Waspada kekerasan terhadap anak

May 31, 2016 Yulia Marza 0 Comments



Kelahiran seorang anak dalam pernikahan adalah suatu anugrah yang tak ternilai harganya. Banyak pasangan yang mudah mendapatkan anak dan tidak sedikit juga yang sulit untuk mendapatkannya. Dalam Islam, anak adalah titipan yang Maha Kuasa yang akan diminta pertanggung jawabannya kelak.

Tidak semua anak dilahirkan dengan sempurna, tidak semua anak seperti yang kita inginkan. Kita sebagai orang tua jangan pantang menyerah dengan keadaan anak, baik atau buruk, cantik atau tidak, mereka adalah ttipan dari sang Pencipta.

Prilaku anak adalah cerminan orang tuanya, baik buruk anak tergantung didikan orang tua dalam keluarga, perkataan lembut yang sering dikeluarkan, maka itulah yang akan diterapkan anak dalam pergaulannya. Pendekatan dengan kasih sayang yang sering diberikan oleh orangtua akan membuat anak akan lebih mudah berinteraksi dan bersikap menyayangi teman - temannya.

Maraknya kekerasan yang terjadi pada anak belakangan ini, membuat banyak orang tua khawatir dengan anak- anak mereka, pesatnya teknologi yang tidak bisa kita hindari, maraknya media yang menyiarkan berita tentang kekerasan pada anak, membuat pengaruh besar akan perubahan tumbuh kembang dan jalan pikiran anak. Pergaulan dan cara didik yang salah, juga dapat merubah watak seorang anak menjadi kasar dan bermental labil. Dalam hal ini, peran orangtua lah yang sangat besar.

Tidak hanya disekolah, di Mall, dan di arena bermain, ruang lingkup kekerasan dan pelecehan anak telah merambah di lingkungan tempat tinggal, bahkan keluarga terdekat sekalipun. Dimanakah kita sebagai orang tua?.

Bukankah masih segar dalam ingatan kita, kasus Yuyun, Enno,yang hanya segelintir kasus yang diliput oleh media, diluar sana mungkin masih banyak kasus lain yang kita tidak tahu. Minimnya pengetahuan masyarakat tentang hukum, kurangnya perlindungan oleh aparat, serta tidak adanya Undang Undang yang membuat jera para pelaku tindak kekerasan dan seksualitas, membuat mereka semakin merajalela.

Banyaknya desakan dari elemen masyarakat, akan rusaknya tatanan moral anak bangsa, membuat Pemerintah mengambil langkah serius dalam hal ini. Telah diikeluarkan nya Perpu No.1 Tahun 2016, perubahan kedua atas Undang - Undang No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak oleh Presiden, hukuman kebiri bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak, yang di anggap sebagai kejahatan luar biasa, agar bisa menimbulkan efek jera bagi pelaku.

Pemerintah hanya mengeluarkan langkah sebagai upaya untuk pencegahan, tapi fakta di lapangan tidak semua bisa di kendalikan, apakah memang akan membuat para pelaku jera?atau malah sebaliknya.

Disini, orang tua lah yang lebih bertanggung jawab. Bagaimana membentuk dan memberikan pendekatan dan tindakan preventif  kepada anak, agar anak tumbuh menjadi pribadi yang kuat, tangguh dan bisa bertahan dalam situasi apapun. Mengajarkan moral dan etika hidup semenjak dini, sedikit banyak akan membantu anak dalam bersosialisasi.

Maka sadarilah para orang tua, didiklah anak sesuai dengan kemampuannya, anak tidak pernah menginginkan dilahirkan dari rahim siapa dan dari latar belakang bagaimana, yang dia tahu hanya kita sebagai orangtua yang menyayanginya, karena anak adalah anugrah dari Yang Maha Kuasa.

Jangan berharap kebaikan dari anak, kalau kita tidak mendidik dan menanamkan kebaikan kepadanya. Jangan mengambil hak anak secara paksa, didiklah mereka dengan benar dan jangan pernah meminta hasil dari usaha yang telah kita lakukan. Apakah besarnya nanti akan jadi kawan, atau musuh yang akan menikam kita sendiri. Anak adalah tanggung jawab kita para orangtua, jangan lah berhenti mendidik, sampai maut memisahkan.

0 komentar:

Terima kasih telah berkunjung ke blog saya, silahkan berkomentar dengan sopan.

Aku dan Pegadaian

May 23, 2016 Yulia Marza 2 Comments

Permasalahan finansial tidak hanya kita alami masa sekarang saja, di masa depan pun masalah keuangan akan selalu ada bila kita tidak dapat mengontrol finansial secara baik. Besar pasak dari pada tiang, sering dialami sebagian orang akibat tidak bisa mengendalikan keuangan.

