan air terjun ini, kamu bakal merasakan adanya tempias (buatan pastinya) yang jatuh mengenai wajah.

Beda lagi kalo malam hari, hiasan laser yang berubah warna bergantian disekitar air terjun ini. Wah, salut banget ama desainernya, memang kesan alami buatan ok banget pokoknya.

Jewel tidak hanya wahana bermain dan melihat keindahannya saja. Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, banyak toko- toko branded available. Namun tidak hanya itu saja, Toko Retail, food court dan atraksi memikat seperti pokemon Go juga ada di Jewel ini. Mau shopping, makan, took photo instagramable semua bisa. Tapi tau sama tau kan, harga yang ditawarkan sedikit tinggi dibanding luaran, pintar-pintar milih aja kakak..






Salah satu view lain Air terjun Jewel  -Photo took by me-


Pepohonan tinggi yang membuat kesan alami   -Photo took by me-

Mini Air terjun di JEWEL   -Photo took by me-
Lift kaca   -Photo took by me-


Terakhir, saya pun melipir ke lantai paling atas. Di lantai atas ini, terdapat Canopy Park. Taman yang juga terdapat jembatan gantung. Jembatan dengan panjang 50 meter, yang memiliki lantai panel kaca di bagian tengah, yang menawarkan pemandangan ke level 1 Jewel. Wah..pastiya bakal memicu adrenalin nih.

Di rooftop ini, jelas banget penampakan langit biru dan hilir mudik pesawat di atas langit Changi. Banyak Spot-spot keceh juga lo. Jangan lupa mengabadikan air terjun dan poto-poto keren ya.

Buat wisata keluarga, recomended banget deh.











Menghabiskan Libur Akhir Pekan sambil Menikmati Wisata Seru di Singapura



Entah sudah berapa kali saya menginjakkan kaki di Singapura. Terakhir April lalu, saya baru saja menghabiskan akhir pekan bersama teman di sana.

Di banding Malaysia, kebanyakan warga Batam lebih memilih menghabiskan weekend dengan berwisata ke Singapura. Jarak yang dekat (via ferry 50 menit), ongkos yang murah, dan bisa pulang di hari yang sama lah yang menjadikan Singapura tetap jadi bidikan utama warga Batam untuk pelesiran.

Tak hanya warga Batam saja, traveler dunia pun menjadikan Singapura sebagai destinasi wisata yang masuk dalam itinerari mereka kunjungi.

Wajar, Singapura menyajikan satu paket lengkap untuk wisatawan dengan ragam dan selera yang berbeda. Seperti tersedianya wahana bermain anak & keluarga, Shopping Centre Branded and Cheaper, Kuliner Halal, Wahana Olahraga, Gardens, sampai Sirkuit Fomula 1 pun ada di Singapura.

Selain itu enaknya lagi di Singapura, layanan transportasi sangat mudah diakses. Kamu bisa mengunjungi spot-spot keceh dengan taksi, Bus, maupun MRT dengan aman, karena semuanya terintegrasi dan terfasilitasi.

Gak salah dong, pengen bolak balik lagi ke Singapura. Walau mayoritas adalah wahana buatan, tapi kecantikan dan keindahannya tak kalah dengan bentukan alami

Kalau saya dan teman sih, biasanya bisa menjajal beberapa wisata Singapura satu harian. Tak puas hanya sebentar, saya pun kadang menginap di Hostel maupun Hotel, demi wisata malam di kota termaju Asia ini.

Nah, pengen tau kan, wisata apa saja yang wajib kamu kunjungi bila ke Singapura?.

1. SENTOSA ISLAND
Sentosa Island adalah tempat wisata terbesar di kota Singapura. Di dalamnya banyak terdapat wahana menarik yang bisa kamu nikmati bersama keluarga maupun orang terdekat. Seperti S.E.A Aquarium, Universal Studio, Maddam Tussaud Museum, Hard Rock Cafe, Trick Eye Museum dan lain sebagainya. Untuk masuk ke wahana yang saya sebutkan di atas, ada harga yang harus kamu bayar. Namun, bila kamu tak ingin mengeluarkan budget besar, di Sentosa banyak kok terdapat spot-spot poto gratis yang instagramable.

Mau ke sini? gampang.. kamu bisa naik LRT dari lantai Tiga Vivo Mall, atau Bus Kuning Sentosa, atau bisa juga dengan berjalan kaki melewati Boardwalk. Semua ada value tersendiri, tinggal pilih mana yang kamu suka.

