Chicken Katsu SoGood & Vegetable Salad with Mayonnaise Sauce

March 20, 2018 Yulia Marza 19 Comments



Menghadapi anak susah makan, jadi dilema tersendiri bagi saya. Bagaimana tidak, makanan yang sudah disiapkan kadang tak tersentuh sama sekali. Aksi penolakan sering terjadi ketika mereka mengintip saya memasak, lalu pura-pura bertanya "mami masak apa?", yang kemudian berlanjut ke "aksi tutup mulut" ketika disuapkan.

Tentu saja aksi tutup mulut ini berujung kegelisahan saya sebagai orangtua. Kalau anak saya tidak makan, bagaimana kecukupan gizinya? Apalagi mereka dalam masa pertumbuhan yang memerlukan asupan gizi yang cukup untuk anak seusianya.

Pertanyaan-pertanyaan kecil, sering muncul di kepala saya. Apa yang membuat si kecil susah membuka mulutnya? Apa mereka bosan dengan masakan saya? Sakit bagian dalam mulut? Atau memang selera makannya yang lagi menurun?

Kondisi seperti ini harus cepat saya atasi. Saya gak mau dong anak saya kurang protein, buah dan sayur. Masakan yang saya sajikan dengan menu yang sama, mungkin salah satu alasan anak-anak menolak tuk makan.

Biasanya penolakan terjadi saat makan malam. Pulang kantor di sore hari, lelah dan letih yang mendera, kadang memang masakan simple yang saya sajikan. Seperti telur ceplok, orak arik telur, tempe dan tahu goreng, baby kailan dan pokcoy.

Saya pikir, selama tidak ada complain dari anak-anak, saya anggap fine-fine aja. Lagipula dulu saya belum terlalu ahli meramu masakan baru. Maafkan mami tercintamu ini nak. Pernah sih, coba beli buku resep masakan, prakteknya berjalan selama beberapa hari. Tapi setelah itu, bukunya hanya penghias lemari saja. Hehe.

CARA JITU AGAR ANAK MAU MAKAN

Dari masalah anak sulit makan, saya pun harus segera mengambil win-win solution, agar anak kembali berselera tuk makan.

Kenali penyebabnya, itu yang pertama saya lakukan. Anak yang tidak mau makan biasanya karena tidak terbiasa sarapan, kebanyakan jajan di luar, kurang minum, kurang suka makan sayur dan buah, suka pilih-pilih makanan dan lain sebagainya.

Nah, anak saya masuk kategori selalu pilih-pilih makanan nih. Tapi saya ada langkah jitu, agar anak saya mau makan, walaupun kadang tidak menghabiskannya. Masak maknya kalah sama anak. Hehe.

Saya menerapkan seperti dibawah ini:
1. Bertanya mau dimasakin apa.
2. Membuat variasi makanan.
3. Menyuapkan sambil memutar CD kegemarannya.
4. Mengajak makan di luar.


Biasanya membuat variasi makanan anak, saya lakukan setiap weekend. Di saat libur kerja adalah waktu yang pas membuat kreasi makanan untuk anak saya. Salah satu makanan yang saya sajikan adalah Chicken Katsu SoGood & Vegetable Salad with Mayonnaise Sauce.

Hmm...mengapa makanan ini? Saya terinspirasi dengan sajian Menu Piring Gizi Seimbang ala SoGood, yang terdiri dari Karbohidrat, Protein, Buah dan Sayur. Yang mencukupi gizi anak saya untuk menunjang aktivitasnya. Kalau dulu namanya sih 4 Sehat 5 Sempurna kan yah? Sekarang lebih di sempurnakan lagi ala #LebihBaikSoGood


Mengapa harus SoGood? Seluruh produk berkualitas So Good dibuat dari daging pilihan terbaik, diolah secara higienis melalui proses yang modern, Pemanasan, Pengeringan, dan Pembekuan yang melalui pengawasan mutu yang ketat. Selain itu produk SoGood tersedia dalam bentuk kemasan siap olah dan siap masak. Tergantung selera Bunda mau pilih yang mana. Gak salah kan produk SoGood menjadi pilihan tepat untuk menyajikan makanan  berkualitas. That's way I chose SoGood.

Pengen tahu kan seperti apa makanan Chicken Katsu SoGood & Vegetable Salad with Mayonnaise Sauce ala saya? Yuk simak cara sederhananya di bawah ini.