Salah satu cara untuk mengontrol keuangan adalah dengan berinvestasi. Biasanya investasi emas banyak dijadikan pilihan, sebagai salah satu investasi aman dan terjamin hingga ke depannya. Selain itu investasi emas sangat menguntungkan dan tidak berisiko, mengingat, harga emas dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan signifikan.

Emas pun bisa dijadikan jaminan bila mengalami kendala keuangan. Emas bisa dijual bahkan bisa digadaikan. Salah satu media pelayanan penyimpanan emas adalah pegadaian.

Syarat Gadai Emas

Secara umum, sistem gadai emas di pegadaian sama dengan sistem barter pada jaman dulunya. Ada dua jenis barang yang bisa didapat kedua belah pihak. Bedanya, pada sistem barter, kita mencari barang yang ditukar dengan yang kita butuhkan. Adakalanya barang yang  ditukar, takarannya tidak sebanding antara keduanya. 

Sedangkan sistem gadai emas, takaran nilai emas yang digadai, disesuaikan dengan harga emas yang beredar di pasaran saat itu

Syarat gadai emas antara lain
  • KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku
  • Emas, seperti perhiasan atau emas batangan
  • Kartu Keluarga

Proses Setelah Gadai

Siapapun bisa gadai emas di pegadaian. Baik Ibu rumah tangga, pelaku UMKM, pekerja lepas bahkan karyawan kantor sekalipun. Sistem yang berlaku tidak ada perbedaan, tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku di pegadaian.

Dari pengalaman saya, proses dari awal gadai sampai proses pencairan dana, hanya butuh waktu 15 menit saja, sekali lagi jika syarat dan ketentuan sudah lengkap.

Bagaimana cara menakar emas?

1. Emas yang sudah diterima di pegadaian, biasanya akan ditimbang terlebih dahulu.  Lalu ditaksir lah harga sesuai dengan harga emas perhari itu, selalu ada pengurangan dipotong biaya- biaya yang berlaku. Biasanya selain emas batangan, seperti perhiasan, taksirannya berlaku satu tingkat dibawah takaran barang yang digadai. Misal emas 24 ditaksir dengan emas 23 karat. 

2. Apabila harga emas yang ditentukan sudah deal, pihak Pegadaian akan mengeluarkan Surat Bukti Kredit berupa kertas warna hijau yang ada nama, nama barang, harga taksiran, tanggal kredit dan tanggal jatuh tempo.

Dan yang paling penting Nomor Resi harus jelas, jika terhapus, pihak Pegadaian akan kesulitan untuk mencari dan mencocokan dengan bukti yang akan kita bayar. Jika Surat Bukti Kredit hilang atau rusak, maka harus minta surat dari kepolisian.

3. Emas disimpan pegadaian, uang cash sudah di tangan.
Sistem simpan pinjam yang sudah syah secara akad, uang cash langsung diserahkan ke pihak penggadai.

4. Limit waktu 4 bulan.
Pada surat gadai yang diterima, tertera tempo waktu pembayaran yang seharusnya dicicil. Sebelumnya pihak pegadaian akan me-reminder rahim kapan jatuh tempo cicilan. Bila tidak dibayar sesuai jatuh tempo dan dispensasi yang diberikan, maka pihak pegadaian akan melakukan lelang emas.

Pada dasarnya gadai emas di pegadaian ini sama halnya seperti simpan pinjam pada koperasi. Atau pada karyawan seperti saya, peminjaman pada perusahaan. Bedanya hanya pada sistem pembayaran.

Jika status anda karyawan, syarat pertama yang dipenuhi tentu anda karyawan di perusahaan tersebut. Selanjutnya bila disetujui, pinjaman karyawan harus memiliki arus finansial yang tetap dari perusahaan. Maksudnya, anda sudah karyawan tetap dan ada jaminan anda akan masih tetap bekerja dan bisa membayarkan cicilan pinjaman via pemotongan gaji, selama perusahaan masih berdiri.

Apa Saja yang harus diperhatikan sebelum Gadai Emas

Satu tips penting, kalau mau gadai Emas, sebaiknya cari kantor Pegadaian yang dekat dengan tempat tinggal kita, untuk memudahkan sewaktu proses pembayaran angsuran, dan gak kalah pentingnya, cari tau juga berapa harga emas yang beredar di pasaran saat itu, soalnya, kisaran harga emas yang akan kita gadai, biasanya di tentukan berdasarkan harga emas pada hari itu dan ditambah proses kalkulasi dan biaya yang ditentukan pihak Pegadaian.