Menuju Sentosa via Boardwalk

S.E.A Aquarium

Spot Photo gratis Universal Studio


2. PATUNG MERLION
Tak lengkap rasanya bila ke Singapura tak singgah ke Patung Merlion. Terletak di seberang Fullerton Hotel, patung berbadan setengah ikan dan Singa ini, merupakan Landmarknya kota Singapura. Patung Merlion sangat mudah dijumpai, karena berada di pusat kota Singapura. Selain itu, di sekitar Patung Merlion, kamu bisa berswapoto dengan background pilihan, seperti Singapore Flyer, Hotel Marina Bay Sand (dipuncaknya seperti kapal), Esplanade Theater atau penampakan gedung-gedung pencakar langit. Tinggal mengatur posisi berdiri saja, semua bisa kamu nikmati sepuasnya, tanpa ada bayaran.

Patung Merlion

Background Marina Bay Sands



3. SULTAN MOSQUE
Masjid Sultan kampung glam ini paling terkenal di Singapura. Masjid ini selalu ramai karena menjadi salah satu destinasi turis mancanegara. Dari luar, penampakan tiang-tiang tinggi dan kubah berwarna emas, menjadi ciri khas masjid yang terdiri dari dua lantai ini. Tidak hanya muslim saja yang boleh datang ke masjid Sultan, non muslim pun diizinkan masuk, dengan memakai pakaian sopan dan menutup aurat (disediakan sarung buat cowok dan baju panjang plus selendang buat perempuan), pastinya dengan batas masuk yang sudah ditentukan.

Selain itu di sekitar masjid banyak tempat menjual souvenir dan makanan halal. Beringsut sedikit ke atas, ada spot instagramable yang berada di jalan haji Lane.



4. JEWEL
Ini wahana terbaru Singapura, yang dibuka pada 17 April 2019. Di wahana ini terdapat air terjun tinggi dalam ruangan yang sangat besar. Atap kaca tembus pandang, seakan menambah kesan alami air terjun Jewel yang berlantai 10 ini.

Dalam wahana Jewel, juga terdapat restoran, toko ritel, hotel dan juga taman dalam ruangan kaca, yang dilengkapi oleh pendingin ruangan. Jewel terhubung dengan bandara Changi lo. Jika pesawat delay, atau sehabis check in, kamu bisa menikmati keindahan air terjun dan atraksi unik di sekitar Jewel. Hati-hati ya, jangan sampai lupa waktu, trus ketinggalan pesawat. #grin

Air terjun Jewel


Selain berwisata ke negeri sendiri, boleh lah sekali-kali berwisata ke negara tetangga. Apalagi di jaman yang sudah modern sekarang, apapun bisa  dilakukan secara online. Bisa saja paginya kamu di wisata dalam negeri, sorenya sudah meluncur ke Singapura.

Jaman modern sekarang, semua begitu mudah diakses. Mau jalan ke satu tempat, gak perlu ribet pesan tiket dan hotel. Banyak situs penyedia tiket dan booking hotel yang bisa jadi pilihan kamu. Tentu saja yang termurah, aman dan terjamin.

Semuanya ada di pegipegi.com. Mau pesan hotel di Singapura, atau penginapan murah di Singapura, atau hotel dan penginapan murah di dekat MRT? Semua tersedia. Tinggal instal aplikasi, booking, transfer, selesai deh.

Seandainya sudah booking, tiba-tiba cancell, gimana? Gak perlu cemas, uang akan kembali ke rekening kita. Hotel termurah, Terlengkap dan jaminan uang 100% kembali, ya pegipegi.com.

Infinite Studios - Studio Film Terluas di Indonesia, Hollywoodnya Batam



Angkot yang saya tumpangi akhirnya sampai di Kepri Mall. Lampu merah diperempatan, memaksa saya harus cepat-cepat menyeberang menuju halte tempat kita janjian. Syukurlah, panas tak begitu terik, hingga saya tak perlu mengeluarkan payung kecil dari dalam tas.

Teh Lina orang pertama yang sampai di halte. Kedua saya, menyusul Nuri beserta Tambayu. Kami memang janjian berangkat bareng menuju Infinite Studios Batam, demi mengikuti "Movie Studio Tour", dari Govakansi. Berempat, kami menaiki taksi menuju Nongsa di mana lokasi Infinite Studios berada.

How To Go To Infinite Studios?

As you know, akses ke Nongsa ini ini sedikit susah, hanya ada angkot JoNo (Jodoh-Nongsa) dan Damri. Nunggu kira-kira 20 menitan. Tapi.... untuk perorangan atau grup yang datang langsung tidak dilayani ya. Mereka hanya bekerja sama dengan travel Agent, yakni Govakansi.

Gimana caranya? kamu bisa menghubungi via website www.govakansi.com, FB dan IG @govakansi.

Note : Bila ada syuting film, Tour Infinite Studios ditiadakan.