Bahan Utama
Chicken Katsu SoGood
Wrap

Salad
Wortel
Selada
Tomat
Paprika
Saus Mayonaise
Wortel, Paprika dan Selada kukus selama 5 menit.

Buah
Pear

Cara membuat Salad
Potong wortel menjadi dua bagian, lalu parut hingga membentuk potongan halus. Tomat potong dua, iris memanjang. Daun selada rajah menjadi kecil. Sedangkan Paprika cukup satu ruas jari, untuk menambah rasa pedas saja.
Campurkan semua bahan ke atas piring dan tambahkan saus mayonais secukupnya. Aduk hingga sayur tercampur saus.

Menggoreng Chicken Katsu
Panaskan minyak dan masukan Chicken Katsu hingga tanpak kuning kecoklatan atau sudah naik ke atas permukaan minyak. Sementara Wrap panaskan dengan teflon selama 25 detik.

Platting
Letakan wrap diatas piring. Lalu ditengahnya beri salad, buah dan Chicken Katsu. Tak lupa saya beri sedikit nasi untuk pelengkap. Biasanya anak-anak, makan wrap atau nasi, sesuai selera mereka. Lalu beri saus mayonais di atasnya. Dan Chicken Katsu siap dihidangkan.

Chicken Katsu SoGood & Vegetable Salad with Mayonnaise Sauce

Reaksi Pertama Anak
Awal saya sajikan, anak-anak menolak untuk memakannya. Karena memang anak-anak saya sediikit ribet dengan menu baru.
"Apaan tuh Mi, enak gak?
"Coba aja dulu?"
Mereka coba dan bilang, "Hmm..yummy... enak lo Mi?

Yup, saya sudah punya solusi gimana anak-anak mau makan dengan dengan komposisi yang pas #SogoodPiringGiziSeimbang. Ternyata menu masakan baru alternatif utama terbaik bagi saya agar anak gak malas makan. Bagaimana dengan Bunda?


19 komentar:

Terima kasih telah berkunjung ke blog saya, silahkan berkomentar dengan sopan.

Tuntaskan Anyang-Anyangan Mengganggu, Dengan Uri-cran Ekstra Buah Cranberry

March 09, 2018 Yulia Marza 18 Comments


Jam istirahat kerja, saatnya nge-draft tulisan di blog. Working moms dan juga mengelola blog pribadi, kudu pintar memanfaatkan waktu luang. Apalagi kalau dikejar DL lomba dan challenge pada grup. Kecepatan ngetik bisa 55 kata per menit.

Pernah sedang asyik membuat draft tulisan tentang anyang-anyangan, tiba-tiba seorang teman bertanya pada saya.

"Anyang-anyangan itu, kalau pipis sakit ya jeng?"

"Eh, iya" jawab saya sambil noleh.

Mungkin si teman melihat saya serius ngetik, dan ngintip apa yang saya kerjakan..

"Saya pernah ngalamin lo, rasanya perih, gak enak banget, pengen buang air kecil terus, tapi keluarnya sedikit" ujar teman saya dengan wajah serius.

"O, ya? Trus jeng Desi minum apa?" saya balik nanya.

"Gak ada. Saya ke dokter aja, dikasih antibiotik, trus disarankan minum air putih yang banyak"


Tentang Anyang-Anyangan
"Anyang-anyang adalah gejala sering buang air kecil, tapi sedikit, bahkan tidak keluar sama sekali. Biasanya disertai nyeri di bawah perut."

Banyak dari kita tidak menyadari terjangkit anyang-anyangan. Padahal, 5 dari 10 perempuan berisiko mengalami anyang-anyangan, yang berdampak pada Infeksi Saluran Kemih. Ketidaktahuan serta kurangnya informasi, diduga pemicu kita mengabaikan anyang-anyangan.

Salah satunya adalah saya. Dulu saya buta dan tidak tau sama sekali akan anyang-anyangan. Padahal saya pernah mengalami sakit buang air kecil, dan urine keluar sedikit. Kebiasaan di tempat kerja yang sering menahan pipis, sebagai awal saya terkena anyang-anyangan. Kenyataan ini semakin diperparah ketika saya pulang dari Singapura, setelah mengeksplor hutan kecil di Southern Ridges.


Gejala Awal Saya Terkena Anyang-Anyangan


Awalnya saya melalui jembatan Alexandra Arch, Singapur, menyusuri trail/forest walk yang panjangnya 10km. Setengah jam perjalanan saya masih menikmati suasana hutan dengan kicauan burung dan penampakan gedung-gedung tinggi yang menyeruak dari balik pepohonan. Hijau dan menyegarkan mata, begitulah kira-kira. Apalagi cuaca cukup mendukung saat perjalanan berlangsung.