Gadai emas di pegadaian



    Surat Bukti Kredit


Bagaimana jika kertas rusak atau hilang

Kalo kertas rusak atau hilang, kita tinggal lapor aja ke pihak Pegadaian dengan syarat, 
  • Membawa kartu identitas (KTP/SIM) Asli.
  • Menyerahkan bukti rusak/hilang.
  • Pegadaian memberi surat pengantar ke kantor polisi
  • Memperlihatkan bukti kehilangan dari kepolisian
  • Pengadaian menerbitkan Surat Bukti Kredit baru atas nama Penggadai

                                    

Yang perlu di perhatikan di Pegadaian Emas :

  • Tarif Sewa Modal per 15 hari, untuk 1 hari s.d 15 hari dihitung sama dengan 15 hari.
  • Sewa Modal dihitung sejak tanggal kredit sampai dengan tanggal pelunasan, hasilnya dibulatkan ke atas dengan kelipatan Rp. 100.
  • Credits dapat dilunasi atau diperbarui (ulang gadai, mengangsur uang pinjaman, dan minta tambah uang pinjaman ) sampai dengan tanggal jatuh tempo.
  • Pihak pegadaian akan melakukan lelang, apabila sudah jatuh tempo pembayaran angsuran tidak dilakukan.
  • Pengambilan barang jaminan harus menyerahkan Surat Bukti Kredit asli dan menunjukan kartu identitas (KTP/SIM).

  • Dari poin di atas bisa di jelaskan, untuk pembayaran angsuran pertama dilakukan setelah 15 hari, dan bisa di cicil sampai tanggal jatuh tempo yang disepakati, bisa juga di bulan berikutnya kita mempunyai uang lebih, sisa pinjaman bisa dilunasi sesuai dengan harga yang tertera di bukti angsuran dan ditambah biaya administrasi oleh Pihak Pegadaian.

    Proses Lelang dilakukan apabila sudah tanggal jatuh tempo dan belum adanya tanda tanda dari Nasabah untuk membayar angsuran, maka hal yang pertama yang dilakukan oleh Pihak Pegadaian adalah mengirim pemberitahuan ke No. Ponsel yang sudah di register di awal transaksi, dengan tenggang waktu 2 minggu dari tanggal jatuh tempo.

    Contoh bisa di lihat dari gambar di bawah ini.





    Gampang kan. Nah..sekarang tunggu apalagi, Ayo, Gadai Emas di Pegadaian Emas, tidak hanya Gadai Emas aja lo Sahabat Pegadaian, masih ada lagi nih, seperti MULIA, Tabungan Emas, Konsinyasi Emas dan banyaaaak lagi program lainnya. Untuk lebih jelasnya, Sahabat Pegadaian langsung aja ya ke Kantor Pegadaian, buruaaann...Prosesnya aman, cepat dan gak bikin ribet.
    Sesuai dengan slogan Pegadaian "Mengatasi Masalah Tanpa Masalah''.


    2 komentar:

    Terima kasih telah berkunjung ke blog saya, silahkan berkomentar dengan sopan.

    Penjelasan tentang surat Ar-Rum ayat 2-4

    May 21, 2016 Yulia Marza 0 Comments

    Banyak kisah dan pengetahuan yang bisa kita pelajari dari kitab suci Alquran. Mulai dari taktik peperanga, kesehatan, astronomi, bahkan hal dulunya belum terbukti oleh ilmuwan, dalam Alquran sudah dijelaskan dengan lengkap.

    Salah satunya yang akan saya terangkan tentang surat Ar Rum ayat 2-4. Bangsa Romawai Timur yang berpusat di Konstantinopel, bahwa bangsa Romawi adalah satu bangsa yang beragama Nasrani yang mempunyai kitab suci sedangkan bangsa Persia adalah beragama Majusi, menyembah api dan berhala (musyrik). Kedua bangsa itu saling memerangi. Ketika tersiar kabar kekalahan bangsa Romawi oleh Bangsa Persia, maka kaum Musyrik Mekah menyambutnya dengan penuh kegembiraan karena berpihak pada orang Musyrikin Persia. Sedangkan kaum Muslimin berduka karena kemenangan itu.

    Waktu kekalahan Bangsa Romawi Tahun 614-615, dengan Kemenangannya Tahun 622M kira-kira 7 Tahun.

    Maka turunlah ayat ini dan ayat berikutnya yang menerangkan bahwa bangsa Romawi sesudah kalah itu akan mendapat kemenangan  dalam masa beberapa tahun saja. Hal itu benar terjadi. Beberapa tahun sesudah itu, menanglah bangsa Romawi dan kalahlah bangsa Persia. 
    Denagan kejadian yang demikian, maka benar dan nyata lah kebenaran Nabi Muhammad SAW,  sebagai nabi dan Rasul serta kebenaran alquran sebagai Firman Allah.

    0 komentar:

    Terima kasih telah berkunjung ke blog saya, silahkan berkomentar dengan sopan.