Tentang Infinite Studios Batam

Bila perfilman Amerika terkenal dengan Hollywoodnya, Indonesia juga punya kok, namanya Infinite Studio. Infinite Studios Batam berdiri pada 2015 di bawah naungan PT. Kinema Systrans Multimedia (KSM) dengan luas 14.000 + 30.000 meter persegi. Ia merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang bisnis kreatif, yang tidak hanya tempat syuting film saja, tapi juga tempat editing beberapa film animasi terkenal dunia, seperti Garfield.

Saat ini KSM memiliki lebih dari 300 animator dari seluruh Indonesia, yang tahun ini menggarap 15 produksi animasi dan telah memproduksi 11 film untuk live streaming.

Ada juga serial televisi luar negeri serta film-film action atau fiksi yang membutuhkan green screen untuk pengambilan gambarnya.

Feature Film: 
- Dead Mine (2012)
- Joker Game (2013)
- Blackhat (2015)
- Agent 47 (2015)
- Beyond Skyline (2015)
- 1965 (2015)
- The Journey (2015)
- Headshoot (2016)
- I love you from 38.000 ft (2016)
- Buffalo Boys (2017)

TV Series: 
- Serangoon Road (2011)
- Mata-Mata (2013)
- Halfworlds season 1 (2015)
- Halfworlds season 2 (2016)
- Grisse (2018)

"Kinema Studios Batam atau lebih dikenal Infinite Studio adalah studio film dan Animasi yang sangat luas yang terletak di Nongsa Batam."

Tiba di Infinite Studios

Taksi yang kami tumpangi tiba di lokasi sekitar pukul 13.35. Dari bawah tangga, saya melihat satu rombongan sedang diberi pengarahan oleh seorang guide cantik yang akhirnya saya tau ia adalah PR Infinite Studios yang bernama Bella. Sepertinya mereka juga akan tour menuju "isi dalam" Infinite Studios ini.

Kami dipersilahkan naik dan duduk di deretan meja kayu sambil menunggu teman yang belum datang. Jam dua adalah jadwal tour kami ke indoor dan outdoor studio.

Gak mau hanya duduk dan menunggu saja, saya mulai gentayangan cekrak-cekrek property lobby depan.

Di lurusan tangga masuk, tergantung lebih kurang 10 bel, dengan dua meriam di bawahnya. Wah, seru juga ni, kalo ada angin kencang pasti bel akan berbunyi, itu kira-kira gumaman saya.

Penasaran, saya coba mendekat, berniat menggoyangkan bel. Namun tak dinyana, bel yang dari jauh tampak real/berat, ternyata setelah dekat dan diraba, semua fake saudara-saudara. Bel, dinding dan bangunan di belakangnya, terbuat dari kayu, dicat sama persis dengan bentuk aslinya. Salut!

Patung hewan kiri & kanan itu Fake. Si Meong itu real, dia ikutan eksis
Tuh liat fake kan..

The Bells, properti film Jepang tahun 2015, JOKER GAME

Oya, dari lobby ini kita bisa menyaksikan view aneka pepohonan rimbun di sisi ruas jalan serta lapangan golf luas yang menghijau. Segaarrr..




Tour Movie Studio di Mulai

Sebelum menuju studios Indoor dan Outdoor, kami diberi wejangan dari mas Govakansi sebagai pihak pengundang.

Govakansi sendiri adalah travel agent yang menyediakan dan memfasilitasi siapapun yang ingin berkunjung ke Infinite Studios Batam. Tujuannya, mengajak masyarakat untuk mengenal Infinite Studios Batam dan menjadikannya sebagai salah satu spot wisata edukasi yang ada di Batam.

Tertarik? so pasti dong, saya aja pengen balik ke sini lagi. Kamu yang penasaran dan ingin berwisata serta mengulik studio Infinite Batam, sekali lagi, kamu bisa cek di website www.govakansi.com atau di IG dan FB @govakansi.

Selesai dari Mas Govakansi, giliran mba Bella menjelaskan tentang Infinite Studios lebih detail. Mba Bella juga memberi wejangan, area mana yang boleh dipoto dan yang dilarang poto.

Kenapa tak boleh dipoto?
Satu, karena masih dalam proses produksi dan kedua kemungkinan akan dipake untuk beberapa film yang akan dibuat season dua. Takut Spoiler buk!

Kelar sepatah dua patah kata, kami pun langsung menuju rute tour yang sudah dijelaskan. Apa saja? Yuk dimari.

AREA STEAMPUNK. 
Area ini adalah salah satu set yang produksi untuk Halfword HBO Asia Tv Series. Set Ini tidak sepenuhnya sama dengan set film, pihak Infinite studios sudah melakukan beberapa improvisasi.