Setelah satu jam perjalanan, saya mulai merasa ingin buang air kecil. Pertama yang saya lakukan, mempercepat langkah kaki, agar hasrat ingin pipis ini tidak keluar sembarangan. Menaiki tangga trail, rasa ini sudah tidak bisa dibendung lagi. Saya tetap berusaha menahan semampunya.

Saat eksplor hutan Singapur

Berjalan perlahan sambil berpegangan pada sisi besi pengaman, langkah terbaik yang saya ambil, sampai saya menemukan kamar kecil. Saya sadar sedang berada di hutan, di atas forest walk yang tinggi, yang tidak mungkin menemukan kamar kecil apalagi portable toilet.

Selama 20 menit, saya menahan buang air kecil dengan langkah yang tertatih-tatih. Pas belokan terakhir, sampai juga saya di ujung forest walk, dengan penampakan area menuju ke Maunt Faber. Segera saya mencari petunjuk di mana posisi toilet berada. Sedikit berlari, saya pun menuntaskan rasa tersiksa ini. Syukur lah akhirnya keluar juga di tempat yang seharusnya.

Dua minggu setelah pulang dari Singapur, saya mulai merasa sakit buang air kecil. Tidak hanya di rumah, di kantor pun saya harus bolak-balik kamar kecil disebabkan rasa ingin pipis terus menerus. Saya pun tak tahu gejala ini indikasi penyakit apa.

Saya coba ke dokter, dan dokter bilang, "tidak ada masalah yang serius, jangan lupa minum air putih yang banyak. Ibu saya beri antibiotik saja ya".

Namun kok saya belum puas ya? Saya masih galau apa yang menimpa saya. Gak mau berlama-lama tanpa kepastian, saya pun langsung browsing di salah satu situs pencari. Ternyata saya terindikasi anyang-anyangan tingkat tinggi (versi saya), yang mengakibatkan Infeksi Saluran Kemih (ISK).

Kaget? Pasti. Gak pernah terbayangkan anyang-anyangan menjadi penyebab sakit saat buang air kecil, yang berdampak serius pada kesehatan.

Ancaman Anyang-anyangan
Kadang kita tak sepenuhnya aware, kalau penyebab anyang-anyangan berawal dari hal sepele. Sering buang air kecil, pakaian dalam yang lembab, kurangnya minum air putih, serta cara membasuh organ intim yang salah, yang memicu microorganisme lain masuk ke saluran kencing, dan mengakibatkan Infeksi Saluran Kemih.

Salah satunya bakteri Escherichia coli atau dikenal dengan E-Coli. Bakteri E-Coli ini masuk melalui uretra menuju saluran kemih. Ia akan menempel dan berkembang biak dengan pesat di kandung kemih. Rasa sakit saat buang air kecil, nyeri pinggang yang disertai urine yang berwarna keruh, adalah sinyal parah E-coli menyerang kandung kemih.


Jika kondisi ini dibiarkan, bakteri E-coli akan menyebar ke ginjal dan memicu terjadinya pendarahan/kencing darah. Perlu penanganan serius. Bila tidak, bisa mengancam keselamatan.


Siapa saja yang berisiko terkena Infeksi Saluran Kemih?
1. Ibu Hamil.
Wanita yang pernah hamil, pasti pernah merasakan sering buang air kecil. Hal ini lumrah, disebabkan seiring bertambahnya usia janin, tekanan pada kandung kemih juga semakin besar. Biasanya di mulai di usia kandungan 6 minggu hingga melahirkan.

2. Anak-anak
Kebiasaan anak-anak yang suka bermain kotor, juga penyebab ISK. Kurangnya menjaga kebersihan tangan, mengakibatkan Bakteri E-Coli enggan beranjak dari tangan sang anak.

3. Perempuan Aktif
Mobilitas yang tinggi, membuat perempuan aktif sering menahan pipis. Ditambah lagi dengan seringnya menggunakan toilet umum. Kebiasan buruk inilah yang menyebabkan ISK.

Selain itu, wanita yang sudah Menopause pengguna Pil KB juga rentan berisiko terkena anyang-anyangan.


Solusi Saya Menuntaskan Anyang-Anyangan.


Sejak terkena anyang-anyangan, saya harus waspada dengan kesehatan diri saya sendiri, terutama kesehatan di bagian organ intim. Jangan sampai anyang-anyangan datang berulang, yang membuat saya harus stop beraktifitas.


Banyak cara mencegah anyang-anyangan yang dapat kita lakukan agar tidak berulang di kemudian hari, seperti:
1. Menjaga dan merawat kebersihan sekitar organ intim secara optimal.
2. Bagi wanita, setelah pipis basuh organ kewanitaan dari arah depan ke arah belakang
3. Gunakan pembersih daerah kewanitaan yang ber pH seimbang
4. Jangan biasakan terlalu lama menahan pipis
5. Biasakan buang air kecil setelah bangun tidur untuk mengeluarkan berbagai jenis bakteri dari dalam tubuh
6. Minum air putih rutin 8 gelas perhari

Tidak hanya melakukan tindakan preventive di atas, saya pun menemukan solusi yang pas untuk menetralisir pembuangan urine pada tubuh saya. Pilihan saya jatuh pada Prive Uri-cran, solusi alami untuk mencegah anyang-anyangan. Mengandung ekstrak buah Cranberry yang dapat mencegah Infeksi Saluran Kemih berulang, dan mampu mengatasi susah buang air kecil.

Uri-cran ekstra Cranberry juga aman dikonsumsi kapanpun dan dimanapun. Selain itu, Uri-cran tidak menimbulkan resistensi, atau keadaan dimana seseorang kebal dengan penggunaan antibiotik.

Mengapa buah Cranberry?
Buah Cranberry adalah buah berwarna merah kecil dengan ukuran 6-18mm, dan berasa asam. Buah ini memiliki 3 zat istimewa, yang bermanfaat untuk mencegah ISK, yakni Flavonoid, Vitamin C dan Mineral.
Buah Cranberry. Sumber: FB Prive Uri-ran

Selain itu, buah ini juga telah lolos 4 kali uji klinis di Perancis, yang menyatakan bahwa jus cranberry mampu menghambat infeksi bakteri pada saluran kencing. Anti adhesinya membuat bakteri tidak tidak akan menempel pada saluran kemih, sehingga mencegah bakteri menularkan infeksi

Kandungan flavonoid antosianidin, peonidin dan quercetin yang terdapat pada buah cranberry, terbukti ampuh melawan kanker secara in vitro, namun kurang diserap di dalam tubuh manusia dan cepat dieliminasi dalam darah.


Apa saja Produk Uri-cran? dan dimana bisa mendapatkannya?

Uri-cran bisa didapatkan di Guardian, Kimia Farma, Watson, Century, Viva Generik. Tersedia dalam dua pilihan.
1. Bentuk Kapsul dengan kandungan ekstrak Cranberry, membantu memelihara kesehatan saluran kemih yang dapat diminum kapanpun dan dimanapun.Komposisi: 250 mg Ekstrak Cranberry Sediaan: Kapsul Dosis: 1-2 Kapsul / Hari. Isi per Box: 30 Kapsul / Box

Sumber: Uricran.co.id

2. Bentuk powder yang mengandung ekstrak Cranberry dan dilengkapi Lactobacillus achidopillus dan Bifidobacterium bifidum yang dapat menjaga kesehatan. Uri-cran powder paling enak diminum dengan air dingin. Komposisi: 375 mg Ekstrak Cranberry, 60 mg Vit C, 0.1 mg Lactobacillus Achidopillus, 0.1 mg Bifidobacterium bifidum. Sediaan: Powder Sachet. Dosis: 1-2 Sachet / Hari Isi per Box: 15 Sachet / Box

Sumber:uricran.co.id

Saya lebih suka mengonsumsi Uri-cran dalam bentuk powder, karena larut dalam air dan bisa diminum seperti air biasa. Saya mengkonsumsinya cukup satu kali saja tiap harinya. Uri-cran paling efektif mengatasi susah buang air kecil saya, karna kandungan ekstra Cranberry yang efektif mencegah bakteri penyebab anyang-anyangan.




Itu cara saya mengatasi penyebab anyang-anyangan yang berdampak pada Infeksi Saluran Kemih. Bagaimana dengan temans?

So, jangan ragu mengkonsumsi Uri-cran, solusi Anyang-anyangan pertama di Indonesia. Anyang-Anyangan, ya Prive Uri-cran.


18 komentar:

Terima kasih telah berkunjung ke blog saya, silahkan berkomentar dengan sopan.