Halfworlds sendiri merupakan seri televisi fantasi gelap yang diproduksi oleh HBO Asia, yang berlatar Asia masa kini dan berkisah tentang dunia paralel makhluk haus darah dari mitologi Indonesia yang telah hidup di antara manusia selama berabad-abad.

Mengalihkan pandangan ke tengah lorong, ada satu meja biliar komplit, entah bagian dari set film atau tidak, saya lupa  bertanya.

Ngesot dikit dari meja biliar, ada Coffe Shop, yang terinspirasi oleh film bertema fiksi, Buffalo Boys. Film yang menceritakan tentang Java di abad ke-19 yang diperankan oleh Yoshi Sudarso, Mike Wiluan, Ario Bayu Pevita Pierce, dll. Dah pada nonton kan?

Lorong menuju studio

STEAMPUNK
Vantrach Lounge


THE CLOCK
Sebuah jam besar di Film Thriller Jepang, Joker Game. Dalam film tersebut jam ini kelihatannya tinggi banget, padahal aslinya rendah lo. Efek dan Angle kamera lah yang bermain, hingga terlihat tinggi.

Selain itu ada sepeda motor dan becak, yang masih properti film Joker Game tahun 2015. Dulunya set ini ditempatkan di outdoor, namun setelah proses pengambilan gambar selesai, mereka menempatkan set ini di indoor dan tetap disimpan sebagai display/pajangan.




Selanjutnya kami melangkah ke ruangan yang memuat foto-foto film yang diproses di Infinite Studios, yang tergantung di dinding ruangan.

Ngesot lagi ke kanan di sini lah INDOOR STUDIO dengan luas 1300m².

Ya ampun, luas banget mirip hanggar pesawat. Wajar, studio ini pernah jadi yang terbesar se Asia Tenggara, sebelum studio Johor Bahru dibangun. Yang pasti ruangan luas ini dilapisi material kedap suara.

Di stage ini, ada beberapa tempat yang tidak boleh dipoto, karena akan ada next produksi. Agak sedih juga sih ya, gak bisa mengabadikan luasnya ruangan ini.

Menoleh ke sisi kiri stage, masih tersedia The train, set di film Buffalo Boys. Mereka fighting di  train yang melaju di area pegunungan. Well, jangan berimaji kalo itu train beneran, ini nih penampakan yang sesungguhnya. Kayu dan papan, yang dibuat layaknya kereta api.

Dalam fake train ini, ada televisi 21" yang menayangkan adegan film yang diambil di train. Sambil nonton, saya pun berimaji nonton mereka fighting, sambil gigit pulpen di pojokan. #Eeeehh...





Puas ngacak-ngacak The Train, kami pun beringsut ke ruangan setting film Grisse dan Bufallo Boys. Agak sedikit seram ya, tapi tetap memberanikan diri. Di ruangan ini terdapat ruang penjara, eksekusi dan Bar. Lagi-lagi ini dinding buatan yang bisa dibongkar pasang.




Di film Buffolo Boys ini kandang kuda, di Film Grisse ini penjara

OUTDOOR STUDIO
Luasnya 1 hektar. Di sini terdapat miniatur kota pada film Grisse, yang menceritakan kota Gresik 1837. Semua bangunan fake, bukan terbuat dari batu, tapi dipainting menyerupai asli, tujuannya agar bisa dirombak sesuai kebutuhan film.

Lokasi ini layaknya rumah di pedesaan, yang dibentuk se ciamik mungkin. Ada hal menarik nih, ada satu rumah yang atapnya langsung didatangkan dari Jogja agar lebih mirip ama aslinya.




rumah yang atapnya didatangkan dari Jogja

Selesai sudah kami mengacak-ngacak studio Indoor dan Outdoor Infinite Studio. Saatnya kembali ke Lobby The Bells.

Cuaca panas di lokasi Outdoor, membuat kerongkongan saya minta diisi oleh yang segar-seger. Melirik ke kanan, saya melihat ada kulkas minuman, yang tentunya berisi minuman segar. Tapi saya curiga, jangan-jangan kulkas itu... bagian dari set film juga.

Omaygad, ternyata benar, bukan aslii... Lagi-lagi saya tertipu kesekian kalinya. HuaaaĆ ....

Penutupan tour Infinite selesai, saya pun pulang dengan menumpang mobil July dan singgah di perempatan minum es cendol yang sudah dipesan Teh Lina. Segaaaaarrr.. lepas sudah dahaga ini.

Infinite Studios Batam
Jalan Hang Lekiu Sambau Kecamatan Nongsa Batam, Kepulauan Riau.